<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118</id><updated>2012-01-19T21:26:40.097-08:00</updated><category term='Trik'/><category term='Humanity'/><category term='Ponsel'/><category term='Politicalamity'/><category term='Social'/><category term='Award'/><category term='Opini'/><category term='SEPAKBOLA'/><category term='Cerita'/><category term='LINK'/><category term='Spiritualitas'/><category term='Motivasi'/><category term='Tips'/><category term='Sosial'/><category term='KESEHATAN'/><category term='Batak'/><category term='Jepret'/><category term='Iptek'/><title type='text'>simahir</title><subtitle type='html'>Male,33 Years Old. Working with the poors and microfinance since 2003, a Certified rural banks director at Serdang Bedagai, Northern Sumatera.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>75</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2803530317298520959</id><published>2012-01-19T21:26:00.001-08:00</published><updated>2012-01-19T21:26:40.169-08:00</updated><title type='text'>SMS penting!</title><content type='html'>&lt;SPAN style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;&amp;quot;Pak Bejo ditarik showroom, Jam 2 kita ketemu di TKP&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Begitu pesan teks sms dari seorang teman, pagi tadi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apa sih maksudnya? Setahuku pak Bejo tidak pernah meminjam dimanapun juga di showroom, punya mobil atau motor pun ia tidak.  &lt;br&gt;&lt;br&gt;Aku langsung pencet tombol Direct Call ke nomor teman tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Halo?&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Iya Halo&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Apa sih maksudmu, pak Bejo kenapa? &amp;quot;&lt;br&gt; &lt;br&gt;&amp;quot;Hmm, maaf maksudku tadi pagi Pak Bejo telah dipanggil Yang Maha Kuasa, jam 2 kita melayat di rumah duka&amp;quot;.  &lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Oalah..sms mu kog gitu sih..&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;hehehe&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Plukk! Telepon ditutup.[*]&lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2803530317298520959?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2803530317298520959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2012/01/sms-penting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2803530317298520959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2803530317298520959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2012/01/sms-penting.html' title='SMS penting!'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1017554565441144137</id><published>2012-01-10T04:02:00.001-08:00</published><updated>2012-01-10T04:02:47.042-08:00</updated><title type='text'>Siapa harus dikorbankan?</title><content type='html'>&lt;SPAN style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;Dalam perjalanan mengendarai motor dari kota Medan menuju kantor di Perbaungan, saya harus menembus hujan deras berhubung harus mengejar waktu briefing pagi dengan anak buah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan mantel hujan seadanya tak mampu melindungi seluruh bagian tubuh dari guyuran air. Kaki dan tangan telah basah dan serasa membeku ditambah terpaan angin pagi yang super dingin.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hanya bagian kepala dan leher saja yang benar-benar tercover dari air. Tidak ada keyakinan pada awalnya bahwa perjalanan non stop 1 jam sejauh 37km itu akan dapat dicapai. Tapi ahirnya sampai juga di kantor meski badan sudah terasa lelah dan kedinginan. Bisa dibayangkan jika seandainya tadinya saya tidak memiliki mantel dan helm penutup kepala. Alhasil hidung akan langsung terasa mampet dan kepala pening diterjang angin tidak sampai 20 menit berkendara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Memimpin sebuah organisasi ataupun perusahaan hendaknya juga demikian. Kita dapat analogikan disini hujan seperti masalah yang datang bertubi-tubi. Pemimpin tidak harus terlibat menangani kendala secara langsung, apalagi sampai larut dalam masalah. Sama seperti bagian kepala dan mata yang harus terlindungi dalam perjalanan menembus hujan. Pemimpin harus mampu membatasi diri dan mungkin bila perlu membiarkan kaki tangan anak buah berkorban diri, sehingga pimpinan bisa tetap berpikir jernih mengarahkan team/organisasi kepada tujuannya. Itulah pelajaran yang diperoleh hari ini.[*]     &lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1017554565441144137?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1017554565441144137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2012/01/siapa-harus-dikorbankan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1017554565441144137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1017554565441144137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2012/01/siapa-harus-dikorbankan.html' title='Siapa harus dikorbankan?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8341610448170457564</id><published>2011-11-04T08:52:00.001-07:00</published><updated>2011-11-04T22:15:06.226-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Fenomena Pencurian Motor</title><content type='html'>&lt;span style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;&amp;quot;..saking banyaknya produksi, kemungkinan kunci motor sama lebih tinggi. Teman saya motornya sempat hilang karena ada yang minjam motor salah ambil. Tapi untung balik. Wong salah ambil. Teman saya yang lain sempat ga sengaja salah ngambil helm yang ditaruh di motor orang lain waktu minjam helm. itu bukti kunci motor banyak sama.&amp;quot; (sebuah komentar pembaca di detik dot com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah demikian? Agaknya apa yang disampaikan pembaca tersebut masuk akal.   Maraknya pencurian sepeda motor baru akhir-akhir ini tidak terlepas dari lemahnya sistem keamanan produk kunci kontak. Dimana dari kronologis pencurian terjadi dalam waktu yang sangat singkat, artinya begitu mudahnya pelaku pencurian mengeksekusi kunci kontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat logis dengan melimpahnya produksi dan penjualan sepeda motor maka kemungkinan kombinasi anak kunci dan kunci kontak yang sama dapat terjadi. Inilah sebenarnya yang perlu mendapat perhatian khusus bagi produsen motor maupun pihak berwenang. Sudah saatnya dipikirkan standarisasi kunci kontak yang terpasang di setiap motor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para konsumen maupun pemilik motor, apabila parkir bukan di tempat  yang resmi hendaknya memasang kunci ganda. Dan juga yang lebih penting adalah tetap waspada dengan selalu parkir di tempat yang benar-benar dapat diawasi oleh mata dalam beberapa menit.[*]       &lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8341610448170457564?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8341610448170457564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/11/fenomena-pencurian-motor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8341610448170457564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8341610448170457564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/11/fenomena-pencurian-motor.html' title='Fenomena Pencurian Motor'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8585226921819796112</id><published>2011-05-23T08:44:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T08:52:25.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spiritualitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Inflasi Kebiasaan</title><content type='html'>Loe mau jual? Saya juga jual. Loe kasih diskon, yang lain kasih diskon juga. Loe bilang loe pinter? Tuh banyak yang pinter di luar sono. Loe bilang loe kaya? Tuh banyak yg lebih kaya dari loe di luar sana. Loe bilang loe cantik tuh bejibun yang cantik di luar sono. Loe bilang loe trendy besok juga keluar nyang lebih trendy. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Loe-loe pada tau gak, Loe orang biasa mah kagak dianggap apa-apa kalo gak punya sesuatu yang istimewa. Ini zaman serba kompetisi sukanya minta nyang luar biasa. Mangkanya jangan mimpi selangit luar biasa kalo usaha loe tuk gapai mimpi loe cuma biasa-biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat kerja, loe gak bakal dipromosiin kalo prestasi loe cuman biasa-biasa. Penghasilan loe juga bakal biasa segitu-segitu aja kalo cara kerja loe biasa-biasa. Ini bener emang zaman dimana semua pesaing serba ada. Kalo loe mau jual sesuatu kudu pake cara luar biasa supaya gak keduluan disalip sama penjual biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu mangkenye zaman sekarang banyak orang belagu pada silau tuk jadi populer pake cara luar biasa. Palagi semua mau jadi artis, ada nyang ngerekam diri sendiri trus diaplod ke Yutub, ada nyang ngintip kejelekan orang lain trus disebarin deh di internet. Banyak wanita pada suka ngebuka yang biasanya ketutup hingga tampak luar biasa, nyang laki pada motong ngecat rambut, pasang anting trus bedandan kayak perempuan, bener-bener aneh luar biasa tuk nebar pesona. Pokoke macam cara deh dibikin supaya bisa terkenal trus masuk tivi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Knapa sih nafsu amat jadi terkenal? Seolah kite gak dianggap orang kalo belum dikenal, gak persoalan dikenal orang karena apa. Apa karena kasus luar biasa atau karena bakat yang luar biasa. Nyang pasti Loe  gak bakal digunjingkan orang hanya karena melakukan yang sudah biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Loe ikut rapat ato seminar, trus ikutan yel-yel briefing,  jargon yang laku cuman: Apa Kabar ? Luar Biasa! Super sekali bla bla bla. &lt;br /&gt;Orang pada gak ngelirik dengan yang biasa-biasa. Hari gini kata BIASA sudah tak laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di komunitas jejaring sosial pun terjadi inflasi luar biasa, Loe gak bakal punya temen ato difollow  banyak orang kalo loe cuma nulis status yang biasa-biasa, hal yang sama terjadi di blog, jangan harap postingan Loe dibaca dan dikomentari  kalo judul loe hanya biasa-biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang terserah loe deh, mau biasa-biasa ato nyang luar biasa. Selamat datang ranah inflasi kebiasaan. &lt;br /&gt;Eniwe tidak ada maksud nantang Loe-loe pada, jika ada kesamaan cara pandang dan substansi tulisan hanyalah kebetulan belaka. Semua ide mengalir begitu aja dari kepala gue untuk kemajuan peradaban. Salam [*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini juga diposting di www.kompasiana.com/simahir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8585226921819796112?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8585226921819796112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/05/inflasi-kebiasaan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8585226921819796112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8585226921819796112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/05/inflasi-kebiasaan.html' title='Inflasi Kebiasaan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7372549765572193176</id><published>2011-05-11T23:48:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:36:28.777-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spiritualitas'/><title type='text'>Tentang Rasa Takut</title><content type='html'>Apakah yang anda takutkan saat ini? Seberapa besar rasa takut itu mempengaruhi mood anda sehari-hari? Bagaimana anda mengatasi rasa takut anda?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang digonggong dan dikejar anjing maka ia akan serta merta mengalami kontraksi di dalam saraf otak dan detak jantungnya, sehingga berlari bahkan sanggup melompati pagar tinggi yang di dalam situasi normal mungkin tidak dapat dilakukan. Atau misalnya ketika seseorang terjebak dalam kobaran api di lantai 3 akan nekad melompat keluar gedung tanpa merasakan takut akan resiko lanjutan ketika mendarat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada taraf situasi tertentu yang digambarkan seperti diatas maka rasa takut akan melahirkan kekuatannya sendiri. Sehingga secara tidak sadar saraf dan raga kita akan memberi stimulus pertahanan diri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada situasi lain dapat pula rasa takut itu malah membuat orang kehilangan kesadaran dan kekuatan diri. Banyak orang yang oleh karena rasa takut memproteksi diri secara berlebihan dengan melarikan diri dari masalah dan mencari kesenangan-kesenangan sesaat. Itu sebabnya banyak ditemukan kasus orang yang ketergantungan terhadap obat-obatan dan minuman alkohol ataupun pelarian lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kendalikan rasa takut anda. Jadikan rasa takut itu tidak menjadi beban berat yang justeru membuat anda semakin tidak fokus dan tidak terkendali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara mengatasi rasa takut adalah dengan berserah diri kepada sang pencipta. Apapun kekhawatiranmu dan ketakutanmu coba bawa di dalam doa. Yakin dan percaya ketika kita membagi rasa takut dengan Dia yang kita percaya maka sedikit banyak pikiran akan terbebaskan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kedua adalah membagi pikiran dan rasa takut dengan orang terdekat, keluarga ataupun teman dekat. Biasanya sebagai pendengar minimal orang akan memberikan tanggapan yang meringankan beban kita. Sehingga tanggapan yang kita dapatkan akan menguatkan mental kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah kumpulkan sebanyak mungkin informasi dan keterangan tentang hal yang menakuti anda. Lakukan penyederhanaan masalah tentang kemungkinan beberapa alternatif jalan keluar dari masalah anda. Ketika  anda sudah mendefenisikan 1 atau lebih jalan keluar maka sesungguhnya anda sudah menang dari ketakutan anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir adalah pergilah keluar, hadapi kenyataan dan ketakutan anda sendiri. Apapun konsekwensinya anda harus siap menerima. Dan biarlah ketakutan itu cukup pada saat itu juga. Karena hari esok akan datang ketakutan dan masalah baru, sebagai pertanda bahwa anda masih mahluk hidup.[*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Takut!&lt;br /&gt;Dituliskan untuk memotivasi diri dan untuk mereka yang ketakutan seperti saya hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7372549765572193176?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7372549765572193176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/05/tentang-rasa-takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7372549765572193176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7372549765572193176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/05/tentang-rasa-takut.html' title='Tentang Rasa Takut'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7734043695865002032</id><published>2011-04-17T00:41:00.000-07:00</published><updated>2011-04-18T20:13:02.815-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Menunggumu</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JIaoYxbptnQ/TaqbKs8iUzI/AAAAAAAAAJo/OKT5mMUVfUA/s1600/Photo-0111-773331.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-JIaoYxbptnQ/TaqbKs8iUzI/AAAAAAAAAJo/OKT5mMUVfUA/s320/Photo-0111-773331.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596456095127327538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bilang bahwa menunggu adalah pekerjaan yang paling tidak mengenakkan. Karena tidak saja harus bertarung dengan kebosanan tapi juga kelelahan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak demikian hari ini anakku. Papa sudah cukup senang melihatmu, menunggumu mencurahkan keceriaan dan rasa penasaranmu akan kepungan air di kolam itu. Meski kerap engkau teriak memanggil &amp;quot;Papa!..  Papa !&amp;quot; dengan raut wajah penuh harap supaya aku mengikutimu nyemplung ke kolam. Papa tahu, bagaimana serunya di dalam situ. Sensasi segarnya air kolam memanjakan tubuh kecilmu. &lt;br /&gt;Seharusnya papa ikut mengendongmu, mengajarimu menggerakkan otot kaki dan tangan menggerayangi semua sudut kolam. Lalu kita menari dan melepas tawa bersama desiran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruskan saja nak, kali ini mama saja yang temani kamu. Bukannya papa takut air, atau papa malas dan malu mempertontonkan badan  kurusku ini. Hanya saja papa pikir ini adalah waktumu. Papa sudah cukup puas mengawasimu dari jauh, walau berjam-jam lamanya.  Dengan iringan musik dan lagu dari pengeras suara yang disediakan pengelola,  Sudah sepiring sajian Spaghetti Bolognaise ditambah 2 gelas cappucino dingin dihabiskan, sudah pula 5 cerpen yang terlahap, dan entah berapa artikel dari opera mini di HP ini terbaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya otak dan pikiran papa juga sedang berenang dengan caranya sendiri, sembari terus menunggumu.[*]        &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7734043695865002032?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7734043695865002032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/04/menunggumu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7734043695865002032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7734043695865002032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/04/menunggumu.html' title='Menunggumu'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JIaoYxbptnQ/TaqbKs8iUzI/AAAAAAAAAJo/OKT5mMUVfUA/s72-c/Photo-0111-773331.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2038129706748315669</id><published>2011-03-14T10:40:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T21:15:29.746-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Gitaris Legendaris dari Medan</title><content type='html'>Waktu menunjukkan pukul 21.00 ketika Janggual disambut oleh putri kecilnya di gerbang pagar rumah. Pundak dan pinggangnya memang sudah terasa remuk, setelah seharian di kantor berkutat dengan data monitoring penagihan yang minggu ini harus dilaporkan ke atasan, Janggual tetap  semangat. Alamak, macam betul aja si Janggual jam segitunya baru pulang dari kantor? &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gini lho, &lt;br /&gt;Awalnya Janggual bermaksud mencari artikel tentang Peraturan BI mengenai ketentuan Pembentukan Penyisihan Aktiva Produktif via googling. Tetapi apa daya, Koneksi internet terbatas di kantor. Setelah habis jam kerja barulah Janggual berkesempatan mengakses internet, itupun dibola sama paman Google ke link entah berantah. Janggual yang tak sabar malah terjebak mengintip update status teman di facebook yang belakangan semakin eneg penuh dengan komentar lebay. Kemudian browsing berita gempa Jepang di detik.com juga kompasiana, malah terasa kedua situs tersebut terlalu serius dan menyita stamina, bukannya merefresh malah membuat otak  dan matanya lelah. Jangan harap ia teringat dengan blognya yang sudah berbulan-bulan terlantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada gilirannya perhatian Janggual tertambat di Youtube. Entah karena suatu kebetulan atau karena teori &amp;quot;Mestakung&amp;quot;, Janggual mendapat link ke videonya Igor Presnyakov. Betapa  permainan gitar asal Rusia itu telah mengikat matanya. Tak kalah dengan kekagumannya kepada Gitaris ternama Jimi Hendrix, Paul Gilbert, Joe Satriani, Jhon Petrucci, Eddie Van Halen, bahkan Ian Antono dan Eet Syahranie.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sabar Janggual menunggu sampai video loading penuh. Diputar lagi dengan volume lebih keras. Beranjak ke video dengan lagu yang lain. Tunggu loading, lalu diputar. Ada lagu Furelise, Black or White nya Michael Jackson, Californification-nya RHCP, No Woman No Cry nya Bob Marley, To be With You nya Mr.Big sampai lagu Take Me On nya AHA &amp;quot;Puihhh..healing mind banget&amp;quot;, ujar Janggual dalam hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketinggalan pula jejari Janggual mengarahkan link-link om Igor ke IDM. Donlod 10 lagu 1 jam juga baru kelar, langsung di convert ke MP3, copy ke flashdisk dan siap-siap panggil satpam untuk tutup kantor. Ternyata sudah gelap di luar. Janggual pulang dengan penuh semangat menuju kediamannya, 15 menit meluncur dengan motor sampai juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bercengkerama dengan si kecil sebentar, Janggual teringat dengan oleh-olehnya dari kantor. Segera ia menuju kantong celana, merogoh flashdisk dan mencolokkannya di player. Jadilah ruangan bernuansa gitar akustik ala Igor Presnyakov. Kini Janggual telah berhayal dan bertingkah seperti Om Igor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya beberapa lagu iapun meng-off kan DVD player tersebut. Seperti tersadar kembali, Janggual teringat gitar bolongnya di gudang. &lt;br /&gt;&amp;quot;Aku akan memainkan gitarku lagi&amp;quot;, kata Janggual dalam hati.