. >>>

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

13 September 2009

Analisis yang mengejutkan dari websiteoptimization

Menurut tips dari salah satu teman blogger saya mencoba berkunjung ke situs websiteoptimization.com dan mengetikkan alamat blog ini. Hasil analisa menunjukkan bahwa banyak kelemahan disana sini, terutama menyangkut speed dan loading time.
Saya menyadari bahwa kenyamanan pembaca adalah harga mati yang tidak dapat ditawar. Saya tidak ingin pembaca maupun Follower menjadi gerah dan dongkol apabila loading blog ini terlalu lama.

Untuk itulah saya mengambil kesimpulan untuk segera melakukan pengecekan dan menyikapi report dari Websiteoptimization.
Temuan yang menurut saya serius berdasarkan report situs tersebut adalah banyaknya item berwarna merah berarti warning yang menyarankan perbaikan terhadap content yang ada.

Beberapa kelemahan yang material adalah menyangkut total script maupun object yang mempengaruhi optimisasi web.
Untuk itulah segera saya melakukan tindakan yang mungkin radikal dengan menghapus beberapa fitur yang tidak urgent dan optimal, seperti Google Translate, Feedzit maupun jaring URL. Saya sadar bahwa tindakan ini akan menimbulkan resiko dan konsekwensi terhadap PR blog saya. Tetapi apapun konsekwensinya akan ditanggung demi kenyamanan pembaca.

Kebijakan lain adalah ketika saya harus mengganti banner teman-teman menjadi teks link saja. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi beban yang ditimbulkan oleh object link atau icon banner yang memakan bandwith. Melalui postingan ini juga saya memohon maaf kepada teman-teman yang pernah tukeran link dengan saya. Link anda tetap terpasang di kolom kanan bawah berupa tekx margue.

Demikian rilis ini saya sampaikan, saya menunggu saran dan kritik dari teman-teman dalam rangka pembelajaran. Karena saya menyadari bahwa ihwal membangun blog ini didasarkan atas proses otodidak, jadi apabila kebijakan yang saya ambil justeru sebuah mengarah kepada keblunderan saya mohon maklum.hehe.

Sampai postingan ini diketik saya masih terus mempelajari dan memperbaiki blog ini sesuai saran atas analysis and recommedation dari websiteoptimization.com. Terimasih.[*]
Selengkapnya...

10 September 2009

Nama Alias Nickname

Pernahkah anda kesulitan mencari seseorang kenalan baru di suatu kompleks atau daerah ?
Meski sudah menyebutkan nama lengkap orang yang dicari ternyata sering kita dapatkan kenyataan bahwa tak seorangpun mengenal yang bersangkutan. Sudah bertanya kepada penduduk setempat malah serasa di bola-bola hingga memakan waktu dan menguras tenaga.

Mencari seseorang dengan alamat yang cukup lengkap di tangan kiranya tidaklah sulit. Tetapi ada kalanya pencarian menjadi sulit dan memakan waktu lama oleh karena sistem tata jalan di Kota umumnya di Indonesia tidak cukup lengkap menampilkan penunjuk jalan atau keterangan wilayah seperti yang ada dalam tanda pengenal ataupun alamat surat yang dituju. Hal ini sering menyulitkan bagi petugas Pos ataupun pekerjaan survey lapangan baik perusahaan leasing ataupun bank. Kondisi ini akan lebih lebih parah apabila kita mencari alamat di pedesaan ataupun Dusun.

Pengalaman saya setelah beberapa tahun bekerja di lapangan menunjukkan bahwa penduduk yang tinggal berdekatan di suatu komplek umumnya tidak mengetahui nama lengkap penduduk lainnya. Bahkan kecenderungan nama yang tercantum di tanda pengenal (KTP dan SIM) tidak selalu sama dengan nama panggilan ataupun nama alias. Akan lebih cepat melacak orang yang dicari dengan menyebutkan nama alias ataupun nama panggilan seperti ” si Ucok”, Si Kumis, ”si Jawa”, ”Mama Pereddi”, ”Om Kidal” dan sebagainya.

Nama alias (Nickname-Inggris) umumnya adalah gelar panggilan yang diberikan penduduk setempat terhadap seseorang terkait dengan karakteristik maupun ciri-ciri fisik khusus yang dimilikinya. Nama alias ini menyebar dari mulut ke mulut dan bukan karena diperkenalkan ataupun satu acara pengumuman khusus dari yang bersangkutan. Oleh karena asal muasal nama ini tentunya jangkauan popularitas si pemilik nama alias menjadi luas. Bila anda menyebutkan nama sesuai KTP mungkin tetangga sendiri tidaklah mengenal. Tetapi sekali anda menyebutkan nama alias maka bukan tidak mungkin penduduk satu kecamatan akan tahu dan langsung menunjukkan lokasi tempat tinggal ataupun keberadaan yang bersangkutan.