&lt;br /&gt;Iapun berjalan menuju kamar gudang dan meraih gitar tua yang sudah dipenuhi debu. Untung gitar itu terbungkus rapi dan masih awet. Dibersihkan, disetemnya gitar itu, dipetik dan dicobanya beberapa kunci akor. Betapa ia sangat kecewa mendapati jejarinya kini sudah kaku. Tak satupun lagu Om Igor yang bisa ditirunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tamat kuliah dan mengakhiri dunia Rock n' Roll kost-kost'an di Medan 7 tahun lalu, Janggual larut dalam realita kehidupan, meniti karir dan menafkahi keluarga kecilnya. Inilah kembali ketika Janggual ke titik nol dengan gitarnya. Terinpirasi dari Om Igor, Janggual kini bernyanyi lagu 3 kunci :&lt;br /&gt;C F G, C F G&lt;br /&gt;&amp;quot; Ooo, aek Sibundong..aek Sibundong da nauli, Lao tudia na ma ho&amp;quot;..jreng jreng..  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kata terlambat untuk belajar kembali. Seperti gairah Rock N Roll seturut versi dan tuntutan umur- Janggual dan Igor Presnyakov,&lt;br /&gt;Gitu deh. [*]  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2038129706748315669?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2038129706748315669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/03/gitaris-legendaris-dari-medan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2038129706748315669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2038129706748315669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/03/gitaris-legendaris-dari-medan.html' title='Gitaris Legendaris dari Medan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2457809856745911100</id><published>2011-03-02T16:14:00.001-08:00</published><updated>2011-03-14T21:17:06.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spiritualitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Pikiran dan (atau) Perasaan</title><content type='html'>Kita kerap susah membedakan, terlambat untuk tersadar dan menyadari apa itu pikiran atau perasaan. Sering kita terjebak oleh perasaan karena kita tidak mengendalikan pikiran, lalu pikiran kacau oleh karena dikendalikan perasaan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pikiran dan perasan di dalam anatomi tubuh konon katanya berbeda letak. Pikiran ada di dalam kepala tepatnya otak, sedangkan Perasaan lebih tepat digambarkan di area sekitar wilayah dada diantara jantung dan hati. Tetapi pikiran dan perasaan seperti  hanya dipisahkan oleh selaput yang sangat tipis. Sangat sensitif satu sama lain.  Manifestasi pikiran dan perasaan akan mempengaruhi mood, memicu tingkah laku dan kebiasaan hingga karakter seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan hidup kita sesungguhnya ditentukan oleh seberapa besar kita mengandalkan pemakaian pikiran atau perasaan. Lemahlah mereka yang lebih banyak dikendalikan oleh perasaannya, kuatlah mereka yang lebih banyak dikendalikan pikiran mereka. Tetapi konyol lah mereka yang sering terjepit diantara pikiran dan perasaan mereka. [*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direkonstruksi hari ini dari catatan harian pada 14 Okt' 2005.   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2457809856745911100?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2457809856745911100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/03/pikiran-dan-atau-perasaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2457809856745911100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2457809856745911100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/03/pikiran-dan-atau-perasaan.html' title='Pikiran dan (atau) Perasaan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8861172020962596079</id><published>2011-02-01T23:22:00.000-08:00</published><updated>2011-03-02T21:01:17.191-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>Uang Langka Soekarno Rp.1,-</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/TUkGglx2miI/AAAAAAAAAJg/BdhyemYKE_E/s1600/Photo-0012-725837.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/TUkGglx2miI/AAAAAAAAAJg/BdhyemYKE_E/s320/Photo-0012-725837.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568989571187120674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;Tadi siang saya bermaksud pangkas rambut. Saya melihat si abang tukang pangkas memiliki beberapa Koleksi uang Tempo Doeloe, dari sejak tahun 1954 sampai tahun 90-an. Koleksi uang kuno ini dipajangkan begitu saja di cermin besar. Maklum dia hanya Seorang Tukang pangkas bukan kolektor profesional. Dengan semangat ia bercerita dan mempromosikan koleksinya pabila ada yang berminat. Oleh karena itu saya berniat membantunya dengan mempublish di blog ini. Bagaimana, adakah kalian yang berminat? [*] &lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8861172020962596079?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8861172020962596079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/02/uang-langka-soekarno-rp1.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8861172020962596079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8861172020962596079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2011/02/uang-langka-soekarno-rp1.html' title='Uang Langka Soekarno Rp.1,-'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/TUkGglx2miI/AAAAAAAAAJg/BdhyemYKE_E/s72-c/Photo-0012-725837.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8208182480274691756</id><published>2010-10-13T08:57:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T20:47:11.752-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Jangan Remehkan Narsisme Mereka</title><content type='html'>Internet dan Jejaring sosial memang sangat fenomenal. Boleh dikatakan bahwa Google, Blog, Facebook, Twitter, Youtube maupun situs web lainnya berkontribusi besar terhadap peradaban manusia saat ini. Begitupun harapan saya terhadap blog catatan yang mungkin tidak seberapa ini..hehe.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Zaman sekarang telah terjadi pergeseran pola interaksi sosial dengan kehadiran jejaring sosial. Keterlibatan orang-orang dalam dunia maya mulai menggantikan interaksi langsung dalam dunia nyata, meski batas dunia nyata seperti ikatan keluarga, hubungan kerja maupun praktek jual beli yang umumnya tetap harus berlangsung 'head to head'. Dunia maya kini mampu memangkas waktu, ruang dan biaya bagi sebahagian besar interaksi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepopuleran jejaring sosial melahirkan generasi   dan kultur sebagaimana yang kerap disebut dengan Lebay, Alay dan Narsisme. Banyak pihak menilai bahwa dengan memiliki dan mengelola akun Facebook dan sejenisnya, mengupdate status, berkomentar terhadap status orang lain, mengupload foto diri dengan berbagai &amp;quot;style&amp;quot;, mereview profil sendiri atau orang lain, menulis catatan, dan atau membuat tautan blog -katanya: adalah upaya user nya untuk menunjukkan eksistensi diri maupun 'pamer' kelebihan diri dengan menutupi kelemahan maupun ketidaksempurnaan di dunia nyata.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menilai negatif akan narsisme ini. Mereka menganggap situs jejaring sosial lebih banyak jelek ketimbang baiknya. Bahkan di sebagian kalangan pekerja perusahaan menganggap nge-blog dan 'fesbukan' suatu pemborosan dan &amp;quot;wasting time&amp;quot; yang merugikan perusahaan. Tidak sedikit orang yang kena sanksi dari tempat kerja lantaran komentar maupun postingannya di situs jejaring sosial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya begitu burukkah narsisme ini, salahkah mereka yang narsis? Jangan pula ditanya: dosakah mereka yang narsis? ( kat!!.., ini gak maksud ngehubungkan dengan agama, plis? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpendapat bahwa ini kembali kepada kadar narsisnya. Memang ada narsisme yang cukup menggangu. Narsis itu sebenarnya bermanfaat pada kadar tertentu. Bahkan pernah saya baca ada satu penelitian untuk mengukur tingkat kenarsisan seseorang melalui analisa aktivitas dunia maya yang bersangkutan. &amp;quot;Indikator Tingkat Narsis&amp;quot; (ITN) ini dapat dipakai untuk menilai karakter maupun potensi seseorang untuk berkembang di masa yang akan datang. Beberapa perusahaan marketing maupun dunia 'entertain' modern telah menjadikan aktivitas Facebook sebagai salah satu informasi pendukung diterimanya seseorang menjadi pekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, hal seperti ini juga dapat kita implementasikan secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mempelajari karakter seseorang berdasarkan postingan maupun tingkat narsismenya. Hal ini dapat memangkas ruang dan waktu serta biaya dibanding apabila kita harus bertemu dan berkomunikasi langsung di dunia nyata. Tentu saja saya tidak bermaksud menggiring anda menjadi asosial dan 'kuper'. Pada strata sosial tertentu interaksi fisik di dunia nyata mutlak harus dilakukan, anda faham khan maksud saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada Narsisme itu tadi, bagi saya bukanlah pula menjadi satu-satunya alat untuk 'menjudge' seseorang. Orang bisa berbeda di dunia maya dengan di dunia nyata. Jadi menurut saya, adalah hak bebas setiap orang berekspresi di situs jejaring sosial. Itu bukan satu-satunya ukuran. Sama hal ketika kita memilih berteman dengan atasan, anak buah, orang asing, orang aneh,norak dan 'alay' sekalipun; artinya kita sudah siap dengan komentar maupun update status mereka di 'wall' maupun 'timeline'. Tugas kita adalah mengumpulkan potongan informasi remeh dan sinyal-sinyal yang bertebaran di situs jejaring sosial tersebut untuk kita olah menjadi satu kesimpulan ataupun penilaian yang &amp;quot;paling mendekati&amp;quot; sehingga bisa bermanfaat untuk kita maupun orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin,&lt;br /&gt;Inilah salah satu alasan kenapa Facebook begitu digandrungi dan banyak orang narsis seperti saya 'masih' memelihara akun,  meskipun jarang 'apdet setatus' menyangkut pribadi. Hehehe... Sekian.[*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat tidurku 131010 10:37 pm&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8208182480274691756?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8208182480274691756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/10/jangan-remehkan-narsisme-mereka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8208182480274691756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8208182480274691756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/10/jangan-remehkan-narsisme-mereka.html' title='Jangan Remehkan Narsisme Mereka'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2243546994943563955</id><published>2010-10-02T00:45:00.001-07:00</published><updated>2010-10-13T03:58:20.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>Mau Dibawa Kemana BINGUNG Ini?</title><content type='html'>Semakin banyak orang mengungkapkan keluhan dan kekecewaannya terhadap negara, karena semakin beratnya beban ekonomi maupun tidak membaiknya taraf hidup. Dalam setiap kesempatan pertemuan kumpulan mereka membicarakan habis tentang pemerintah dan kepemimpinan nasional saat ini yang katanya tidak peduli dengan rakyat kecil, pro dan kontra melihat elit sibuk mengurusi bargaining position dalam legislatif maupun eksekutif dengan adanya penggantian pejabat. Kasus bank century yang tidak jelas ending ceritanya, kasus cicak dan buaya, Markus dan isu jegal menjegal dan korupsi di institusi kepolisian, terbongkarnya kasus penyelewengan pajak oleh Gayus, belakangan muncul isu penyuapan yang melibatkan petinggi Bank Sentral.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;      &lt;br /&gt;Banyak pihak menilai kepemimpinan SBY jauh merosot dibanding ketika menjabat pada periode terdahulu. Hal ini semakin diperparah dengan sikap beliau yang terkesan lembek dalam menanggapi persoalan menyangkut kedaulatan negara dalam masalah penangkapan aparat polisi air kita di perbatasan RI-Malaysia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan muncul masalah kebebasan beragama yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Apabila kita mendalami opini yang berkembang di kelompok masyarakat tertentu yang merasa tercederai, maka dapat kita temukan ungkapan kekecewaan emosional yang mengarah kepada bibit disintegrasi dan niat pemberontakan terhadap negara. Demikian juga halnya terhadap simbol-simbol negara semakin tidak mendapat penghargaan dari masyarakat. Hal ini tentu sangat disayangkan apabila penguasa dalam hal ini pemerintah tidak segera memperbaiki kinerja dan juga mengambil langkah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat kita lihat kecenderungan tindakan  kekerasan dimana-mana. Perampokan, perkelahian antar kelompok, penyerangan massa terhadap kantor pemerintah maupun markas kepolisian. Saya membaca ada semacam  gerakan terorganisir yang sedang bekerja di bawah tanah untuk mengarahkan negara ke dalam situasi yang tidak kondusif. Tujuannya supaya Rakyat semakin tidak merasa aman, sehingga kepercayaan terhadap negara dan pemerintah melemah. Pelakunya bisa dari luar yang melihat posisi strategis Indonesia dalam geopolitik dunia, atau bisa juga  dari kelompok radikal dalam negeri yang bertolak dari ideologi tertentu, bahkan  mungkin juga dari kelompok tertentu yang menginginkan kekuasaan menjelang suksesi kepemimpinan nasional di Pemilu 2014. Yang pasti saat ini saya tidak bermaksud untuk mengambil kesimpulan yang mengarah ke satu pihak tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau mengajak kita semua di masa sekarang untuk hati-hati membaca keadaan. Jangan hanya terlena dalam pemberitaan media yang tidak akan ada habis-habisnya mengulas kasus ke kasus lain yang sepertinya tidak berhubungan. Mungkin memang situasi membingungkan saat ini sangat sulit untuk mengambil sikap. Untuk itu teruslah membaca dan waspada. [*]      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2243546994943563955?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2243546994943563955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/10/mau-dibawa-kemana-bingung-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2243546994943563955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2243546994943563955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/10/mau-dibawa-kemana-bingung-ini.html' title='Mau Dibawa Kemana BINGUNG Ini?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6922737451279223785</id><published>2010-08-12T08:43:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T03:59:40.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Citaman Jernih</title><content type='html'>Aku tak habis pikir mengapa orang menyebut kawasan ini dengan nama itu. Dan memang sampai hari ini aku tidak juga mendapat informasi asal muasal nama ini. Aku memang tidak serius untuk tahu, sejauh ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;br /&gt;Yang kutahu pasti, setiap pagi aku lebih suka melewati kawasan jalan ini menuju ke kantor tempatku mencari penghasilan. Selain karena jarak tempuh lebih dekat, aku memang telah termotivasi dengan kata-kata jernihnya, meski yang dilewati ada dua sungai namun sungai ini lebih tepat disebut sebagai parit comberan besar tempat semua aktivitas warga: mandi-cuci-kakus. Jelas airnya jauh dari kesan jernih. Hanya saja melewati kawasan Citaman Jernih di pagi hari akan mendapat berkah sinar mentari pagi yang cukup dan terhindar dari kemacetan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabila di siang hari melintasi kawasan ini akan terlihat lengang dan sangat tenang. Didukung oleh keberadaan kebun sawit di salah satu sisi jalan. Tidak terlihat keramaian warga, mungkin sebahagian besar sibuk bekerja di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga sore hari, perjalanan pulang akan terasa cepat sampai karena sangat jarang kemungkinan terhalang oleh kenderaan lain.  Membawa rasa capai dan penat dari kantor tidak akan butuh waktu lama untuk segera ditelan oleh dedaunan kelapa sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak berbeda situasinya sore tadi ketika aku melewati kawasan ini. Kiri kanan terlihat banyak pedagang berjualan macam-macam, banyak juga warga yang sepertinya antri menunggu pesanan makanan. Tiba-tiba saja terlihat banyak kerumunan pengendara motor disana sini yang sembarangan parkir. Jalanan pun terlihat lebih padat dari biasanya, sibuk dan semuanya buru-buru. Beberapa kali aku harus injak rem tiba-tiba oleh ulah pengendara sepeda motor yang umumnya dengan kecepatan tinggi menyalip dan memotong. Kenapa semua pengendara kelihatan agak galak dan beringas? Ada apa dengan Citaman Jernih ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru sadar kini setelah sampai di rumah, tadi di jalan itu sudah menjelang magrib. Hari pertama saat mau berbuka. Semua berburu waktu setelah mungkin satu hari penuh menahan lapar dan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuketik ini malam ini, dibayangi letupan petasan berbalas-balasan di luar pagar dan cekiki an anak-anak tanggung di komplek. Sekali lagi, ini tidak seperti hari biasanya. Harus lebih sabar menahan emosi dan ego diri.[*]         &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6922737451279223785?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6922737451279223785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/08/citaman-jernih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6922737451279223785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6922737451279223785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/08/citaman-jernih.html' title='Citaman Jernih'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6967826959900696281</id><published>2010-05-13T08:56:00.001-07:00</published><updated>2010-05-14T02:46:30.665-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Prengky Sang Troubleshooter</title><content type='html'>"Preng, tolong donk liatin komputerku bermasalah nih", teriak Rita dari bawah tangga ke lantai dua memecah keheningan di kantor siang itu. Prengky yang berada di lantai dua tak bergeming sedikitpun dengan panggilan Rita. Matanya fokus kemonitor laptopnya seolah mengamati sesuatu. Sementara operasional di front office mulai kacau oleh karena printernya ngadat. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Printer error atau input data system bermasalah, itu memang sudah menjadi keluhan sehari-hari staff front office. Dan entah mengapa selalu masalahnya seputaran itu, tidak ada kemajuan, seharusnya orang front office sudah mengerti menangani troubleshooting windows XP. Atau mungkin memang Prengky sudah jenuh mengajari Rita Cs cara mengatasi masalah begituan. &lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Harus bagaimana, Rita memang susah mengerti mengatasi komputernya yang bermasalah. Dia yang diterima bekerja bermodalkan Ijazah SMK jaman dulu yang kurikulumnya andalannya keterampilan mengetik 10 jari kini hanya bisa mengetik di Microsoft Word dan sedikit Excel; save dan print, itupun diperoleh dengan belajar otodidak bersama kakak senior. Sebenarnya ia baru saja memperoleh gelar sarjana akuntansi komputer dari universitas lokal. Tetapi tampaknya kuliah malam selepas jam kerja itu tidak menambah wawasan maupun skill komputernya, hanya selembar ijazah dan label sarjana yang mungkin menambah Pede-nya terhadap karyawan baru yang umumnya sudah sarjana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prengky seorang sarjana informatika lulusan sebuah PT swasta ternama di Jakarta memang cukup lihai segala macam troubleshooting windows XP, belum lagi bahasa pemrograman C++, visual basic,database dan sistem jaringan Sql server dia kuasai, membuat dia diterima bekerja di perusahaanyang masih tergolong kecil tersebut sebagai staf IT satu-satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya sebagai orang timur tidak baik bersikap pelit dalam mengajari teman sekerja untuk persoalan yang tidak memerlukan ilmu pemrograman. Tetapi tidak demikian halnya dengan Prengky.&lt;br /&gt;Mungkin baginya ilmu komputer itu sulit mendapatkannya, hingga ia cenderung malas berbagi ilmu dengan teman-temannya yang bukan jebolan informatika, atau mungkin ia takut teman-teman menjadi pintar sehingga tak butuh tenaganya lagi, layaknya sikap dokter umum di puskesmas yang cenderung hemat jawab jika ditanya oleh pasien Askes.  Prengky juga cenderung pendiam dan lebih asik dengan laptopnya ketika karyawan lain sudah saling menyapa dan bersenda gurau di sela pekerjaan. Jika ditanya atau disuruh atasan Prengky akan lambat merespon. Teman sekerja Prengky suka &amp;quot;Bete&amp;quot; kalau sudah berurusan dengannya. Pada hasil poling penilaian sesama teman kerja semester lalu wajar saja kalau Prengky mendapat julukan &amp;quot;Rekan Kerja Paling Sulit diajak Bekerja Sama&amp;quot;. Apa memang umumnya orang-orang IT begitu?, cenderung pelit dan sepertinya punya kesombongan intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali Rita memanggil Prengky tak digubris juga, berkali-kali pula teriakannya terdengar sampai ke ruangan Bagas- Kepala Kantor. Jelas Bagas terusik dengan situasi demikian. Bagas mulai menangkap kondisi ini sejak adanya kebijakan pengadaan sambungan speedy di kantor, terlihat Prengky memang lebih dominan di ruang kerjanya yang sebenarnya cukup sempit dan kurang nyaman bagi manusia karena dipenuhi dengan komputer dan monitor server. Apalagi dengan paket unlimited speedy ternyata membuat Prengky sebagai satu-satunya administrator penguasa jaringan dimanjakan. Tidak banyak karyawan yang tahu akan melimpahnya fasilitas gratis yang tidak terlihat mata ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar akan situasi ini Bagas mencoba naik ke atas menuju ruangan Prengky dan menyapanya. &lt;br /&gt;&amp;quot;Pa kabar, Preng sudah makan siang blum ?&amp;quot;, ujar Bagas memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;&amp;quot; Oh, Pak Bagas, sudah pak?&amp;quot;, Prengky sedikit terkejut dengan kedatangan bos nya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enak makannya tadi?&amp;quot;, lanjut Bagas.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enak Pak, ehh biasa aja pak, memangnya kenapa Pak?&amp;quot;, Prengky sedikit keheranan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Oh gitu ya, lantas ini kamu sedang ngapain?&amp;quot;, tanya Bagas kembali.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sedang ngecek email masuk, Pak&amp;quot;, jawab Prengky sedikit gugup.&lt;br /&gt;&amp;quot;Bagus, bagus, tapi ngecek email kog serius kali nampaknya? &amp;quot;, Pak Bagas terus bertanya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Anu Pak, sambil donlod lagu MP3 terbaru&amp;quot;, Prengky mulai gelisah.&lt;br /&gt;&amp;quot;Makan siang sudah, donlod lagu MP3 enak juga ya, hmm.. bisanya kau tenang duduk disini sementara teman2 mu memanggil dan kasak kusuk di front office ya?&amp;quot;, kali ini suara Pak Bagas meninggi dan tajam.&lt;br /&gt;&amp;quot;Oh itu,maaf Pak, sbentar Pak saya segera ke bawah,&amp;quot; ujar Prengky sembari berlalu dengan muka memerah.&lt;br /&gt;Setelah Prengky berlalu, Bagas menuju meja anak buahnya dan mengecek laptop itu. &lt;br /&gt;Di desktop screen-nya memang menunjukkan inbox mail yahoo, tetapi dibagian sidebarnya masih terlihat aplikasi yang diminimize yaitu game online &amp;quot;Mafia Wars&amp;quot;, sementara di posisi hidden terlihat Internet Download Manager yang masih aktif donlod konten dari sebuah situs dengan nama file &amp;quot;Miyabi_xXX.avi&amp;quot;. Apapun itu, meski kurang melek internet Bagas merasa downloading itu adalah sesuatu yang kurang wajar, ia hanya geleng-geleng kepala dengan tingkah anak buahnya. &amp;quot;ckk..ckk, ini anak memang menyebalkan banget&amp;quot;, ujar Bagas dengan kesal hati sembari mereset saklar tombol Wi-Fi. Muncul error pada screenshot &amp;quot; Wireless Network Connection is not connected!&amp;quot; dan pada browser yang sebelumnya tampilan inbox Yahoo kini  muncul pesan &amp;quot;The page cannot be displayed&amp;quot;.[*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prb, 13/05/10&lt;br /&gt;Post under&lt;br /&gt;http://simahir.blogspot.com&lt;br /&gt;http://bit.ly/bsPfHg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6967826959900696281?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6967826959900696281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/05/prengky-sang-troubleshooter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6967826959900696281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6967826959900696281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/05/prengky-sang-troubleshooter.html' title='Prengky Sang Troubleshooter'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5370723643655261916</id><published>2010-05-05T20:59:00.001-07:00</published><updated>2010-05-14T02:47:09.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Hot Lady</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;"Pa, mama sedih bgt, Hot Lady sdg sekarat, skrg hampir mati, Papa tlg telp ksini skrg, mama khabisan pulsa".&lt;br /&gt;Demikian isi pesan singkat dalam ponsel Pak Joni kiriman istrinya, membuat Joni tersentak seketika. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Apa pulak lah ini ?",pikir Joni merasa terusik ditengah kesibukan meladeni dering telepon yang sejak reses makan siang tadi tidak pernah berhenti. Bergantian telepon dari orang berbeda, baik costumer maupun staff lapangan anak buah pak Joni, muaranya bertanya soal hasil keputusan aplikasi permohonan kredit mereka apakah diaprove atau direject?&lt;br /&gt;Sementara diatas meja kerja Joni bertumpuk berkas yang antri menunggu direview. Ditambah lagi berkas laporan dari supervisor terhadap pencapaian target personil yang segera harus diberi judgement karena menyangkut insentif bulanan. Joni terjebak kini dalam kelabakan dan kata yang namanya Deadline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;quot;Hot Lady? Sekarat? Hampir mati?&amp;quot;. Joni mencoba mencerna isi sms itu. Seingat Joni di rumah hanya ada inong/ibunda, istri dan kedua anaknya-si kecil Nora dan adeknya yang masih bayi berumur 2 bulan. Selain itu tidak ada PRT, kucing atau anjing peliharaan lainnya juga Joni tak punya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Siapa Hot Lady ? Ahh..jangan-jangan maksud istriku adalah si kecil Nora&amp;quot;, tapi Joni merasa tidak pernah mendengar istrinya memanggil si kecil Nora dengan sebutan Hot Lady.&lt;br /&gt;&amp;quot;Apa maksudnya ibunda?&amp;quot;. Pikiran Joni semakin tidak tenang meski ia ragu kalau istrinya menyebut ibu mertuanya dengan sebutan 'Hot Lady'. Setahu Joni ibundanya sangat akrab dengan istrinya, dan istrinya sangat hormat dan santun dengan ibu mertuanya, mereka tidak pernah terdengar berselisih paham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni segera meraih ponsel itu dan mendial-up nomor istrinya. &lt;br /&gt;&amp;quot; Halo Ma, apa kabar kalian baik-baik aja semua?&amp;quot;.&lt;br /&gt;&amp;quot;Baik Pa, si kecil baik, adiknya juga lagi tidur i kamar&amp;quot;, jawab istrinya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Oh syukurlah, lalu Inong mana, ada apa dengan ibunda Ma?&amp;quot;,susul Joni semakin penasaran.&lt;br /&gt;&amp;quot;Inang? Baik-baik aja Pa, inang barusan keluar ke rumah tetangga sebelah&amp;quot;.&lt;br /&gt;&amp;quot;Loh, jadi itu tadi maksud SMSnya mama apa, cuman akalan supaya papa telpon mama ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;&amp;quot;Oh itu, benar kog Pa, mama lagi sedih ngeliat kondisi si Hot Lady, tadi pagi dikerjaian sama si kecil".kata istrinya.&lt;br /&gt;"Hot lady siapa sih, Ma?". tanya Joni semakin keheranan.&lt;br /&gt;" Itu Pa, Hot Lady itu bunga kesayangan mama yang ada di pot merah di teras depan".&lt;br /&gt;" Oalah Ma, rupanya hanya bunga. Kog disebut Hot Lady sih Ma?". Joni malah ingin mentertawakan istrinya.&lt;br /&gt;" ya itu Pa, namanya memang Hot Lady, masih spesies dari Aglaonema Gregori Garnadi yang mahal itu Pa, tadi pagi dicabut sama si kecil, baru siang aku lihat sudah layu, sedih mama udah capek ngerawatnya tau gak Pa."&lt;br /&gt;"Hahaha..ya biarin deh ma, Gue kagak pikirin." Jawab Joni&lt;br /&gt;" Loh, kog gitu sih ngomongnya Pa?"&lt;br /&gt;" Ah sudahlah ma, papa lagi sibuk sekarang lagi banyak kerjaan, malas bahas yang beginian. Udahan ya Ma." Beep..koneksi diputus, Joni hanya geleng-gelng kepala dengan jawaban istrinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni Kini teringat si kecil Nora dan ulahnya. Sudah kedua kali ini ia mencabut tanaman bunga si mama yang tak seberapa itu.&lt;br /&gt;" Anakku..anakku.Lanjutkan nak kreatifitasmu, supaya mama kita berhenti dan tidak gila dengan yang namanya Hot Lady sialan itu". Ujar Joni sembari membuka berkas di mejanya. welcome to deadline. [*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prb 05/05/2010&lt;br /&gt;Post under www.simahir.blogspot.com&lt;br /&gt;Also http://bit.ly/bsPfHg     &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5370723643655261916?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5370723643655261916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/05/hot-lady_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5370723643655261916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5370723643655261916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/05/hot-lady_05.html' title='Hot Lady'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6010456143980223112</id><published>2010-04-29T03:43:00.001-07:00</published><updated>2010-05-14T02:49:52.304-07:00</updated><title type='text'>Tumagon Matolbak Unang Matolpik</title><content type='html'>Peribahasa diatas sering diucapkan oleh orangtua dalam suku Batak. Mungkin generasi &amp;quot;MTV&amp;quot; batak jaman sekarang agak sulit mengartikan peribahasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;'Matolbak' dan 'Matolpik' pada dasarnya adalah  suku kata yang menerangkan kondisi pecahnya sebuah benteng kolam ataupun pematang sawah. Istilah ini dapat juga dipakai pula terhadap barang pecah belah layaknya gelas atau keramik.&lt;br /&gt;&amp;quot;Matolbak&amp;quot; =pecah dalam skala yang besar&lt;br /&gt;&amp;quot;Matolpik&amp;quot; = pecah secuil atau sebahagian kecil&lt;br /&gt;Gelas yang 'matolpik' tentu akan kurang enak dipandang mata, begitupun jika disuguhkan untuk tamu yang akan minum. Juga terhadap gelas yang 'matolbak' tentu tidak dapat dipakai sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke peribahasa &amp;quot;Tumagon Matolbak unang Matolpik&amp;quot;, ini merupakan sebuah ironi dalam sikap dan kebiasaan masyarakat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda mengalami kondisi gigi berlubang? Ada kecenderungan pada masa-masa awal timbulnya lobang pada gigi kita kerap mengabaikannya dan merasa enggan ke dokter gigi karena alasan biaya. Barulah ketika gigi berlobang tersebut sudah terasa sakit dan berdenyut kita akan uring-uringan mengetuk praktek dokter gigi tanpa kenal waktu dan dengan kesediaan membayar harga berapapun demi menghilangkan derita sakit gigi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap seperti ini juga kerap terjadi dalam lingkup masyarakat maupun pemerintah kita. Banyak sarana, prasarana dan fasilitas umum yang cenderung dibiarkan tidak terawat. Banyak juga contoh kasus yang terjadi; kasus banjir bandang di Langkat, kecelakaan pesawat  udara, kebakaran hutan seharusnya tidak perlu terjadi apabila masyarakat sadar dan pemerintah menjalankan mekanisme dan anggaran untuk pencegahan bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya prihatin dengan kondisi Danau Toba sebagai salah satu ikon dan identitas &amp;quot;Bangso Batak&amp;quot; saat ini. Terlihat tidak ada upaya pemeliharaan dan pelestarian alam dari masyarakat sekitar danau.  Yang masih terjadi adalah ekploitasi tak terarah sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan, mungkin mereka tidak salah besar karena mereka harus tetap hidup dan makan.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apakah ada program Pemkab setempat untuk itu. Seharusnya ada konsensus ataupun kolaborasi Pemkab di sekitar Danau Toba untuk membuat program pemeliharaan/penanggulangan dari pencemaran. Lebih baik menyisihkan sedikit beban biaya dari APBD saat sekarang dibanding cost yang lebih besar untuk mengembalikan alam danau toba di masa depan.&lt;br /&gt;Tetapi kembali,siapa yang perduli? sepertinya pribahasa &amp;quot;tumagon matolbak unang matolpik&amp;quot;  masih menjadi jargon pilihan.[*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prb.28/04/2010&lt;br /&gt;Also available at www.simahir.blogspot.com  http://bit.ly/bsPfHg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6010456143980223112?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6010456143980223112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/tumagon-matolbak-unang-matolpik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6010456143980223112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6010456143980223112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/tumagon-matolbak-unang-matolpik.html' title='Tumagon Matolbak Unang Matolpik'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4956427524959337556</id><published>2010-04-23T07:30:00.001-07:00</published><updated>2010-04-23T07:30:24.309-07:00</updated><title type='text'>formspring.me</title><content type='html'>Ask me anything &lt;a href="http://formspring.me/simahir" target="_blank"&gt;http://formspring.me/simahir&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4956427524959337556?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4956427524959337556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/formspringme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4956427524959337556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4956427524959337556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/formspringme.html' title='formspring.me'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8183402962832373144</id><published>2010-04-18T01:53:00.001-07:00</published><updated>2010-05-14T02:50:23.152-07:00</updated><title type='text'>Tinting Parhepengon</title><content type='html'>&lt;span style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;&amp;quot;Dijalo do hamauliateon sian amanta TEN dohot SKM,disiala mangido tangiang jala dukungan nasida hombar tu pencalonan bupati dohot wakkil bupati S**gai tu Pilkada naeng tupa di tanggal 12 Mei 2010, dipasahat tu huria godangna 3juta Rupia. &lt;br /&gt;Di hamu amang dohot inang talehon ma rohanta be lao mansukseshon pencalonan ni nasida i, mauliate&amp;quot;&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Begitulah isi dari sebagian 'Tinting Parhepengon' dalam warta jemat yang dibacakan salah seorang Parhalado di acara kebaktian di gereja H**P di tempatku berdomisi siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari Pro atau Kontra terhadap pasangan penyumbang tersebut, saya pribadi merasakan ada sesuatu yang tidak pada tempatnya sehingga saya merasa terganggu hingga tak memperoleh hikmad dan kenyamanan dalam melanjutkan ibadah saya pada saat itu.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan penilaian kalian 'hamu akka dongan sahaporseaon'? &lt;br /&gt;[*]  &lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8183402962832373144?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8183402962832373144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/tinting-parhepengon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8183402962832373144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8183402962832373144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/04/tinting-parhepengon.html' title='Tinting Parhepengon'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2745654721305965237</id><published>2010-03-02T23:04:00.005-08:00</published><updated>2010-03-02T23:04:29.553-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>KISRUH</title><content type='html'>Ricuh, Kisruh..&lt;br /&gt;Hasil yang mungkin sungguh di luar dugaan terhadap proses rapat paripurna DPR mengenai  Pansus Century kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pihak menyayangkan keputusan yang diambil oleh pimpinan sidang DPR untuk menutup siding secara tergesa-gesa, sehingga memicu kekisruhan dalam rapat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari kontroversi ataupun  sikap yang diambil oleh pimpinan rapat,  saya melihat opini yang berkembang di media dan masyarakat umum cenderung mencela terjadinya kekisruhan tersebut. Banyak kalanga menilai bahwa kisruh dan perseteruan seoalah sesuatu yang sangat tabu dan tidak pantas dilakukan  oleh politisi di DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain para anggota DPR mulai sibuk angkat bicara baik yang pro maupun kontra dengan berbagai argument serta permainan kata-kata sebagai upaya pembenaran akan terjadinya kekisruhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat, bahwa sesungguhnya tidaklah terlalu penting saat ini untuk mempersoalkan atau bahkan memperlebar kekisruhan tersebut, karena kisruh merupakan resiko potensial yang melekat dalam setiap proses rapat atau persidangan khususnya dalam hal ini persidangan untuk level DPR RI. Kejadian serupa di parlemen daerah maupun parlemen di Negara lain adalah bukti empiric yang dapat kita ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan lebih serius dan penting saat ini adalah bahwa rakyat rakyat Indonesia sedang menanti kesimpulan DPR dan kebenaran atas kasus Century tersebut. Alangkah naifnya jika kebenaran itu justeru kandas oleh karena adanya proses bargaining politik ataupun terjadinya pembelokan isu dan perhatian hanya karena sebuah kekisruhan yan mungkin saja oleh sebuah rekayasa sekelompok pihak yang mau mengambil keuntungan dari kekisruhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik untuk melihat apa kelak yang terjadi ketika DPR sampai pada kesimpulan akhir baik opsi A ataupun opsi C. Bahkan ketika opini terbangun bahwa harus ada yang bertanggung jawab setidaknya yang dikambing hitamkan terhadap bailout century yang menghabiskan dana Rp. 6, 7 Trilyun  tersebut. Kasus ini akan masuk ke dalam ranah hukum  yang tentunya akan menguras energi dan waktu yang lama. &lt;br /&gt;Kita boleh saja mengakui bahwa baik pemilik bank Century, pengambil kebijakan bailout menteri keuangan serta pejabat tinggi BI serta politisi di Pansus Century maupun anggota DPR lainnya adalah orang-orang pintar dan lebih encer otaknya dalam berkata-kata. Ketika berhadapan dengan persoalan hukum maka akan banyak argument maupun pembenaran diri. Belum lagi  masih banyaknya mafia hukum yang mempermainkan rasa keadilan di Negara ini. Bisa ditebak, ketika masuk ranah hukum/pengadilan maka kasus Century ini akan semakin abu-abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi percayalah bahwa rakyat dari golongan terbodoh dan tak berotak encer sekalipun masih punya nurani dan logika serta memiliki cara untuk memperjuangkan kebenaran menurut ukurannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat melihat riak-riak aksi mahasiswa dan elemen masayarakat di daerah maupun di luar gedung DPR yang sudah sejak lama gerah dan terlebih dahulu kisruh.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kebenaran sudah digelapkan oleh kekisruhan  dan permainan mereka yang pintar dan berotak, maka kekisruhan oleh karena berkelahi secara  otot adalah konsekwensi yang sulit terhindarkan dalam masyarakat kita. Hidup Rakyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2745654721305965237?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2745654721305965237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/03/kisruh.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2745654721305965237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2745654721305965237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/03/kisruh.html' title='KISRUH'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-704302362702431274</id><published>2010-02-15T06:58:00.001-08:00</published><updated>2010-02-15T06:58:21.170-08:00</updated><title type='text'>formspring.me</title><content type='html'>Teman2.. silahkan tanya apa saja tentang aku di; &lt;a href="http://formspring.me/simahir" target="_blank"&gt;http://formspring.me/simahir&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-704302362702431274?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/704302362702431274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/02/formspringme.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/704302362702431274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/704302362702431274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/02/formspringme.html' title='formspring.me'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6025482953164467088</id><published>2010-01-09T02:14:00.001-08:00</published><updated>2010-01-09T02:14:19.298-08:00</updated><title type='text'>What's our life would be?</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/S0hW-T3lqQI/AAAAAAAAAJI/6N389NejI4s/s1600-h/image-upload-390-757468.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/S0hW-T3lqQI/AAAAAAAAAJI/6N389NejI4s/s320/image-upload-390-757468.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sesungguhnya manusia dilahirkan ke dunia ini bersih seperti kertas putih. Tinggal bagaimana kita mengisi hidup ini dengan goresan pengalaman dan menerima pengaruh lingkungan sekitar. Itulah mungkin pesan yang hendak disampaikan oleh anakku melalui lukisan pertamanya hari ini di usianya yang masih 1 tahun 2 bulan. Mungkin anda boleh katakan goresan itu tak berarti apa-apa. Tapi aku mau memberi apresiasi kepada anak itu dengan menampilkan di blogku ini. Setidaknya goresan itu menggambarkan semangat dan keliaran ingin tahunya seperti liarnya sinyal frekwensi wi-fi.[*]  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6025482953164467088?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6025482953164467088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/01/what-our-life-would-be.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6025482953164467088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6025482953164467088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/01/what-our-life-would-be.html' title='What&amp;#39;s our life would be?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/S0hW-T3lqQI/AAAAAAAAAJI/6N389NejI4s/s72-c/image-upload-390-757468.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6929408899731619225</id><published>2010-01-02T02:32:00.001-08:00</published><updated>2010-01-02T02:32:08.210-08:00</updated><title type='text'>How Low can You Go?</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz8gptllCbI/AAAAAAAAAJA/OZqSIYllbb4/s1600-h/image-upload-83-726740.