Nah saran saya, mulai saat ini apabila anda berkenalan dengan teman baru jangan lupa untuk menanyakan nama panggilan atau nama aliasnya. Selain sangat berguna kelak tentu saja hubungan persahabatan akan lebih cepat terasa hangat dan akrab apabila anda menyebutkan nama panggilan teman anda. [*]
Published under:http://simahir.blogspot.com
Selengkapnya...

23 Agustus 2009

Self Defensive against Stress: LAWAN !

Stres dapat menyerang siapa saja. Selama kita bekerja, baik yang bekerja dengan modal sendiri ataupun yang menerima upah atau gaji.
Semua lingkup pekerjaan ataupun profesi terbiasa dihadapkan dengan stres menurut level dan stadium kerja masing-masing. Untuk pekerjaan di lingkungan bisnis jasa pemasaran keuangan yang keras seperti yang saya geluti boleh dikatakan bahwa stres itu adalah hal yang biasa dan dalam level yang cukup tinggi.

Memang adakalanya stres itu diperlukan sebagaimana menurut teori ”Semesta Mendukung” (MESTAKUNG). Katanya, apabila manusia terjebak dalam tekanan ataupun stres secara alami tubuh kita akan menyesuaikan diri dan mencari cara untuk mengimbangi tekanan tersebut. Tekanan juga dapat menjadikan kita kreatif untuk keluar dari comfort zone kita.
Tetapi seringkali stres itu tanpa kita sadari justeru tidak terkendali sehingga membawa kita ke dalam kondisi yang semakin mengerikan. Jangan biarkan diri anda larut dalam stres. Stres yang terlalu sering akan mempercepat proses penuaan dini dan juga memicu pertambahan radikal bebas yang membuat rentan terhadap penyakit.
Stres yang saya maksud disini adalah stres yang telah berubah menjadi kelelahan mental.

Seperti apa rasanya lelah mental itu?
Ini adalah seperti perasaan ketika setiap bangun pagi anda merasakan kelambanan pikiran dan kemalasan yang amat sangat untuk bangkit dari tempat tidur. Kemalasan itu bukan karena badan kurang tidur atau masih mengantuk, tetapi hanya karena membayangkan pekerjaan yang mungkin terjebak masalah yang rumit berkepanjangan hingga anda lelah dan enggan untuk menghadapinya. Atau mungkin juga karena situasi deadlock yang membuat anda merasa seolah dunia sudah sama rata dan anda berjalan lunglai menuju arena hukuman mati. Dimana 12 anggota regu penembak dengan senjata laras panjang berdiri di hadapan anda.

Maka, sebelum stress berubah menjadi kelelahan mental, dengan melakukan beberapa kebiasaan berikut dapat membantu kita yaitu:

1. Selalu sarapan pagi dan memberi tubuh asupan gizi yang cukup.
2. Hindari jebakan rutinitas, baik dalam kantor maupun di rumah. Di kantor dapat dimulai dengan menempuh rute aktivitas yang berbeda-beda, mengunakan waktu makan siang untuk berjalan kaki keluar melihat-lihat, atau pergi ke perbelanjaan terdekat, merapikan meja kerja. Di rumah dapat dimulai dengan cara mengubah tampilan kamar, menata ulang dapur, dan lain-lain.
3. Selalu berpikiran positif dengan menganggap segala sesuatu ada sebab akibatnya secara wajar.
4. Lakukan hobi sekecil dan sesederhana apapun itu. Hobi membantu otak tetap rileks.
5. Berbicara dan tertawalah minimal 5-10 menit per-hari dengan sesama rekan kerja.
6. Jangan mau terlihat kuyu dan kusut, bersikaplah wajar dan jangan menambah beban anda dengan berperilaku berlebihan, misalnya pelarian ke minuman beralkohol, merokok, memakai obat penenang ataupun sejenisnya. Karena dengan berperilaku wajar menghindarkan anda dari perasaan bersalah sehingga membangkitkan percaya diri anda.
7. Istirahat dengan tidur yang cukup. Tidur merupakan mekanisme tubuh untuk mengembalikan sel tubuh yang sudah lelah atau rusak.
8. Berendam air hangat dapat meredakan ketegangan otot dan memperlancar aliran darah.
9. Lakukan olahraga. Tidak harus olahraga yang berat dan serius. Berjalan kaki minimal 15 menit di pagi hari atau sore hari sudah cukup untuk anda yang memiliki jam kerja tinggi sehingga badan terlihat bugar.
10. Yang terakhir dan yang sangat penting adalah pikirkanlah yang baik-baik dan lurus-lurus saja dengan memelihara hubungan terhadap Dia sang pencipta sesuai aliran dan kepercayaan masing-masing.

Demikian menurut saya, setelah membaca dan merangkum dari berbagai sumber. Hanya satu kata untuk STRES yaitu: LAWAN !
[*]
written by me;in contribute to http://simahir.blogspot.com


Selengkapnya...