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz8gptllCbI/AAAAAAAAAJA/OZqSIYllbb4/s320/image-upload-83-726740.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Bukan hanya soal percikan air terjun yang menyejukkan. Ketika kamu berhasil ke dasar adalah kenangan yang tak akan terlupakan. Meniti ratusan anak tangga sejauh 1km dan track curam berkelok tentu menguji engkel lututmu, mungkin akan membuat niatmu ditantang untuk datang kembali kesini . Sipiso-piso Waterfall,Tongging-Sumut[*] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6929408899731619225?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6929408899731619225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/01/how-low-can-you-go.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6929408899731619225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6929408899731619225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2010/01/how-low-can-you-go.html' title='How Low can You Go?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz8gptllCbI/AAAAAAAAAJA/OZqSIYllbb4/s72-c/image-upload-83-726740.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2470780055506516032</id><published>2009-12-31T20:45:00.001-08:00</published><updated>2009-12-31T20:45:08.706-08:00</updated><title type='text'>Relaksasi</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz190xspYCI/AAAAAAAAAI4/_P8_Tg0HriU/s1600-h/image-upload-735-707817.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz190xspYCI/AAAAAAAAAI4/_P8_Tg0HriU/s320/image-upload-735-707817.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Anjing ini sedang melakukan senam relaksasi dibawah terik matahari. Tindakan yang cukup hewani. Apakah kita manusia sudah cukup manusiawi dengan diri kita sendiri? Selamat Tahun Baru 2010.[*] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2470780055506516032?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2470780055506516032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/12/relaksasi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2470780055506516032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2470780055506516032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/12/relaksasi.html' title='Relaksasi'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sz190xspYCI/AAAAAAAAAI4/_P8_Tg0HriU/s72-c/image-upload-735-707817.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-9110960179605024863</id><published>2009-11-11T23:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T23:43:36.897-08:00</updated><title type='text'>Dilema SPPT- PBB</title><content type='html'>Sebagai orang yang berkecimpung dalam pembiayaan kredit UMKM, kami menemukan permasalahan di lapangan bahwa umumnya masyarakat kita  kesulitan memenuhi persyaratan administrasi  dalam hal kelengkapan bukti pembayaran PBB/ Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi pihak bank sebenarnya SPPT PBB ini hanya data pendukung dalam pencatatan dan pembentukan laporan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) apabila kredit yang diberikan terhadap nasabah tersebut mengalami tunggakan atau NPL. Sehingga diharapkan nilai agunan yang tertera dalam NJOP akan menjadi faktor pengurang terhadap pembentukan PPAP oleh bank. Meskipun memang sampai saat ini masih terjadi perdebatan antara beberapa bank (khususnya BPR) dengan Bank Indonesia sebagai regulator dalam hal ini ketentuan mengenai pembentukan PPAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah naifnya ketika aset tanah dan bangunan di lokasi strategis yang menurut ukuran harga pasar seharga Rp.100 juta ternyata dalam NJOP tertulis hanya Rp. 17juta, jauh dibawah harga pasar. Kalau dirunut ke belakang factor tidak rasionalnya NJOP ini ada dua kemungkinan. Di satu sisi masyarakat kita memang sengaja tidak mau melaporkan harta kekayaannya untuk menghindari pembayaran pajak yang lebih tinggi. Disisi lain informasi yang kita peroleh dari masyarakat setempat untuk daerah tertentu terjadi kecenderungan penurunan  NJOP oleh pihak perpajakan dalam rangka mengantisipasi kompensasi ganti rugi yang lebih besar apabila tanah/lokasi tersebut suatu saat terkena pembebasan lahan. Penentuan Nilai agunan berdasarkan NJOP tentunya menimbulkan keberatan bagi bank dalam penghitungan PPAP-nya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan lain adalah masih banyaknya penduduk pemilik tanah dan bangunan yang sama sekali tidak terdaftar atau tidak memiliki SPPT. Sehingga ketika berurusan ke bank terkendala persyaratan administrasi. Mungkin memang masyarakat tidak akan pernah mau mengurus pajaknya kalau tidak bermaksud berurusan ke Bank ataupun mengurus  birokrasi ke pemerintah setempat.  Di sisi lain bank dituntut untuk ekspansi sampai ke sector mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah berupaya mengatasi permasalah ini dengan menawarkan bantuan kepada calon debitur yang dinilai layak (menurut prinsip5C) untuk mendaftarkan tanah/bangunan ke kantor pajak. Tetapi kecenderungan yang kita hadapi adalah  masih sulitnya memperoleh surat pengantar dari Lurah/ Kepala Desa setempat untuk melengkapi persyaratan ke kantor Pajak. Banyak wilayah yang sebenarnya telah dikutip PBB nya oleh Kepala Desa/ Lurah setempat dengan memberikan kwitansi pembayaran sementara yang dikeluarkan oleh Kades. Namun setelah kita telusuri ke kantor pajak dana pembayaran pajak sementara ini umumnya tidak sampai ke kantor pajak. Ada kecenderungan pola seperti ini dipelihara oleh aparatur desa. Karena apabila setiap wajib pajak telah terbit SPPT PBB maka pembayaran pajak akan langsung ke kantor pajak atau melalu kantor Pos setempat sehingga peluang untuk “ bermain” di tingkat desa menjadi sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengurus ke kantor pajak ternyata prosesnya pendaftaran dan penerbitan SPPT PBB ini sangat lama. Menurut ketentuan normalnya cukup 2 minggu, tetapi praktek di lapangan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Alasan klasik yang disampaikan pihak kantor pajak adalah terbatasnya SDM untuk melakukan proses dan pemeriksaan lapangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain juga permasalahan banyaknya SPPT PBB yang ganda, sebenarnya masih banyak persoalan-persoalan pajak yang membingungkan masyarakat. Sampai kapan kondisi ini akan terjadi? Mengingat pajak adalah salah satu sumber pendapatan terbesar negara untuk membiayai pembangunan. Ini bagaimana ? Rakyat mau membayar ke negara kog malah sepertinya dipersulit? Persoalan SPPT PBB ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah. Saya berpikir tidak cukup hanya himbauan melalui iklan di media massa, tetapi aparatur pajak harus proaktif jemput bola melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. [*]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-9110960179605024863?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/9110960179605024863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/11/dilema-sppt-pbb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/9110960179605024863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/9110960179605024863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/11/dilema-sppt-pbb.html' title='Dilema SPPT- PBB'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-571368158437045798</id><published>2009-10-06T03:32:00.000-07:00</published><updated>2011-03-02T21:04:15.527-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><title type='text'>Perbedaan Kebiasan antara Orang Susah dan Orang Bahagia</title><content type='html'>Penelitian yg dilakukan oleh sosiolog di Universitas Maryland menyatakan bahwa orang-orang yg susah cenderung nonton acara televisi lebih banyak, sementara mereka yg terbilang bahagia cenderung menghabiskan waktu mereka untuk membaca dan bersosialisasi.&lt;br /&gt;Penelitian ini dilakukan selama 30 tahun terhadap 30.000 orang dewasa dalam serangkaian survei tentang perilaku sosial. Para peneliti tersebut melaporkan bahwa menghabiskan waktu untuk menonton televisi bisa menimbulkan kebagiaan selama sesaat bagi seseorang, namun hanya sedikit saja dampak positif untuk jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;John P. Robinson, salah satu pakar sosiolog mengatakan, “Televisi tidaklah mampu membuat seseorang merasa bahagia atau terpuaskan dalam jangka panjang sebagaimana yg bisa didapatkan dari membaca buku dan berinteraksi dg orang2. Data yg ditemukan menunjukkan bahwa kebiasaan menonton televisi memberikan kesenangan jangka-pendek namun perasaan sakit (perasaan) atau tak nyaman dalam jangka panjang. Menonton televisi adl aktivitas pasif dan bisa memberikan tempat untuk melarikan diri semisal dalam kondisi krisis ekonomi. ” Berdasarkan data yg didapat, Robinson memproyeksikan bahwa aktivitas menonton televisi akan meningkat secara drastis sejalan dg kondisi perekonomian yg diperkirakan memburuk dalam beberapa bulan atau tahun ke depan.&lt;br /&gt;Para peneliti juga menemukan bahwa orang2 yg merasa dirinya bahagia memiliki aktivitas sosial yg lebih tinggi, menghadiri acara2 sosial dan keagamaan lebih sering, dan juga membaca buku, majalah atau koran. Orang yg mengaku tidak bahagia sebenarnya juga melakukan hal itu, namun mereka menonton televisi 20 persen lebih banyak ketimbang membaca dan bersosialisasi.&lt;br /&gt;Data responden menyatakan bahwa menonton televisi memang aktivitas yg lebih mudah dilakukan ketimbang bersosialisasi. Orang yg menonton televisi tidak perlu pergi ke manapun, ya tinggal duduk aja di depan tivi, dia juga tidak perlu repot ganti baju dan berdandan, mencari teman untuk membarengi, mbikin rencana dan janjian, mengeluarkan tenaga dan uang, pokoknya gampang. Dengan ditambah efek kesenangan seketika yg bisa didapat dg menonton televisi, maka bisa dipahami jika kebanyakan orang (di Amerika) menghabiskan lebih dari separuh waktu luang mereka untuk menonton televisi.&lt;br /&gt;Berbeda dg orang2 yg bahagia, orang2 yg sengsara juga cenderung merasa bingung bagaimana memanfaatkan waktu luang mereka dan di sisi lain juga merasa diburu-buru oleh waktu. Orang yg menonton televisi karena tak punya alternatif aktivitas yg lebih bermanfaat akhirnya akan sedemikian terlarut hingga kemudian dia baru menyadari betapa banyak waktu yg telah dihabiskan untuknya.&lt;br /&gt;Punya banyak atau cukup waktu luang, tapi tak tahu bagaimana memanfaatkan, itu dia masalahnya.&lt;br /&gt;Padahal pemuasan sesaat dg televisi ini bisa menimbulkan efek kecanduan. Steve Martin, peneliti dari Universitas Maryland mengatakan, “Dan efek kecanduan ini tentunya menghasilkan kesenangan sementara namun penyesalan dalam jangka panjang. Mereka yg sudah terkena kecanduan televisi akhirnya akan kurang diuntungkan baik secara pribadi maupun kehidupan sosialnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: University of Maryland&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-571368158437045798?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/571368158437045798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/10/perbedaan-kebiasan-antara-orang-susah.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/571368158437045798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/571368158437045798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/10/perbedaan-kebiasan-antara-orang-susah.html' title='Perbedaan Kebiasan antara Orang Susah dan Orang Bahagia'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2921634761016540028</id><published>2009-09-21T08:37:00.000-07:00</published><updated>2009-09-21T08:50:07.759-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><title type='text'>Duarr..Duarr..Dduddumm…</title><content type='html'>Duarr..&lt;br /&gt;Bunyi petasan tepat di atas rumah menyentak jantungku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat tahun 2000.&lt;br /&gt;Saat itu siang hari masih jam perkuliahan, di kampus FE USU, seorang mahasiswa senior meletupkan petasan di bawah tangga- tempat nongkrong sekelompok mahasiswa.&lt;br /&gt;Temanku berteriak. " Woi, dasar mahasiswa tak punya otak kau, main petasan pulak kau disini !" &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Segera terjadi perang mulut yang memicu perkelahian. Berlanjut saling ejek dan saling memaki, lalu tawuran antar mahasiswa 2 jurusan meledak seketika hari itu juga. Aku terlibat karena naluri mudaku membela teman se-jurusanku.&lt;br /&gt;Untung saja saat itu satpam kampus bertindak cepat, sehingga tidak sampai terjadi tikam-tikaman dan bakar-bakaran. &lt;br /&gt;Dalam 1 bulan dendam antar mahasiswa yang terlibat tawuran pun baru bisa mereda setelah dimediasi oleh Bapak Dekan dan Pemerintahan  Mahasiswa (PEMA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja tidak mengingat kejadian itu..mungkin malam ini aku sudah berkelahi (lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku heran,&lt;br /&gt;Kenapa masyarakat kita suka berlebihan merayakan sesuatu?&lt;br /&gt;Dan mengapa permainan petasan ini sering justeru dilakukan oleh orang dewasa?&lt;br /&gt;Dan mengapa pula harus egois tidak memikirkan kenyamanan orang lain?&lt;br /&gt;Tidakkkah kita bisa melihat dan mendengar bahwa di sana, di Palestina dan Israel banyak umat yang merindukan ketenangan seperti yang kita miliki saat ini.&lt;br /&gt;Tidakkah kita gerah ketika Legian Bali dan JW Marriot  meledak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa kita harus memancing peperangan dengan mengusik ketenangan sang malam ? [*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2921634761016540028?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2921634761016540028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/duarrduarrdduddumm.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2921634761016540028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2921634761016540028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/duarrduarrdduddumm.html' title='Duarr..Duarr..Dduddumm…'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7576021296328588941</id><published>2009-09-13T21:15:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T21:25:39.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Analisis yang mengejutkan dari  websiteoptimization</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq3Dl7bHZ9I/AAAAAAAAAHg/c1CiSeTxIz8/s1600-h/web.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq3Dl7bHZ9I/AAAAAAAAAHg/c1CiSeTxIz8/s320/web.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menurut tips dari salah satu teman blogger saya mencoba berkunjung ke situs &lt;a href="http://websiteoptimization.com/"&gt;websiteoptimization.com&lt;/a&gt; dan mengetikkan alamat &lt;a href="http://simahir.blogspot.com/"&gt;blog ini&lt;/a&gt;. Hasil analisa menunjukkan bahwa banyak kelemahan disana sini, terutama menyangkut speed dan loading time. &lt;br /&gt;Saya menyadari bahwa kenyamanan pembaca adalah harga mati yang tidak dapat ditawar. Saya tidak ingin pembaca maupun Follower menjadi gerah dan dongkol apabila loading blog ini terlalu lama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah saya mengambil kesimpulan untuk segera melakukan pengecekan dan menyikapi report dari Websiteoptimization. &lt;br /&gt;Temuan yang menurut saya serius berdasarkan report situs tersebut adalah banyaknya item berwarna merah berarti warning yang menyarankan perbaikan terhadap content yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kelemahan yang material adalah menyangkut total  script maupun object yang mempengaruhi optimisasi web. &lt;br /&gt;Untuk itulah segera saya melakukan tindakan yang mungkin radikal dengan menghapus beberapa fitur yang tidak urgent dan optimal, seperti Google Translate, Feedzit maupun jaring URL. Saya sadar bahwa tindakan ini akan menimbulkan resiko dan konsekwensi terhadap PR blog saya. Tetapi apapun konsekwensinya akan ditanggung demi kenyamanan pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan lain adalah ketika saya harus mengganti banner teman-teman menjadi teks link saja. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi beban yang ditimbulkan oleh object link atau icon banner yang memakan bandwith. Melalui postingan ini juga saya memohon maaf kepada teman-teman yang pernah tukeran link dengan saya. Link anda tetap terpasang di kolom kanan bawah berupa tekx margue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian rilis ini saya sampaikan, saya menunggu saran dan kritik dari teman-teman dalam rangka pembelajaran. Karena saya menyadari bahwa ihwal membangun blog ini didasarkan atas proses otodidak, jadi apabila kebijakan yang saya ambil justeru sebuah mengarah kepada keblunderan saya mohon maklum.hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai postingan ini diketik saya masih terus mempelajari dan memperbaiki blog ini sesuai saran atas analysis and recommedation dari  &lt;a href="http://websiteoptimization.com/"&gt;websiteoptimization.com&lt;/a&gt;. Terimasih.[*]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7576021296328588941?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7576021296328588941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/analisis-yang-mengejutkan-dari.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7576021296328588941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7576021296328588941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/analisis-yang-mengejutkan-dari.html' title='Analisis yang mengejutkan dari  websiteoptimization'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq3Dl7bHZ9I/AAAAAAAAAHg/c1CiSeTxIz8/s72-c/web.png' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6385316117384278989</id><published>2009-09-10T08:40:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T03:15:04.755-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><title type='text'>Nama Alias Nickname</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4XOq7ZxKI/AAAAAAAAAIw/cD0p7fhhwYg/s1600-h/wonted.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4XOq7ZxKI/AAAAAAAAAIw/cD0p7fhhwYg/s320/wonted.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pernahkah anda kesulitan mencari seseorang kenalan baru di suatu kompleks atau daerah ?&lt;br /&gt;Meski sudah menyebutkan nama lengkap orang yang dicari ternyata sering kita dapatkan kenyataan bahwa tak seorangpun mengenal yang bersangkutan. Sudah bertanya kepada penduduk setempat malah serasa di bola-bola hingga memakan waktu dan menguras tenaga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mencari seseorang dengan alamat yang cukup lengkap di tangan kiranya tidaklah sulit. Tetapi ada kalanya pencarian menjadi sulit dan memakan waktu lama oleh karena sistem tata jalan di Kota umumnya di Indonesia tidak cukup lengkap menampilkan penunjuk jalan atau keterangan wilayah seperti yang ada dalam tanda pengenal ataupun alamat surat yang dituju. Hal ini sering menyulitkan bagi petugas Pos ataupun pekerjaan survey lapangan baik perusahaan leasing ataupun bank. Kondisi ini akan lebih lebih parah apabila kita mencari alamat di pedesaan ataupun Dusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman saya setelah beberapa tahun bekerja di lapangan menunjukkan bahwa penduduk yang tinggal berdekatan di suatu komplek umumnya tidak mengetahui nama lengkap penduduk lainnya. Bahkan kecenderungan nama yang tercantum di tanda pengenal (KTP dan SIM) tidak  selalu sama dengan nama panggilan ataupun nama alias. Akan lebih cepat melacak orang yang dicari dengan menyebutkan nama alias ataupun nama panggilan seperti ” si Ucok”, Si Kumis, ”si Jawa”, ”Mama Pereddi”, ”Om Kidal” dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama alias (Nickname-Inggris) umumnya adalah gelar panggilan yang diberikan penduduk setempat terhadap seseorang terkait dengan karakteristik maupun ciri-ciri fisik khusus yang dimilikinya. Nama alias ini menyebar dari mulut ke mulut dan bukan karena diperkenalkan ataupun satu acara pengumuman khusus dari yang  bersangkutan. Oleh karena asal muasal nama ini tentunya jangkauan popularitas si pemilik nama alias menjadi luas. Bila anda menyebutkan nama sesuai KTP mungkin tetangga sendiri tidaklah mengenal. Tetapi sekali anda menyebutkan nama alias maka bukan tidak mungkin penduduk satu kecamatan akan tahu dan langsung menunjukkan lokasi tempat tinggal ataupun keberadaan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saran saya, mulai saat ini apabila anda berkenalan dengan teman baru jangan lupa untuk menanyakan nama panggilan atau nama aliasnya. Selain sangat berguna kelak tentu saja hubungan persahabatan akan lebih cepat terasa hangat dan akrab apabila anda menyebutkan nama panggilan teman anda. [*]&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Published under:http://simahir.blogspot.com&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6385316117384278989?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6385316117384278989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/nama-alias-nickname.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6385316117384278989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6385316117384278989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/nama-alias-nickname.html' title='Nama Alias Nickname'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4XOq7ZxKI/AAAAAAAAAIw/cD0p7fhhwYg/s72-c/wonted.gif' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6725726540871760842</id><published>2009-09-02T00:05:00.001-07:00</published><updated>2009-09-11T23:59:33.452-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>Harga Gabah yang Membuat Miris</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sp4ZH9_NwMI/AAAAAAAAAHI/pb7kdo-xQLw/s1600-h/image-upload-278-703668.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sp4ZH9_NwMI/AAAAAAAAAHI/pb7kdo-xQLw/s320/image-upload-278-703668.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Panen bulan ini bukannya membawa kegembiraan bagi petani padi di Kec. Pantai Cermin.Sungguh tak diduga disaat harga sembako naik drastis menjelang lebaran, harga gabah padi malah turun drastis dari yang normalnya gabah basah Rp.2700/kg sekarang hanya kisaran Rp.1700/kg. Gabah kering saat ini Rp.3200/kg dari harga normal Rp.3700. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Para Petani tidak  kuasa melawan jatuhnya harga oleh para toke yang mengkambinghitamkan musim hujan dan stok beras yang banyak. Merekapun menjemur padi ramai-ramai dan berharap menjualnya dibulan mendatang jika harga gabah normal kembali. Untuk mengantisipasi kebutuhan sehari-hari, bagi mereka yang cukup memiliki simpanan ataupun penghasilan lain- menahan padi bukanlah masalah. Tetapi bagi mereka yang hanya mengharapkan hasil penjualan padi, menjual saat ini dengan harga yang jatuh adalah pilihan yang pahit. Solusi lain adalah mengharapkan pinjaman dari rentenir dengan bunga selangit. Atau pinjaman ke bank bagi pemilik lahan yang bersertifikat. Itu semua karena perut tidak mungkin 'diliburkan' barang sehari menunggu harga jual padi normal.[*]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6725726540871760842?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6725726540871760842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/harga-gabah-yang-membuat-miris.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6725726540871760842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6725726540871760842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/09/harga-gabah-yang-membuat-miris.html' title='Harga Gabah yang Membuat Miris'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sp4ZH9_NwMI/AAAAAAAAAHI/pb7kdo-xQLw/s72-c/image-upload-278-703668.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1900800183981380896</id><published>2009-08-23T09:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T23:57:38.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESEHATAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trik'/><title type='text'>Self Defensive against Stress: LAWAN !</title><content type='html'>Stres dapat menyerang siapa saja. Selama kita bekerja, baik yang bekerja dengan modal sendiri ataupun yang menerima upah atau gaji. &lt;br /&gt;Semua lingkup pekerjaan ataupun profesi terbiasa dihadapkan dengan stres menurut level dan stadium kerja masing-masing.  Untuk pekerjaan di lingkungan bisnis jasa pemasaran keuangan yang keras seperti yang saya geluti boleh dikatakan bahwa stres itu adalah hal yang biasa dan dalam level yang cukup  tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang adakalanya stres itu diperlukan sebagaimana menurut teori ”Semesta Mendukung” (MESTAKUNG). Katanya, apabila manusia terjebak dalam tekanan ataupun stres secara alami tubuh kita akan menyesuaikan diri dan mencari cara untuk mengimbangi tekanan tersebut. Tekanan juga dapat menjadikan kita kreatif untuk keluar dari comfort zone kita.  &lt;br /&gt;Tetapi seringkali stres itu tanpa kita sadari justeru tidak terkendali sehingga membawa kita ke dalam kondisi yang semakin mengerikan. Jangan biarkan diri anda larut dalam stres. Stres yang terlalu sering akan mempercepat proses penuaan dini dan juga memicu pertambahan radikal bebas yang  membuat rentan terhadap penyakit.&lt;br /&gt;Stres yang saya maksud disini adalah stres yang telah berubah menjadi kelelahan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa rasanya lelah mental itu?&lt;br /&gt;Ini adalah seperti perasaan ketika setiap bangun pagi anda merasakan kelambanan pikiran dan kemalasan yang amat sangat untuk bangkit dari tempat tidur. Kemalasan itu bukan karena badan kurang  tidur atau masih mengantuk, tetapi hanya karena membayangkan pekerjaan yang mungkin terjebak masalah yang rumit berkepanjangan hingga anda lelah dan enggan untuk menghadapinya. Atau mungkin juga karena situasi deadlock yang membuat anda merasa seolah dunia sudah sama rata dan anda berjalan lunglai menuju arena hukuman mati. Dimana 12 anggota regu penembak dengan senjata laras panjang berdiri di hadapan anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sebelum stress berubah menjadi kelelahan mental, dengan melakukan beberapa kebiasaan berikut dapat membantu kita yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu sarapan pagi dan memberi tubuh asupan gizi yang cukup. &lt;br /&gt;2. Hindari jebakan rutinitas, baik dalam kantor maupun di rumah. Di kantor dapat dimulai dengan menempuh rute aktivitas yang berbeda-beda, mengunakan waktu makan siang untuk berjalan kaki keluar melihat-lihat, atau pergi ke perbelanjaan terdekat, merapikan meja kerja. Di rumah dapat dimulai dengan cara mengubah tampilan kamar, menata ulang dapur, dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. Selalu berpikiran positif dengan menganggap segala sesuatu ada sebab akibatnya secara wajar.&lt;br /&gt;4. Lakukan hobi sekecil  dan sesederhana apapun itu. Hobi membantu otak tetap rileks.&lt;br /&gt;5. Berbicara dan tertawalah minimal 5-10 menit  per-hari dengan sesama rekan kerja.&lt;br /&gt;6. Jangan mau terlihat kuyu dan kusut, bersikaplah wajar dan jangan menambah beban anda  dengan berperilaku berlebihan, misalnya pelarian ke minuman beralkohol, merokok, memakai obat penenang ataupun sejenisnya. Karena dengan berperilaku wajar menghindarkan anda dari perasaan bersalah sehingga membangkitkan percaya diri anda. &lt;br /&gt;7. Istirahat dengan tidur yang cukup.  Tidur merupakan mekanisme tubuh untuk mengembalikan sel tubuh yang sudah lelah atau rusak.&lt;br /&gt;8. Berendam air hangat dapat meredakan ketegangan otot dan memperlancar aliran darah.&lt;br /&gt;9. Lakukan olahraga. Tidak harus olahraga yang berat dan serius. Berjalan kaki minimal 15 menit di pagi hari atau sore hari sudah cukup untuk anda yang memiliki jam kerja tinggi sehingga badan terlihat bugar.&lt;br /&gt;10. Yang terakhir dan yang sangat penting adalah pikirkanlah yang baik-baik  dan lurus-lurus saja dengan memelihara hubungan terhadap Dia sang pencipta sesuai aliran dan kepercayaan masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian menurut saya, setelah membaca dan merangkum dari berbagai sumber. Hanya satu kata untuk STRES yaitu: LAWAN ! &lt;br /&gt;[*]&lt;br /&gt;&lt;i&gt;written by me;in contribute to http://simahir.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt; &lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=000000&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt; &lt;/script&gt; &lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1900800183981380896?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1900800183981380896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/self-defensive-against-stress-lawan.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1900800183981380896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1900800183981380896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/self-defensive-against-stress-lawan.html' title='Self Defensive against Stress: LAWAN !'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6152389371944657282</id><published>2009-08-20T01:50:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T02:12:55.332-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>"tidak tahu judulnya apa"</title><content type='html'>Anda adalah seorang perwira pelaksana dibawah panglima. Pertimbangan ada di tangan anda dan Komando di tangan panglima.&lt;br /&gt;Anda bersama pasukan sudah melalui peperangan demi peperangan.&lt;br /&gt;Sebenarnya saat sebelum berperang anda melihat awan hitam di medan perang.. dan anda masih sempat melirik pasukan anda bahwa mereka tidak siap betul untuk menyerang..kita  butuh waktu istirahat sejenak memikirkan strategi dan mengumpulkan stamina untuk perang selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang sering terjadi adalah ketidak sinkronan antara pusat komando dan pasukan di lapangan.&lt;br /&gt;Oleh panglima anda diperintahkan  untuk menggerakkan pasukan..&lt;br /&gt;Anda mau  menyela terhalang oleh keraguan dan tidak berani untuk mematahkan semangat panglima yang sudah berapi-api.&lt;br /&gt;Tibalah saat ketika anda memperlengkapi pasukan anda dengan senjata laras panjang.&lt;br /&gt;Memberi peluru kepada masing-masing secukupnya &lt;br /&gt;Dan merekapun mengisi  senjata nya masing-masing..&lt;br /&gt;Kemudian anda juga mengisi pistol anda sendiri dan juga memberikan pistol yang lain kepada..&lt;br /&gt;Lalu Anda mengistruksikan kepada personil ” seraaangg”..jaga diri dan pertahankan ladang kita supaya kita tetap bisa makan dan hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi oleh karena medan perang begitu kacaunya dan oleh karena stamina lawan lebih kuat dari pasukan anda hingga beberapa senjata itu jatuh ke tangan lawan..&lt;br /&gt;Beberapa anak buah terbunuh..Lawan balik menyerang..&lt;br /&gt;Bahkan kini anda hanya memiliki sebuah pistol di tangan anda.. &lt;br /&gt;Ketika ratusan senjata laras panjang mengarah ke anda..dan panglima juga terancam keselamatannya. &lt;br /&gt;Semua terancam terbunuh. Anda, Panglima serta anak buah yang tersisa.&lt;br /&gt;Apakah yang anda akan lakukan.???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6152389371944657282?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6152389371944657282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/tidak-tahu-judulnya-apa.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6152389371944657282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6152389371944657282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/tidak-tahu-judulnya-apa.html' title='&quot;tidak tahu judulnya apa&quot;'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4407072514479172123</id><published>2009-08-17T03:30:00.001-07:00</published><updated>2009-08-17T03:30:41.714-07:00</updated><title type='text'>Hari merdeka tanpa bendera</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SokxUFczRoI/AAAAAAAAAHA/bKcFje_Yzng/s1600-h/image-upload-169-740071.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SokxUFczRoI/AAAAAAAAAHA/bKcFje_Yzng/s320/image-upload-169-740071.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Mungkin jika ditanya hari ini HUT RI yang keberapa dan mengenai apa isi pidato kemerdekaan Presiden RI tadi malam,tak banyak yang peduli. Jika ditanya juga apa mereka sudah memasang bendera di depan rumah mungkin lebih banyak mengatakan BELUM bahkan TIDAK sama sekali. Tidak ada tanda-tanda atau asesoris dwiwarna disini. Yang mereka tau hari ini di kalender tanggal 17 berwarna merah. Artinya 'LEPAS' sejenak dari rutinitas tekanan hidup dan kungkungan jam kerja. Menikmatì suasana libur dengan cara beramai-ramai pergi ke pantai dan nyemplung ke air laut.''Merdeka!'' Katanya.[*]&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4407072514479172123?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4407072514479172123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/hari-merdeka-tanpa-bendera.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4407072514479172123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4407072514479172123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/hari-merdeka-tanpa-bendera.html' title='Hari merdeka tanpa bendera'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SokxUFczRoI/AAAAAAAAAHA/bKcFje_Yzng/s72-c/image-upload-169-740071.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2819512927604970402</id><published>2009-08-14T00:05:00.001-07:00</published><updated>2009-08-14T00:05:36.339-07:00</updated><title type='text'>Jejak Petualang: Bali van Sumatera.</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SoUMvlmE5tI/AAAAAAAAAG4/Mvnh4YOG3s8/s1600-h/image-upload-1-734670.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SoUMvlmE5tI/AAAAAAAAAG4/Mvnh4YOG3s8/s320/image-upload-1-734670.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Setelah letusan Gunung Agung tahun 1963 yang menewaskan 11.000 jiwa, banyak orang Bali yang ditransmigrasikan ke pulau Sumatera dan Kalimantan. Di Sumatera utara, kabupaten Sergai kecamatan Pegajahan saat ini masih terdapat 8 kepala keluarga asal Bali. Mereka menetap dan hidup sebagai buruh kebun dan tani. Pura ini menjadi simbol yang tersisa sebagai wujud keberadaan mereka yang umumnya sudah tidak punya keluarga di Bali. Demikian keterangan Bp.Made Sumatera yang saya jumpai di rumahnya tak jauh dari Pura ini.[*]   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2819512927604970402?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2819512927604970402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/jejak-petualang-bali-van-sumatera.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2819512927604970402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2819512927604970402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/jejak-petualang-bali-van-sumatera.html' title='Jejak Petualang: Bali van Sumatera.'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SoUMvlmE5tI/AAAAAAAAAG4/Mvnh4YOG3s8/s72-c/image-upload-1-734670.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8892253274970610187</id><published>2009-08-05T18:45:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T19:01:37.414-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Si Porman dan Amani Porman</title><content type='html'>Sabtu malam, saat itu Pukul 19.30, seperti biasa selepas makan malam bersama dalam suasana hening menjurus kaku dan sakral, anggota keluarga Amani Porman akan bergerak mengambil kegiatan masing-masing. Basa-basi dan canda tawa bukanlah hal yang biasa dalam keluarga Batak itu, yang oleh Amani Parman dikelola dengan sangat ketat aturan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak terkecuali dengan tante Mawan, gadis panglatu yang sudah dianggap bagian anggota keluarga  akan mengambil kesibukan membereskan piring di dapur. Si Ibu (nai Porman) seperti biasanya bergegas meraih Remot TV dan menonton sinetron kesukaannya. Sedang Amani Porman yang sudah lelah seharian menderek Truk tronton bawaannya, memilih duduk di teras rumah bertelanjang dada mencari angin dan menjalankan ritualnya; menciptakan awan kecil di udara dari kuluman tembakau bercampur cengkeh dan kemenyan. Angan dan pikirannya terbang mengikuti awan kecil menyengat itu ke arah Lae Pondom tempat  truk sedang terduduk ”patah as” dan nasib 2 ton biji  Kopi Ateng kering milik si Toke yang harus diantar ke kota Medan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Porman si anak sulung, duduk di bangku kelas 2 SMA,  yang sedang bingung mencari alasan untuk keluar malam, dengan gundah memasuki kamarnya dan mulai menyetel lagu Batak andung-andung kesukaannya. Galau hatinya, tadi siang sepulang sekolah ia  telah berjanji untuk datang malam mingguan ke rumah Heppi pujaan hatinya. Gadis hitam manis yang tinggal di  kompleks Asrama Polisi Resort, 2 Kilometer dari rumah Porman. Jangankan untuk  mengunjungi pujaan hatinya, melihat raut muka amani Porman yang kaku beku sedingin udara Kota Sidikalang itu, nyali kelaki-lakian Porman untuk minta izin keluar rumah menjadi kisut sekisut buah zakarnya. Bagaimana tidak kisut, sore harinya ia sudah keringat dingin membayangkan untuk pertama kali akan bertemu dengan Ayahnya Heppi, seorang Polisi berpangkat Aiptu, sudah hitam, tinggi besar dan berkumis pula. &lt;br /&gt;Porman benar-benar bingung memikirkan cara untuk tampil jantan dengan menahan raut muka putihnya yang kerap berubah warna menjadi merah tomat dan sikap gugupnya yang sering menjadi bahan olokan teman sekelasnya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kedua adik perempuannya Rosna dan Risna, puteri kembar yang sama-sama duduk di  kelas 2 SMP mulai mencari  posisi strategis dibelakang Nai Porman untuk bisa mencuri pandang menonton sinetron Cinta Fitri saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Stt..kalau mau nonton jangan didekatku kau, adek”, ujar Rosna kepada kembarannya Risna&lt;br /&gt;”Wih, siapa pula yang mau duduk di dekatmu? Kau aja bau belom mandi.” Jawab Risna santai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eeh, aku mandi ya..” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mandi kog masih bau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang bau? Kamu yang bau!”, balas Rosna secepat tangan kanannya menepis kepala Risna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nai Porman yang mulai merasa tergangu dengan kedua puterinya mulai memencet remote menaikkan volume TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Awas kau, kubilangi sama bapak ya ” ujar Risna dengan raut muka cemberut &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Hehe, bilangin apa?, aku juga bisa bilangin bapak kalau kau puisi-puisian cinta dengan cowokmu itu”. Jawab Rosna menguatkan suaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ihhh, apaan, kau bacai dyari-ku? Kau yang udah men-cowok ”, Risna tidak mau kalah menaikkan volume suaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nai Porman kembali menaikkan volume TV. Sinetron Cinta Fitri sedang serunya.&lt;br /&gt;Di kamarnya Porman yang terganggu dengan suara TV, sedikit kesulitan mencerna lirik lagu juga menaikkan volume radio AM-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau mencowok..!” kata Risna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Enggak..Kau !”, jawab Rosna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosna dan Risna kini semakin keras berbicara saling mengancam membeberkan affair masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rosna ceweknya si Amres..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Weee.. Risna ceweknya si Joel ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin keras juga Nai Porman menyetel volume TV.&lt;br /&gt;Saat bersamaan di dapur si Bleki dan si Bruno saling menyahut berebut sisa kepala ikan yang dibuang oleh tante Mawan. &lt;br /&gt;Kini suasana rumah menjadi meriah seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga buyarlah angan-angan Amani Porman oleh spontanitas kebisingan itu. Dengan muka merah padam ia masuk ke dalam rumah dan menampar dingding yang terbuat dari papan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hoiii !!! ai begu aha na masuk tu jabuon&lt;/span&gt; ?" (Setan apa yang masuk kerumah ini?), Teriak Amani Porman dengan garang menghenyak mereka yang berada di ruang tengah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar suara itu Porman keluar dari kamar dan terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ai mahua huroa Bapa?"&lt;/span&gt; ( Ada apa ayah?), Tanya Porman dengan raut muka pucat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ai ho pe sada Porman.., logumu andung-andung dipagogo ho sian kamar mi..ai na so mangolu do pidong mi ? ia lao ho tu ruar- an manandangi nabarbaju unang hubege ho ribut disi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Kamu juga Porman, lagumu itu sedih tapi bising, apa gak hidup kemaluanmu itu? Pergilah keluar mengunjungi teman wanita daripada kudengar suara lagumu yang sedih-sedih itu!), ujar ayah dengan jengkel kepada Porman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Ibu Porman, Rosna dan Risna yang tadinya terdiam.. tiba-tiba tertawa, ”hahahahahaha..” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari ucapannya Amani Porman sedikit tersipu malu dan bergegas ke arah dapur dan  meraih sapu lidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Husss, pigii!!!.. akka jolma te- do biang songon on !"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya  si Bleki dan si Bruno mengerti arti ”jolma te”, mungkin tidak sekedar  gencatan senjata yang terjadi terhadap sengketa kepala ikan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante Mawan yang ketakutan sekaligus merah  muka menahan tawa hanya terdiam menyaksikan si Bleki dan si Bruno lari terbirit-birit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kaing..kaiiingg..kainggg..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[*]&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dieksploitasi dari pikiran simahir  Prb. 05 08 09 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=BrGuwadpVoI%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=C3D9FF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8892253274970610187?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8892253274970610187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/si-porman-dan-amani-porman.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8892253274970610187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8892253274970610187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/08/si-porman-dan-amani-porman.html' title='Si Porman dan Amani Porman'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-3126694323686396580</id><published>2009-07-30T21:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-01T02:44:35.896-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kehilangan Sandal</title><content type='html'>Seorang pemuda sedang menunggu bus di halte. Satu jam adalah waktu tersisa  yang dimiliki karena setelah itu ia harus checkin di Bandara untuk melanjutkan perjalanan pulang ke kota tempat tinggalnya. Pikirannya sedikit cemas ketika akhirnya bus yang ditunggu datang juga. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan tergesa-gesa ia melompat menaiki bus yang segera berlalu mencari penumpang di pemberhentian lainnya.&lt;br /&gt;3 menit berada di dalam bus si pemuda baru menyadari kalau ia hanya memakai satu sandal di telapak kaki kirinya. Alangkah kesal hatinya menyadari sandal kulit hadiah ulang tahun pemberian kekasihnya kini tinggal sebelah. Setelah merenung beberapa saat si pemuda meminta sang supir untuk berhenti. Ia kemudian melemparkan sandal kiri kepinggir jalan dan menyuruh sopir untuk melanjutkan perjalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis yang memperhatikan tingkah laku si pemuda tersebut bertanya. &lt;br /&gt;” Mengapa  anda membuang sebelah sandal lagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda menjawab demikian. &lt;br /&gt;“Apa artinya aku membawa sebelah sandal ketika pasangan sandal yang lain telah tertinggal di belakang. Aku lebih baik melupakannya, kelak  akan ada orang dibelakangku yang menemukan sebelah sandal  tersebut dan berharap ia meneruskan perjalananan nya sehingga menemukan pasangan sandal yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda ? apakah anda dapat melakukan hal yang sama ketika kehilangan sandal kesayangan seperti pemuda tersebut ? &lt;br /&gt;Mungkin ya mungkin juga tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makana cerita ini?,demikian halnya dengan kehidupan ini. Ada kalanya kita mengalami masalah maupun kehilangan di masa lalu tetapi kita tidak rela melupakannya sehingga terus terbawa menjadi beban sepanjang perjalanan hidup kita. Sementara masa depan membutuhkan persiapan dan perhatian penuh di masa yang sekarang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi ini kutuliskan kembali dari ceramah seorang guru agama. Berharap tidak hanya  mengendap di kepala atau hilang ditelan waktu. Semoga bermanfaat. [*] Prb.310709 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=BrGuwadpVoI%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=C3D9FF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-3126694323686396580?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/3126694323686396580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/kehilangan-sandal.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3126694323686396580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3126694323686396580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/kehilangan-sandal.html' title='Kehilangan Sandal'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7678091368335496863</id><published>2009-07-29T20:11:00.000-07:00</published><updated>2009-08-01T02:56:55.826-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><title type='text'>BUSHRO mengklaim, sensasi Intelijen atau kontra intelijen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SnEQTLPHiAI/AAAAAAAAAGQ/x3NJmVIdhd0/s1600-h/bushro.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 204px; height: 155px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SnEQTLPHiAI/AAAAAAAAAGQ/x3NJmVIdhd0/s320/bushro.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364086552794728450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puehhh..!!! &lt;br /&gt;Bursik ! &lt;br /&gt;Bulshit !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada yang berani muncul  bikin pernyataan Nurdin M Top di internet  di &lt;a href="http://mediaislam-bushro.blogspot.com/"&gt;Blog BUSHRO&lt;/a&gt;. Dan tentu saja kehebohan secepat kilat melanda Internet dan seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Entah dagelan macam apa lagi ini. Blog yang dinamakan BUSHRO ini dibuat pada bulan Juli 2009 dan hanya terdapat satu postingan  berjudul; media tandzim al qo'idah indonesia : isinya adalah  keterangan resmi tandzim al qo'idah indonesia atas amaliyat jihadiyah istisyhadiyah di hotel JW dan RC. &lt;br /&gt;Pengunjung blog lansung meledak mencapai 15.000-an dan 500 pengikut. Fantastis !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menilai bahwa masyarakat Indonesia tidak akan sebodoh itu untuk percaya  terhadap berita tersebut. Mempelajari pola masa lalu aksi teror di Indonesia yang selama ini betul-betul berdarah dingin 100 %,  belum tentu blog ini adalah buatan  nurdin m top cs. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pula nama blognya BUSHRO?.. "BUSH-RO"?&lt;br /&gt;Mungkin saja  hanya buatan orang iseng yang ingin cari sensasi, tetapi apa untungnya sebuah sensasi? Aku pikir ada skenario yang lebih besar dibalik itu. Ada Grand Design perang dalam dunia Intelijen dan kontra intelijen. Mungkin ada kaitannya juga dengan asing dan perang global terhadap terorisme dengan memanfaatkan kebebasan publikasi internet untuk mempengaruhi media. Saya pikir inilah kasus yang maha sulit dimengerti tetapi juga yang dengan mudah dipermainkan oleh mereka yang ahli di bidang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada capek dipermainkan oleh media mending tak usah ditanggapi berlama-lama. Kita serahkan saja kepada BIN dan POLISI, karena ini memang urusan mereka. Bukan urusan masyarakat sipil biasa. [*]&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=E6E6E6&amp;border=E6E6E6&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7678091368335496863?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7678091368335496863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/bushro-mengklaim-sensasi-intelijen-atau.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7678091368335496863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7678091368335496863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/bushro-mengklaim-sensasi-intelijen-atau.html' title='BUSHRO mengklaim, sensasi Intelijen atau kontra intelijen'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SnEQTLPHiAI/AAAAAAAAAGQ/x3NJmVIdhd0/s72-c/bushro.png' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1287903504681865860</id><published>2009-07-27T02:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T02:53:53.200-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trik'/><title type='text'>Santun beriklan dengan Biindit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.biindit.com/BiindPromo/Banner1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://www.biindit.com/BiindPromo/Banner1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah berputar-putar browsing dan mempertimbangkan untuk ikut serta dalam internet marketing akhirnya pilihan saya jatuh kepada &lt;a href="http://www.biindit.com"&gt;Biindit&lt;/a&gt;. Kata orang pandangan pertama begitu menggoda: hal seperti ini pula yang membuat saya mengambil keputusan untuk menampilkan advertisement di dalam blog saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biindit memang masih tergolong baru dibanding  kumpulBlogger, Google Adsense, dan banyak PPC lainnya. Saya sebagai orang yang masih “newbie” dalam hal blogging dan internet marketing melihat Biindit sebagai  penyedia layananan yang ramah dengan pendekatan lokal dapat dijadikan mitra untuk tumbuh kembang bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biindit adalah jaringan iklan online, yang memiliki lebih dari 100 advertiser online yang terdiri atas perusahaan multinasional hingga individu yang memulai internet marketing. Tim pakar Biindit terus melakukan komunikasi dan edukasi pada masyarakat mengenai efektifitas promosi melalui media online, terutama melalui jaringan iklan online serta mengembangkan riset teknologi di dunia periklanan online melalui metode - metode yang belum pernah digunakan di Indonesia sebelumnya, namun telah teruji dan terbukti di luar negeri. Jaringan iklan Biindit memungkinkan website,blog, forum maupun media online lainnya milik anda, dikenali dan ditempati iklan - iklan dari manca negara dari seluruh Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan yang simple dengan bahasa Indonesia yang santun dalam menjual tidak seperti kebanyakan advertiser lain yang pernah saya temukan, dimana cenderung menjejali screen iklan tentang “menggandakan uang” dengan bahasa yang menjanjikan. Selain itu yang menarik adalah harapan yang ditawarkan sistem Biindit akan menyesuaikan content pengiklan yang relevan dengan website, blog, forum atau media online kita. Contohnya, blog anda bertema Tour &amp; Travel, sistem Biindit akan menampilkan iklan yang sesuai seperti tiket pesawat, paket wisata maupun lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir pertimbangan akan kenyamanan pembaca adalah satu harga mutlak untuk menampilkan iklan di dalam blog. Sedangkan estetika  dan bahasa tampilan iklan juga menjadi pertimbangan kedua. Mungkin sebagian besar blogger tidak ingin  blognya dicap hanya sebagai media mencari keuntungan financial. Terlepas dari hakikat “advertise” dengan pola Pay Per Click (PPC), saya pribadi tidak terlalu berharap banyak dengan penghasilan yang ditawarkan. Tetapi lebih menghargai nilai edukasi dan publikasi yang disampaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog merepresentasikan karakter dan aktualisasi diri kita, jadi akan sangat naif apabila mengharap pembaca menyukai dan mengikuti apabila kita menyajikan pesan-pesan yang agresif melalui iklan komersial di dalam blog kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan  anda ? Sudahkah anda mengoptimalkan Blog anda sebagai media yang tidak sekedar diary tempat curahan hati tetapi juga berpotensi baik dari segi finansial maupun aktualisasi diri anda?&lt;br /&gt;untuk  lebih jelasnya  anda dapat mengklik di &lt;a href="http://www.biindit.com"&gt;http://www.biindit.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1287903504681865860?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1287903504681865860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/santun-beriklan-dengan-biindit.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1287903504681865860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1287903504681865860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/santun-beriklan-dengan-biindit.html' title='Santun beriklan dengan Biindit'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1363474178695637025</id><published>2009-07-24T21:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-01T03:16:36.055-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social'/><title type='text'>Uang Palsu..Waspadalah !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmqUlUkeo_I/AAAAAAAAAGI/HzCDknLEP7c/s1600-h/upal.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 202px; height: 174px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmqUlUkeo_I/AAAAAAAAAGI/HzCDknLEP7c/s320/upal.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362261675235779570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman saya menemukan uang palsu pecahan Rp 50.000.  Secara kasat mata, mungkin kita  tidak  bisa menduga lembaran uang itu palsu.  Karena sama persis dengan uang pecahan  50.000 yang asli; memiliki benang pengaman, nomor seri maupun  tanda gambar air.   Hanya saja ketika diraba kertasnya terasa lebih lembut , warna terlihat kusam, serta mudah luntur dan yang lebih meyakinkan kami adalah bahwa ketika di taruh dibawah sinar ultraviolet tidak ada bagian tertentu  yang bersinar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Uang palsu pecahan 50.000 ini tampaknya  adalah hasil cetakan yang sangat canggih, hanya jenis kertasnya terasa halus kalau diraba permukaannya. Pada uang asli akan terasa teksturnya bila diraba dan memiliki pengaman. &lt;br /&gt;Pengaman tersebut antara lain berupa benang pengaman, tanda air yang biasanya bergambar pahlawan nasional, cetak timbul yang bisa diraba serta beberapa bagian yang bersinar apabila dilihat dengan sinar ultraviolet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit perdebatan akhirnya saya bisa meyakinkan teman itu untuk  tidak bermain-main dengan uang palsu tersebut. &lt;br /&gt;Menurutku, melacak asal-usul  uang tersebut sungguh pekerjaan yang  sulit mengingat  telah banyak orang yang dijumpainya dan bertransaksi sejak pagi tadi. Sedangkan saranku untuk   melaporkan ke Polisi atau ke BI sama sekali hanya membuatnya tertawa dengan sinis terhadapku. &lt;br /&gt;Baginya, hal itu adalah pekerjaan yang menyita waktu dan merepotkan. Sementara Kalau diedarkan kembali malah berisiko lebih berat (dan juga DOSA: gituloh...).&lt;br /&gt;Akhirnya ia memilih membakar saja uang tersebut dan merelakan kerugian Rp. 50.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Buang sialku-lah itu, hari ini", katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupikir itu adalah keputusannya yang tak boleh kukomentari lagi.&lt;br /&gt;Sebaiknya  teman –teman waspada terhadap peredaran uang palsu saat ini, agar kejadian ini tidak menimpa anda dan juga  orang lain .[*]&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=AJJAAnFNldE%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=m66IBJZWONs%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=C3D9FF&amp;border=C3D9FF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;    &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1363474178695637025?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1363474178695637025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/uang-palsuwaspadalah.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1363474178695637025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1363474178695637025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/uang-palsuwaspadalah.html' title='Uang Palsu..Waspadalah !!'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmqUlUkeo_I/AAAAAAAAAGI/HzCDknLEP7c/s72-c/upal.png' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2876349934450120858</id><published>2009-07-23T20:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:33:13.097-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINK'/><title type='text'>Wisata Alam Danau Toba: TAMAN WISATA IMAN DIPADATI OLEH PENGUNJUNG DI MASA LIBURAN</title><content type='html'>Ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera Utara maupun di luar Sumut seperti Aceh dan Pekanbaru Riau datang ke lokasi wisata Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo Kabupaten Dairi selama liburan sepanjang dua pekan yang berakhir Minggu (12/7). Puncak kepadatan pengunjung terjadi akhir pekan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://danautobaindah.blogspot.com/2009/07/horas-mejuah-juah-njuah-juah-yaahowu.html"&gt;Wisata Alam Danau Toba: TAMAN WISATA IMAN DIPADATI OLEH PENGUNJUNG DI MASA LIBURAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2876349934450120858?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2876349934450120858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/wisata-alam-danau-toba-taman-wisata.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2876349934450120858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2876349934450120858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/wisata-alam-danau-toba-taman-wisata.html' title='Wisata Alam Danau Toba: TAMAN WISATA IMAN DIPADATI OLEH PENGUNJUNG DI MASA LIBURAN'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4622765136601910264</id><published>2009-07-19T21:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:21:44.268-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESEHATAN'/><title type='text'>Self Medicine Penyakit Maag</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmPymLX0gMI/AAAAAAAAAFw/T3UpZ6d6OJc/s1600-h/maag.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmPymLX0gMI/AAAAAAAAAFw/T3UpZ6d6OJc/s320/maag.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360394719202672834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi jam 4-an perutku terasa sangat sakit. Enggak Tau kenapa menyiksa banget. Ini sudah ketiga kalinya seminggu terakhir. Udah serangannya pagi hari pula, mau bagaimana mencari dokter atau klinik ?. Aku berpikir untuk  Self Medicine saja dengan meminum segelas air putih yang hangat dan mengisi perut dengan makan sedikit nasi putih. Setelah itu aku googling mencari tahu kira-kira apa yang terjadi dengan diriku. Setelah setengah jam perlahan-lahan aku merasa baikan. Aku menemukan artikel ini. Aku simpulkan sementara kalau aku terkena sakit Maag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatanku kepada pengarang aku posting ulang artikel ini;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi Penyakit Maag Tanpa Mengobati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang sudah kenal dengan penyakit maag. Sehingga terkadang juga bisa mengantisipasinya bila terserang gejala penyakit ini. Dalam istilah kedokteran, penyakit maag disebut gastritis atau peradangan lambung. Untuk gejala yang lebih ringan sering disebut dengan dyspepsia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Lambung yang Terkena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gastritis terjadi pada organ lambung. Organ ini terletak di sebelah kiri rongga dada dengan posisi miring ke bawah, menjorok ke kanan mendekati ulu hati. Kadang-kadang orang yang terkena sakit ini akan menunjuk atau memegang perut sebelah kiri atau ulu hati, tepat dibawah tulang dada.&lt;br /&gt;Di lokasi lambung inilah proses pencernaan makanan terjadi. Untuk selanjutnya diteruskan ke usus di bawahnya. Dalam proses pencernaan tersebut dikeluarkan beberapa cairan asam lambung untuk membantu proses penghancuran makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam Lambung Berlebihan&lt;br /&gt;Terjadinya gastritis atau peradangan lambung, pada awalnya karena asam lambung yang berlebihan. Asam lambung yang semula membantu lambung malah merugikan lambung. Asam lambung akan merusak dinding lambung itu sendiri, karena sifat asam yang korosif (mengikis). Faktor yang memicu produksi asam lambung berlebihan, diantaranya beberapa zat kimia, seperti alcohol, umumnya obat penahan nyeri, asam cuka. Juga beberapa makanan dan minuman yang bersifat asam,, makanan dengan bumbu yang bersifat asam dan sebagainya. Makanan yang pedas serta bumbu yang merangsang, semisal jahe, merica, juga akan memicu produksi asam lambung.&lt;br /&gt;Faktor psikis atau kejiwaan seseorang bisa pula meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu penyakit maag juga bisa disebabkan insfeksi bakteri tertentu, misalnya helicobacter pylori yang merupakan bakteri normal dalam lambung, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi abnormal. Yang akhirnya merangsang asam lambung. Gastritis juga bisa disebabkan alergi terhadap makanan tertentu, misalnya ikan, coklat dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan dan Gejala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, seseorang yang terserang penyakit ini mengabaikannya saja, yaitu rasa perih dan kembung di ulu hati. Kemudian berlanjut dengan mual dan disertai muntah. Pada saat ini, penderita baru menyadari sakitnya. Keadaan ini berlanjut dengan berkurangnya nafsu makan. Bila hal ini terus dibiarkan, akan berakibat semakin parah dan akhirnya asam lambung akan membuat luka-luka (ulkus) yang dikenal dengan tukak lambung. Muntah pun bisa disertai darah. Keadaaan gastritis akut (mendadak) juga bisa terjadi pada anak-anak yang menelan zat-zat kimia korosif, misalnya asam dan basa kuat. Pada umumnya zat ini terdapat pada cairan kebersihan rumahtangga maupun pestisida. Kerusakan akibat zat ini tidak hanya di lambung, tetapi juga di bibir, rongga mulut dan tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Solusinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila penyakit maag ini sudah disadari oleh penderitanya, sebenarnya sangat mudah mengatasinya. Artinya, tidak dibiarkan berlanjut terus sehingga menjadi tukak lambung. Prinsip penanganannya adalah diet atau pengaturan makan. Jangan biarkan perut lama dalam keadaan kosong. Keadaan kosong ini dapat mengakibatkan asam lambung yang sudah diproduksi tidak mempunyai bahan untuk dicerna tau digilas, dan pada akhirnya dinding lambung sendiri yang menjadi sasarannya.&lt;br /&gt;Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman pedas dan asam. Hindari makanan berlemak, karena lemak memang sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, tektur makanan sebaiknya lembut (lunak).&lt;br /&gt;Sering-seringlah minum air putih, karena bisa mengurangi sifat asam dari makanan atau minuman tersebut. Kurangi mengkonsumsi minuman teh, kopi atau soft drink. Porsi makanan sebaiknya tidak terlalu banyak, tetapisedikit dengan frekuensi sering.&lt;br /&gt;Bila harus mengkonsumsi obat-obatan penahan nyeri (analgetik), maka sebaiknya diminum setelah makan dan tidak dalam keadaan kosong.&lt;br /&gt;Bila disiplin dalam mengatur makanan ini, Insya Allah penyakit maag bisa membaik tanpa diobati. Seandainya perut masih melilit dan mual terus menerus, maka obat-obatan untul menetralkan asam lambung sangat membantu meringankan penderitaan. Misalnya, obat-obatan antasida. Bila dengan obat ini belum bisa teratasi, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Kadang kala diperlukan obat penenang untuk mengobatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspada Bagi Wanita Hamil Muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita saat hamil muda yang sebelumnya mempunyai riwayat penyakit maag, sangat beresiko kambuh, apalagi saat mengidam.&lt;br /&gt;Saat mengidam, terkadang ibu hamil muda tidak berselera makan, mual dan muntah (emesis gravidarium) akibat pengaruh hormone chorionic gonadotropin. Karena perut sering dalam keadaan kosong, maka sakit tidak bisa dihindari. Begitupun sebaliknya, penyakit maag yang diderita sebelumnya bisa memperburuk masa mengidam wanita hamil, yaitu mual muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum). Oleh karena itu, hindari lebih dahulu makanan yang merangsang lambung. Selain itu, tablet penambah darah sementara jangan dikonsumsi dulu, mengingat obat ini juga mengiritasi lambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudahmenghindari penyakit maag. Yaitu tidak makan dan minum yang pedas maupun asam secara berlebihan, pola makanseimbang (tidak berlebihan lemaknya), dan teratur. Hindari berlebihan minum kopi, the, soft drink. Lebih aman dengan sering minum air putih.&lt;br /&gt;Namun demikian, seorang bisa terserang penyakit maag karena pengaruh ras, keturunan dan kebiasaan makannya. Mungkin saja orang dengan ras tertentu sudah terbiasa dengan makanan yang merangsang, tetapi tidak ada keluhan lambung, misalnya suku Minang.&lt;br /&gt;Bagi yang sudah menderita penyakit maag berat, jika harus memakan makanan yang dikelola secara missal (bersama) -misalnya dalam asrama, instansi hendaklah memperhatikan syarat makanan, seperti harus mudah dicerna, porsi makanan sedikit-sedikit tetapi sering, tidak merangsang lambung (missal pedas, asam, tektur keras), dapat mengeluarkan cairan lambung dan dapat menetralkan kelebihan asam lambung.&lt;br /&gt;Satu hal yang juga perlu diperhatikan, bahwa ketenangan jiwa seseorang bisa mengurangi resiko sakit maag. Jadi, hadapilah kegiatan sehari-hari dengan tenang dan berserah diri kepada Tuhan. Dan pasti, tidak hanya penyakit maag, penyakit lain pun bisa terhindar dari tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber : Majalah Assunnah Edisi 06/tahun X/1427H/2006M, hal 13-14.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4622765136601910264?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4622765136601910264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/solusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4622765136601910264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4622765136601910264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/solusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati.html' title='Self Medicine Penyakit Maag'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SmPymLX0gMI/AAAAAAAAAFw/T3UpZ6d6OJc/s72-c/maag.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4808657096911514507</id><published>2009-07-17T03:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:27:08.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>Menduga Pesan Pelaku BOM Mega Kuningan</title><content type='html'>... "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membeberkan salah satu temuan intelijen yang diterjemahkannya sebagai ancaman kepada dirinya. Temuan tersebut berupa beberapa lembar foto yang menggambarkan dua orang bertutup kepala hitam, tengah melakukan latihan menembak dengan menggunakan gambar Presiden sebagai target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto tersebut dipamerkan Presiden dalam konferensi pers di kantornya di kompleks Istana Jakarta, Jumat (17/7) siang, terkait dengan ledakan yang terjadi di kawasan Mega Kuningan pagi tadi&lt;/span&gt;"...dst. dikutip dari KOMPAS.COM JUMAT, 17 JULI 2009 |14:32 WIB&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, terlalu dini bagi seorang kepala negara untuk membeberkan hasil temuan intelijen seperti itu untuk kemudian mengeluarkan statemen. Apalagi mengaitkannya dengan Pilpres yang telah berlalu. Hal ini merupakan sebuah keblunderan politik yang tentunya akan mengundang reaksi dari pihak yang merasa dirugikan dengan statemen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah masih banyak teori dan kemungkinan motif dibalik aksi yang tentunya sudah direncanakan secara terorganisir dan butuh waktu berbulan-bulan. Misalnya motif perang ekonomi antar negara sesama jiran dalam merebut kepercayaan dunia dalam bisnis pariwisata. Motif agama misalnya, ataupun motif separatis. Dan kalau kita mencoba menduga pesan yang mau disampaikan oleh pelaku mengapa harus mengambil momen pasca pemilu dan disaat hingar-bingar kunjungan salah satu klub sepakbola tersohor di dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti kita boleh saja menduga bermacam-macam. Tetapi tidak perlu membeberkannya secara dini. Untuk kebaikan bersama.[*]&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4808657096911514507?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4808657096911514507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/menduga-pesan-pelaku-bom-mega-kuningan.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4808657096911514507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4808657096911514507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/menduga-pesan-pelaku-bom-mega-kuningan.html' title='Menduga Pesan Pelaku BOM Mega Kuningan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5177646901131249762</id><published>2009-07-15T21:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:30:52.024-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Sifat ke-AKU-an dalam masyarakat kita</title><content type='html'>Senin pagi aku berangkat kota kelahiranku di Sidikalang untuk menghadiri undangan pernikahan seorang teman lama. Sore harinya  aku pulang kembali  ke kota Medan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perjalanan yang menempuh waktu  4 jam tersebut sengaja aku memilih menumpang angkutan CV. PAS Transport setelah pada perjalanan paginya menumpangi PO. DATRA. Aku berpikir angkutan PAS yang kata orang dengan armadanya lebih baru memberikan pelayanan dan kenyamanan lebih. Tetapi dalam perjalan pulang itu aku melihat bahwa semua angkutan antar kota  L-300 Medan-Sidikalang itu sama saja.&lt;span class="fullpost"&gt; Pengemudi selalu mengebut dan menyetir dengan semaunya seolah tidak peduli dengan keadaan jalan terutama di sepanjang Lae-Pondom (perbatasan DAIRI-KARO) yang berlobang-lobang membuat pinggang serasa mau patah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berfikir apabila semua supir begini maka umur kenderaan baru tersebut tidak akan panjang sehingga hanya menjadi beban kepada pemilik/toke. Sepanjang perjalanan beberapa kali serasa jantung hampir copot oleh karena kenderaan yang kami tumpangi nyaris tabrakan  ”laga Kambing” dengan kenderaan lain. Salah satu kebiasaan buruk supir trayek  Medan-Sidikalang adalah  hobbi membunyikan klakson, baik ketika berpapasan dengan  teman ataupun ketika bermaksud menyalip kenderaan lain. Sang supir selalu berupaya melampaui kenderaan lain dengan membunyikan klakson, seolah hanya dia sendiri yang berada dalam angkutan itu dan hanya dia sendiri yang perlu didahulukan. Kebiasaan lain adalah membunyikan musik dengan subwoofer dan suara bass yang mendengung  mengeluarkan suara keras memekakkan telinga. Bisakah anda membayangankan bagaimana rasanya di ruangan bising dengan musik yang tidak anda sukai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya pengemudi, beberapa penumpang juga kerap berbuat semaunya. Selama perjalanan aroma durian dan kotoran ayam bercampur dalam kenderaan tersebut. Setelah aku ingat-ingat ternyata benar sebelum berangkat ada sepasang orangtua yang menenteng 2 buah durian. Tetapi soal ayam aku tidak mengira telah ada penumpang lain yang  menyusupkan ke bagasi sebelum semua penumpang naik ke dalam kenderaan. Apabila  tahu sebelumnya,  maka aku akan memilih untuk  tidak menaiki kenderan tersebut.  Pada kesempatan lain beberapa penumpang menghisap dan mengepulkan  rokoknya.  Jadi kini sudah bercampur 3 aroma yang menyengat dalam ruangan itu. Aku mengira aku sudah fly dan pingsan beberapa kali ketika tersadar dari kantuk aku. Tetapi kemudian aku memutuskan untuk menutup mata kembali karena ulah sepasang muda-mudi yang duduk disamping aku. Berpelukan, ketawa-ketiwi, colek mencolek, bahkan pada satu lirikan, pernah mata aku menangkap mereka sedang ”kissing” dengan ganasnya. Makjang.. tidak bisakah mereka menunda yang begituan di tempat lain? atau aku yang bersalah sudah membuka mataku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 22.15 kenderaan yang kutumpangi memasuki perbatasan kota Medan hatiku bersorak gembira. Aku masih hidup ! &lt;br /&gt;Setelah melihat ada angkutan kota aku langsung bilang, ” Minggir, bang Supir”. &lt;br /&gt;Aku turun dan berjalan kaki sejauh 500 meter, bukannya “sok jago” tetapi ini adalah upayaku   untuk melatih engsel kaki dan merelaksasi ”pantat” yang sudah kebas dipaksa duduk 4 jam lamanya. Disebuah warung nasi aku makan malam dan beristirahat menikmati ke-aku-an dan kebebasanku.  Pukul  23.00 aku menyetop angkot dan pulang ke rumah menemui keluargaku  tercinta. [*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5177646901131249762?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5177646901131249762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/sifat-ke-aku-dalam-masyarakat-kita.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5177646901131249762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5177646901131249762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/sifat-ke-aku-dalam-masyarakat-kita.html' title='Sifat ke-AKU-an dalam masyarakat kita'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4288161593105586040</id><published>2009-07-14T21:56:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:32:24.200-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Award'/><title type='text'>Musim Award ber-Backlink</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sl1qNlPvHFI/AAAAAAAAAFo/r8sUmgwy_Hk/s1600-h/award1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 157px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sl1qNlPvHFI/AAAAAAAAAFo/r8sUmgwy_Hk/s320/award1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358555913209715794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Ketika di kota Medan sekarang sedang "Musim Duren", maka di dunia Blogger pun berlangsung "Musim Award".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ini adalah award unik yang kuterima dari mbak &lt;a href="http://evyliahardy.blogspot.com/"&gt;Evylia Hardy&lt;/a&gt;, salah seorang teman blogger yang menjalin pertemanan akrab denganku. Karena ini adalah award ber-backlink, sesuai persyaratan, aku akan membagikannya lagi kepada 10 orang teman. Mereka adalah: &lt;a href="http://rismahutabarat.blogspot.com/"&gt;Risma&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://yannti-basuki.blogspot.com/"&gt;Yannti&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://matarakyat.blogspot.com"&gt;Mata Rakyat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://cangkirkayu.blogspot.com/"&gt;Cangkir Kayu&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.hanyainfo.blogspot.com/"&gt;Gusti Samosir&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://celetukansegar.blogspot.com/"&gt;Celetukan Segar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://queeniewriteablog.blogspot.com/"&gt;Henny&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.renungansenjahari.blogspot.com/"&gt;Renungan Senja&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://yunabluewings.blogspot.com/"&gt;Yuna Bluewings&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.agusfauzy.com/"&gt;Sahabat Pena&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://suarapetualang.blogspot.com/"&gt;Suara Petualang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengambil award ini, ada persyaratannya. Berikut adalah copas tulisan mbak Eha dari blognya.&lt;br /&gt;“Bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Dan selanjutnya si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu :&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.facebook.com/"&gt;Facebook&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.google.co.id/"&gt;Google&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.robbyhakim.com/"&gt;Robby Hakim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://www.aearc.com/"&gt;AeArc&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://surya-tips.blogspot.com/"&gt;Surya-tips&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://antz24.blogspot.com/"&gt;Antaresa Mayuda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://bukufanda.blogspot.com/"&gt;Baca Buku Fanda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://www.renijudhanto.com/"&gt;Reni Judhanto&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://evyliahardy.blogspot.com/"&gt;Evylia Hardy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://simahir.blogspot.com/"&gt;Simahir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aturannya begini (maaf aku copy paste aja ya, soalnya panjang banget sih) : sebelum kamu meletakkan link di atas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah&lt;br /&gt;Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1&lt;br /&gt;Posisi 9, jml backlink = 5&lt;br /&gt;Posisi 8, jml backlink = 25&lt;br /&gt;Posisi 7, jml backlink = 125&lt;br /&gt;Posisi 6, jml backlink = 625&lt;br /&gt;Posisi 5, jml backlink = 3,125&lt;br /&gt;Posisi 4, jml backlink = 15,625&lt;br /&gt;Posisi 3, jml backlink = 78,125&lt;br /&gt;Posisi 2, jml backlink = 390,625&lt;br /&gt;Posisi 1, jml backlink = 1,953,125&lt;br /&gt;Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.&lt;br /&gt;Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian copas dari tulisan mbak Eha. Selamat mengambil award-nya, teman-teman. Tak lupa sekali lagi terimakasih buat mbak Eha yang sudah memberikan award ini kepadaku. Sampai jumpa di tulisan berikutnya yang masih tentang award ber-backlink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4288161593105586040?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4288161593105586040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/musim-award-ber-backlink.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4288161593105586040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4288161593105586040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/musim-award-ber-backlink.html' title='Musim Award ber-Backlink'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sl1qNlPvHFI/AAAAAAAAAFo/r8sUmgwy_Hk/s72-c/award1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-957015590700799646</id><published>2009-07-13T20:03:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:35:06.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINK'/><title type='text'>Danau Toba | Blog perempuan rumahan</title><content type='html'>"...Sebenarnya kemunduran ini sudah terlihat dari sangat menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegera ke Danau Toba.&lt;br /&gt;Dulu, para bule itu sering sekali terlihat berkeliaran baik di PArapat ataupun di Pulau Samosir di tengah Danau Toba. Sementara sekarang, bisa dilihat kalau 'hanya' wisatawan lokal yang berasal dari daerah-daerah sekitarnya saja yang datang berkunjung.."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rismahutabarat.blogspot.com/2009/04/danau-toba.html#comment-form"&gt;Danau Toba | Blog perempuan rumahan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-957015590700799646?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/957015590700799646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/danau-toba-blog-perempuan-rumahan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/957015590700799646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/957015590700799646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/danau-toba-blog-perempuan-rumahan.html' title='Danau Toba | Blog perempuan rumahan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-307063828882559841</id><published>2009-07-10T13:38:00.001-07:00</published><updated>2009-07-24T20:36:01.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>Terjaga di 02:30</title><content type='html'>Barusan aku terjaga dari tidurku, saat terasa tubuhku terdesak oleh perubahan posisi tidur putriku yang baru berumur 8 bulan. Duh, lasaknya putriku ini, sepertinya tempat tidur kami harus seluas lapangan bola supaya ia bebas berguling sana-sini. Kubetulkan posisi tidurnya. Lalu membaringkan diriku mencoba meraih mimpi yang tadi ter-interupsi. Kucoba pejamkan mata tapi tak bisa tertidur lagi. Mau membaca buku badan malas bangkit. Jam berapakah sekarang ini ?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buset!?&lt;br /&gt;02:30 AM, posisi waktu yang terlihat ketika kuraih HPku.&lt;br /&gt;Waduh..lama lagi terang. Lantas aku mau ngapain di ranjang ini? Aku login akun facebook dan melihat-lihat postingan status mereka yang masih on-line. Tak ada yang menarik untuk dikomen. Mau ubah status:&lt;br /&gt;''Apa yang Anda Pikirkan?''.-apa yang kupikirkan?. AHH..untuk apa digembar-gemborkan apa yang kupikirkan saat ini? Siapa yang mau peduli dengan apa yang kupikirkan subuh-subuh begini?. Maka tak jadilah ku&lt;br /&gt;ubah status. Aku Log-out. Beralih ke blog-ku pingin tau perkembangan pengunjung di shoutmix. Kutuliskan postingan ini. Beginilah hasilnya ketikan pake jempol dengan screen seukuran pasfoto 4x6 cm. Menghindari  bahasa SMS, tetap berusaha mengetik kata dan bahasa yang baku. Aduh.. lemotnya. Whaauup..ya ngantuklah aku. Jam 03:29 AM sekarang ketika aku terbitkan entri ini.[*]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-307063828882559841?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/307063828882559841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/0230-am.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/307063828882559841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/307063828882559841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/0230-am.html' title='Terjaga di 02:30'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1197778596156407380</id><published>2009-07-08T20:29:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:37:14.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>Lagu Buat Amang: SBY</title><content type='html'>Pemilihan Presiden baru saja usai&lt;br /&gt;Dalam hitungan Jam Quick Count sudah hampir dapat dipastikan pemenangnya.&lt;br /&gt;Pak SBY-Budiono adalah pemenangnya. Meski Keputusan resmi adalah dari KPU yang dijadwalkan tanggal 18 Juli 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah realitas pilihan rakyat Indonesia, mari kita hargai dan junjung tinggi.&lt;br /&gt;Meskipun disana sini banyak kekurangan. Ada yang kalah dan menang.&lt;br /&gt;Saya sendiri kecewa karena presiden pilihan saya KALAH. Tetapi kupikir ini saatnya untuk tidak lagi banyak komentar. Apalagi mencari kambing hitam. Sebagai orang yang kalah harus satria dengan nrimo.&lt;br /&gt;aku hanya ingin mengirim syair lagu ini kepada Presiden terpilih;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Manusia Setengah Dewa &lt;br /&gt;By Iwan Fals.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai presiden kami yang baru&lt;br /&gt;Kamu harus dengar suara ini&lt;br /&gt;Suara yang keluar dari dalam goa&lt;br /&gt;Goa yang penuh lumut kebosanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau hidup adalah permainan&lt;br /&gt;Walau hidup adalah hiburan&lt;br /&gt;Tetapi kami tak mau dipermainkan&lt;br /&gt;Dan kami juga bukan hiburan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunkan harga secepatnya&lt;br /&gt;Berikan kami pekerjaan&lt;br /&gt;Pasti kuangkat engkau&lt;br /&gt;Menjadi manusia setengah dewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah moral masalah akhlak&lt;br /&gt;Biar kami cari sendiri&lt;br /&gt;Urus saja moralmu urus saja akhlakmu&lt;br /&gt;Peraturan yang sehat yang kami mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegakkan hukum setegak tegaknya&lt;br /&gt;Adil dan tegas tak pandang bulu&lt;br /&gt;Pasti kuangkat engkau&lt;br /&gt;Menjadi manusia setengah dewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah moral masalah akhlak&lt;br /&gt;Biar kami cari sendiri&lt;br /&gt;Urus saja moralmu urus saja akhlakmu&lt;br /&gt;Peraturan yang sehat yang kami mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunkan harga secepatnya&lt;br /&gt;Berikan kami pekerjaan&lt;br /&gt;Tegakkan hukum setegak tegaknya&lt;br /&gt;Adil dan tegas tak pandang bulu&lt;br /&gt;Pasti kuangkat engkau&lt;br /&gt;Menjadi manusia setengah dewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai presiden kami yang baru&lt;br /&gt;Kamu harus dengar suara ini.&lt;br /&gt;[*]&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dituliskan ulang sebagai kontribusi ke; http://simahir.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1197778596156407380?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1197778596156407380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/lagu-buat-amang-sby.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1197778596156407380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1197778596156407380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/07/lagu-buat-amang-sby.html' title='Lagu Buat Amang: SBY'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1402313668318884404</id><published>2009-06-28T20:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:39:04.200-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPAKBOLA'/><title type='text'>Kado Pensiun untuk Wasit Purwanto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Skg-Ke7RQFI/AAAAAAAAAFg/y7mmvvLIGDM/s1600-h/PurwantoDuit.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Skg-Ke7RQFI/AAAAAAAAAFg/y7mmvvLIGDM/s320/PurwantoDuit.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352596506951106642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya Pertandingan Final Copa 2009 antara Persipura VS Sriwijaya FC tadi malam adalah tontonan yang sangat menghibur.&lt;br /&gt;Awalnya Aku sangat menikmatinya, kedua team saling menyerang secara jantan. Meskipun aku tidak menjadi pendukung salah satu Team,  akhirnya Aku harus kecewa dengan tontonan ini, karena ujung-ujungnya berubah WO dari Persipura. Pertandingan Final Sepakbola yang berubah menjadi "Lawakan". &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang Persipura agak kekanak-kanakan. tetapi aku pribadi memahami Protes mereka. Menurutku semua hanya karena kepemimpinan Wasit. Ya aku jadi teringat kejadian di Final Liga Indonesia tahun 2008 lalu antara PSMS dan Sriwijaya FC. Lagi-lagi wasit ini yang bikin keputusan kontroversial.&lt;br /&gt;Siapa sebenarnya Pak Purwanto ini? &lt;br /&gt;Aku Googling saja tentang dia dan kukumpulkan semua komentar tentang pertandingan di Goal.com. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru tahu bahwa Pak Purwanto ini sudah mau Pensiun, dan Final Copa Djisamsoe 2009 ini adalah venue terakhir baginya. &lt;br /&gt;Aku menjadi terharu. Oh pak Purwanto. Aku hanya bisa menitipkan catatan komentar-komentar ini sebagai Kado untuk Pensiunmu.Ingatlah ini Pak wasit:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........Persipura Mogok Main, Sriwijaya Juara&lt;br /&gt;Pemain Persipura Jayapura memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti....&lt;br /&gt;28 Jun 2009 21:46:25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar-komentar:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;whizzed bogor&lt;br /&gt;22:10 28 Jun 2009&lt;br /&gt;bravo persipura..!! kalian juara sejati..!! final ini sudah diatur dari sejak undian babak 16 besar..!! persipura di grup atas, bersama psms/persija/deltras..!! sedangkan sriwijaya di grup bawah, bersama persibo/persijap/persitara..!! finalnya aja bkn di tempat netral.. ditambah beto yg kena akumulasi kartu di semifinal.. ditambah wasit purwanto yg selalu "memberi" kemenangan buat sriwijaya.. tahun lalu, 3x psms lawan sriwijaya dipimpin purwanto.. 3x juga ada kejadian kontroversial..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda Arema&lt;br /&gt;22:14 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Selamat buat SFC, dan buat persipura sabar ya, walau bagaimanapun buat gw persipura masih terbaik. Bravo PERSIPURA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Onal Manado&lt;br /&gt;22:16 28 Jun 2009&lt;br /&gt;memang wasit indonesia ga nda yg beres jadi wajar aja kalo persipura g mau dirugikan 2kali.uda cukup jg main dit4 yg ga netral.pssi sadarlah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manuk hutahuruk medan&lt;br /&gt;22:18 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Purwanto memang wasit kacangan, lebih baik ditugaskan aja ke divisi satu atau divisi dua. biar dia tahu rasanya kena bogem, atau ditelanjangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;frey Jogja&lt;br /&gt;22:20 28 Jun 2009&lt;br /&gt;GAg ada yg pantas juara Copa. . simpan piala indonesia untuk musim depan. . yang ngangkat piala brt gag punya malu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duka bola INA jkt&lt;br /&gt;22:23 28 Jun 2009&lt;br /&gt;ironisssss...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kakak_tua bandung&lt;br /&gt;22:25 28 Jun 2009&lt;br /&gt;ENDONESA...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bola Mania&lt;br /&gt;22:25 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Sangat disayangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagus Indonesia&lt;br /&gt;22:27 28 Jun 2009&lt;br /&gt;lagi2 karena wasit.. kapan Indonesia bisa maju.. wasitnya kga nonton pertandingan Mesir vs Brasil kali ya..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;edy salatiga&lt;br /&gt;22:30 28 Jun 2009&lt;br /&gt;gimana sepakbola indonesia bisa maju kalo liga lokal aja kyk gt maennya...bukan cuma barca vs chelsea aja yg panas krn wasit...hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;slalu wasit Bdg&lt;br /&gt;22:38 28 Jun 2009&lt;br /&gt;gmn maw maju sepakbola indonesia klu wasitnya gni terus....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;valk antartica&lt;br /&gt;22:41 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Memalukan ! tidak professional ! Final Burukkkkk !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukoje Jakarta&lt;br /&gt;22:41 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Sy pndkung persija,tpi sy merasa kecewa keputusan wasit trlebih persipura n seharusx d tunda bkn lgsng menyatakan sriwijaya pemenangx...!! Setuju teman2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mansow Perth, Oz&lt;br /&gt;22:41 28 Jun 2009&lt;br /&gt;PERSIPURA Kau tetap di hatiku... walaupun sbenarnya pertandingan malam ini sangat menyedihkan dan mengecewakan semua publik cuma gara2 seorang Purwanto.. Walaupun kalian Kalah, itu karna dicurangi wasit.. wasit seperti itu tidak sangat Layak memimpin Pertandingan sekelas ini... So jangan Kecewa, tetap maju terus, kami akan selalu mendukungmu.. BRAVO PERSIPURA - BRAVO PAPUA.. GOD BLESS YOU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rolan korea&lt;br /&gt;22:46 28 Jun 2009&lt;br /&gt;udah gw perkirakan, pasti akan terjadi seperti ini, harusnya pssi bersikap adil...masa final di adakan di kandang salah satu tim peserta, harusnya tempat netral dong... dasar pssi cuma mikirin duit aja, dengan pertimbangan tiket habis terjual...mundur nurdin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijo Lumut Jakarta&lt;br /&gt;22:46 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Sukses untuk segala konspirasi politik uang sepak bola mulai PSSI dan tim yang ingin menang (Sriwijaya)mulai dari tempat pertandingan sampai kepada wasit Purwanto yang langganan membela SFC sejak dari dulu....kapan Indonesia bisa maju kalo uang uang yang berbicara agar SFC ikut ke AFC Liga Champion tahun depan............. Sukses Persipura engkaulah juara sejatinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah papua Jayapura&lt;br /&gt;22:48 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Saya memang setuju dgn nilai2 keputusn dari BLI. Namun menurt sy n semua warga papua" sangat tdk setuju dgn keputsn wasit purwanto" yg tmpknya berat sebelah... Yang pasti sriwijaya tdk ada apa2nya di bnding dgn Persipura jayapura yang bermain dgn gaya sepakbola menyerang n indah... Beda dgn sriwijaya yg hanya bisa membayar wasit n tdk bermain dgn menjujunjung nilai fair play. Sukses selalu PERSIPURA God bless... PAPUA ku yg tercinta glory SAMBA ASIA''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaka Bdg&lt;br /&gt;23:00 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Gmn sepakbola indonesia mau maju kalo msh ad mafia2 sepak bola... Tiap taon ad aj aksi WO,gmn nie PSSI... Ato skenario Ny Lancar nie,persipura juara Liga,sriwijaya juara copa... Tobat lah,sblm d adzab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edy Netral Kal-Bar&lt;br /&gt;23:29 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Gw akuin ini murni kesalahan wsit prwanto.Tp prspra trllu brlbhn,klw gini namanya menghncrkn spak bla tnh air.Jgn mentingin diri sndri donx,mentang2 bnyk pemainnya yg d prluin timnas,llu brtngkh kyak gtu.Atau ini sbuah grkn saparatisme..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bassam jakarta&lt;br /&gt;23:24 28 Jun 2009&lt;br /&gt;klo gw pikir yg di lakuin persipura itu wajar.. perjuangan dia ke final emg berat,tapi pas di final wasit nya kaya gitu..wajar bgd klo dia marah.. gw yakin klo sriwijaya jadi persipura jga bkalan kaya gitu.. emg susah menerima wasit yg berat sebelah apalagi pertandingan krusial final pula...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jo yogyakarta&lt;br /&gt;23:14 28 Jun 2009&lt;br /&gt;bukan rahasia lagi persipura sengaja dijegal dari awal... 1. tempat final 2. wasit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mansow Perth&lt;br /&gt;23:33 28 Jun 2009&lt;br /&gt;PERSIPURA walaupun Kalian Kalah, Engkau tetap JUARA BagiKu... Kalo SEPAKBOLA INDO mo maju, Jangan ada wasit seperti PURWANTO.. ITU MUTLAK..!!!! BRAVO PERSIPURA - MAJU TRUSS.. BLESSED YOU&lt;br /&gt;Ady jkt&lt;br /&gt;23:57 28 Jun 2009&lt;br /&gt;ingat PERSIPURA tdk akan perna bisa dijajah oleh PSSI dan WASIT, sukses untuk PERSIPURA&lt;br /&gt;benny jkt&lt;br /&gt;23:55 28 Jun 2009&lt;br /&gt;PERSIPURA YESS.. WASIT APAAN tuhh... Ga BENER..!! Soalnya ini pertandingan terakhir buat si Purwanto, seklian aj makan uang sogok, pensiun jd KAYA... GA BERESS..!!! KORUPSI SEMUA TUHHH...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;capto bandung&lt;br /&gt;23:52 28 Jun 2009&lt;br /&gt;kecewa dengan kepemimpinan Purwanto, tapi lebih kecewa lagi karna Persipura walk out...&lt;br /&gt;mang_Juhai SFC mania!!&lt;br /&gt;0:01 29 Jun 2009&lt;br /&gt;memang itu klw di teliti kesalahan wasit,.. tapi kenapa yg mencuat malah.. kontroversi kandang dan yg lain"ny lah.. knapa ngg sejak awal persipura ngg protes ttg penujukan Stadion??? lagian pertandingan masih bisa di lanjutin.. dan beda skor ngg terlalu jauh.. jadi knapa harus konyol Ampe W.O gtu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daniell Jogja&lt;br /&gt;0:06 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Wah trnyata skenarionya brjalan mulus, sriwijaya bs juara copa... semuanya sdh di atur dri awal.. wasit pun purwanto krn mmg skenarionya bgtu, purwanto kan dah mau pensiun tuh, jd kan bs dpt uang segar dr gubernur sumatra selatan, itung2 kan uang pensiun jg... kalau pun nnti mndapat sanksi kan sdh tdk ada mslh lg krn dia mau dihukum bgmn coba, kan dah pensiun... hancurkan sepakbola indonesia!! Papua maju truss...km bs... ini awal dri pada alasan kita tuk M....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IF indonesia&lt;br /&gt;0:35 29 Jun 2009&lt;br /&gt;dari awal memang persipura mau dijegal.. biar sfc yg juara.. masak final di tempat gak netral.. wasit jg seperti itu. masak corner kick, bola masi menguntungkan persipura pertandingan babak 1 lgsug diselesaiin... ckckck..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTINURDIN INDONESIA&lt;br /&gt;0:33 29 Jun 2009&lt;br /&gt;ini bukan laga puncak copa indonesia... tp ini puncak kebobrokan PSSI...trutama untuk si NURDIN (bkn Alex Nurdin), di mana taruh muka lo?????? ga malu apa pake ngelobi wasit sgala???? malu donk maluuuuuuuuuu.....&lt;br /&gt;noge palembang&lt;br /&gt;1:00 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Persipura kalah dengan kepala terangkat Sriwijaya menang-gung kemenangan secara unfair PSSI mungkin kalian perlu berendam di danau sentani ato sungai musi spy otak terbuka.. pilih wasit aja ga becus Purwanto: mati aja lu Apa kata dunia? Sepakbola Indonesia tercemar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warobay bandung&lt;br /&gt;0:42 29 Jun 2009&lt;br /&gt;gw yakin Persipura akan kena sanksi, kasih pelajaran dahh bagaimanapun ga boleh seenakknya walk out, knp ga minta wasit nya d ganti aja???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lerry Jkt&lt;br /&gt;1:00 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Purwanto skarang menjadi orang yg paling di benci di Papua.. ats tindakan ketidakadilan yg telah Ia lakukan....... Dia tdk akn dilupakan oleh mereka...&lt;br /&gt;gomez Jeddah&lt;br /&gt;1:00 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Gw prihatin dengan official Persipura...Seharusnya apapun terjadi mereka seharusnya berdiri di lapangan ampe peluit tanda akhir pertangdingan...Mana tau tadi mungkin malah bisa menang.....Maybe utk sementara di Final kita membutuhkan wasit asing utk memimpin laga agar semua pihak menerima segala2nya....Wasit Indonesia nilai rapor-nya sangat merah...Masa memukul lawan kartu kuning...Ga tegas !!!&lt;br /&gt;Dede Malang&lt;br /&gt;1:31 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Nyata, jelas gak fair. Kemenangan sfc , menang membuat jadi bodoh, akhir di afc akan dibantai telak oleh sesama tim asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;punisher everywhere&lt;br /&gt;1:34 29 Jun 2009&lt;br /&gt;mmg laga yg berat dan sarat emosi. official persipura salah krn melarang pemainnya bertanding kembali. mestinya dilanjutkan saja walaupun merasa dirugikan. kalaupun nanti ttp kalah maka akan kalah dengan sangat terhormat dan wasit akan purwanto akan mengakhiri karier dengan rasa malu. dan kalau persipura malah menang, mereka akan dikenang sebagai tim indonesia yg bermental baja dan akan pulang dengan kehormatan dan dikenang abadi. sayang sekali kesempatan itu disia-siakan oleh mereka..&lt;br /&gt;Ngeri Seberang&lt;br /&gt;1:34 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Wahai engkau semua suporter sepakbola Indonesia, stop saling menyalahkan. Setiap tim tentu ingin menang, kekalahan memang menyakitkan tetapi ingat wasit adalah pengadil dilapangan, itu mutlak kalau ingin sepakbola di negeri ini mau maju. Sy lihat sriwijaya FC sportif, begitupun persipura sayang walk out. Wasit, manusia sama seperti kita. Jadi kenapa harus saling menyalahkan&lt;br /&gt;RUDY.NR dpre.sti&lt;br /&gt;1:51 29 Jun 2009&lt;br /&gt;buat "jabkay" yth, apa memang wasit saja manusia? trus pemain bukan?, sejak dulu kala memang hampir semua kesalahan wasit selalu dibenarkan karena faktor "manusia"nya, trus smp kpn... apa tungguh smp jd monyet, justru krn sbg manusia seharusnya terus berbenah dari kesalahan2 masa lalu dan semakin baik..klu bgini trus kpn majunya... mimpi tinggal mimpi..brovo persipura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garuda Muda Indonesia INDONESIA TERCINTA&lt;br /&gt;1:40 29 Jun 2009&lt;br /&gt;pertama jangan salahin wasit atau pssi juga gan, andai klo mau protes atau mau mogok dari awal sebelum pertadingan,, klo kayak td mah kelihatan banget sebatas apa suportifitas dan fair play nya.. gara2 persipura mogok maen akibatnya : 1. kasihan para fans persipura udh dateng jauh-jauh dr jayapura ke palembang, biaya pesawatnya aja satu orang minimal 2,5juta kali.. blom yg lain2 kayak penginapan konsumsi dan masih banyak lagi,, klo di kalihin 300suporter blom termasuk pemain dan official total&lt;br /&gt;Tama Medan&lt;br /&gt;3:36 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Wasitnya Purwanto sih!!! Udah dari dulu orang pada tau kalo wasit yg satu ini ga bakalan pernah netral, selalu aja mihak tuan rumah. PSMS aja bakaln sial kalo diwasitin yg satu ini.&lt;br /&gt;evand sby&lt;br /&gt;4:08 29 Jun 2009&lt;br /&gt;BLI GK BECUS MEMILIH VENUE FINAL DI STADION JAKABARING YANG TENTU SAJA DIDOMINASI SUPORTER SFC, SAYA RASA PSSI INGIN DAPAT UNTUNG DENGAN MEMENUHKAN STADION!!! PURWANTO JUGA SANGAT MENGECEWAKAN, TAKUT DIKROYOK MASSA DIA! WASIT INDONESIA TIDAK BERKUALITAS!!! TIDAK BERKUALITAS!!! HANCUR SUDAH SEPAKBOLA INDONESIA!!!&lt;br /&gt;Orang Bandung&lt;br /&gt;4:17 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Wasit!!!!&lt;br /&gt;gila bola kaltim&lt;br /&gt;4:36 29 Jun 2009&lt;br /&gt;HANCUR SEPAK BOLA INDONESIA KARNA WASIT SAJA.&lt;br /&gt;donny bandung&lt;br /&gt;5:06 29 Jun 2009&lt;br /&gt;diliat dari sudut manapun seharusnya itu penalti,persipura seharusnya mendapat penalty.itu sangat jelas2 sekali..kalaupun bermain di tempat netral gak akan kaya gini jadinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al jogja&lt;br /&gt;5:21 29 Jun 2009&lt;br /&gt;yah..itulah sepakbola kita..mudah2an tdk tjd lagi hal spt ni..saya sbg pnntn kecewa..pdhl ini final ideal,knp purwanto jd wasit??kan setiap pertandingan yg dipimpinnya brmslh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;in do&lt;br /&gt;5:31 29 Jun 2009&lt;br /&gt;namanya juga looser,, trus aja nyalahin wasit, pssi, Bli, tempat gak netral... woy waktu masih banyak bos gak usah walk out.. badan doang yg gede mental lo payah LOOSER.. baru di tinggal 1gol aja udah ngambek...NAMANYA JUARA GAK AKAN PERNAH MENYERAH.&lt;br /&gt;Garuda di Dadaku Jakarta&lt;br /&gt;5:41 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Persipura WO jelas memalukan, tapi lebih memalukan sejak awal adalah penunjukkan venue final di kandang Sriwijaya cuma demi ngejar setoran ke kas PSSI dan tentunya kantong si Nurdin.. Diperparah dengan nunjuk wasit idiotik yang gak punya nyali dan gak punya malu sama seperti bosnya..ya si Nurdin itu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;timorocchi aa&lt;br /&gt;6:52 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Gini yaa bego ,,, yg harus penalti yaaa penalti ... gw tau situ ngomong gt karna lw dukung sriwijaya .... lw bisa ngomong gt karna tim yg lw dukung udh unggul .. ini final bung ... wasit aja buta ... ini kerugian bagi persipura ... mereka gak losser ... wasit nya aja yg buta ...&lt;br /&gt;koetoekoepreth jogjaRASTA&lt;br /&gt;6:42 29 Jun 2009&lt;br /&gt;walau msh bnyk waktu tersisa tapi kalau tetap di rugikan wasit apa.fairplay bkn hanya utk para pemain tp wasit jg hrs menerapkannya...&lt;br /&gt;Bola Mania&lt;br /&gt;7:23 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Mogok main , itu untuk tidak memanjakan pssi yang mata duitan, kemaren gw netral, tp skg gw prihatin, bravo persipura&lt;br /&gt;Bola Mania&lt;br /&gt;7:28 29 Jun 2009&lt;br /&gt;bravo persipura, sfc menang karena dibantu pssi, wasit dan bli. Itu dah nyata disaksikan seluruh indonesia&lt;br /&gt;Agung Medan&lt;br /&gt;7:49 29 Jun 2009&lt;br /&gt;PSSI mnyuruh untk pra pmain dan suporter brskap profesional, tp sharusnya wst jga hrus profesional dumz . . . . Ge mna mw mju spak bola indonesi ? Klo wstnya kaya' gtu,,,dan saya smakin tdk ykin indonesia jd tuan rumah pd 2022&lt;br /&gt;ade81 jakarta&lt;br /&gt;7:42 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Kalau final harusnya di tempat netral. jadi, kalaupun kalah akan merasakan kalah terhotmat. untuk wasit pun harusnya juga netral.&lt;br /&gt;Sulit ujung dunia&lt;br /&gt;7:40 29 Jun 2009&lt;br /&gt;PSSI dan BLI sama gobloknya, masa partai final diselenggarakan di tempat musuh (Sriwijaya FC), jelas2 udah membuat keputusan yg sangat merugikan Persipura.apa tidak ada lagi stadion lain yg bisa dipakai (temapt netral).kepemimpinan wasit juga tidak tegas, salah satu bukti ketika Emanuel Wanggai dilaggar pemain sriwijaya, tetapi wasit tidak melihat.&lt;br /&gt;roy ......no comment&lt;br /&gt;7:50 29 Jun 2009&lt;br /&gt;....biar gmnpn itu gag adil main dikndg sendri,coba di tmpt gag bkl sriwijya menang...lgan wasit jg,,,cari dnk yg berbobot,,mlah wasit gag jls yg dimainkn...coba keq,,jimy napitupuu..pst itu dah pinalti...meng dikndg....jha,,,,ggag pntg,,,,&lt;br /&gt;------ ------&lt;br /&gt;7:53 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Kalo perispura g WO,, pasti PSSI dan BLI g akn berbenah... slama ni tim2 Indonesia tkud untuk melakukan hal yang sama,, itu membuat PSSI dan BLI berpikir tidak ada masalah dengan perwasitan... sebenarnya ini suatu pengorbanan persipura untuk sepakbola Indonesia...&lt;br /&gt;aink bandung&lt;br /&gt;7:56 29 Jun 2009&lt;br /&gt;menurut saya ini hanya konsfirasi busuk pssi saja,masa pertandingannya di jaka baring sih? jelas jelas itu menguntungkan tuan rumah. emangnya gak ada stadion lagi! di indonesia itu masih banyak stadion yang bisa dipake untuk final, tpi kok malah pilih jaka baring! dasar...?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bola Mania&lt;br /&gt;8:06 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Bagus persipura mogok, kalau ada sanksi terima saja, persipura berkorban untuk sepak bola indonesia. Bagi ku persipuralah yg menang&lt;br /&gt;tohap jakarta&lt;br /&gt;7:57 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Tim super dengan mental pengecut!!!,padahal jika permainan diteruskan bisa jadi malah balik unggul,sebenarnya jika tidak puas dengan kepemimpinan wasit bisa diadukan ke komisi disiplin setelah usai pertandingan. Kalo begini terus sepak bola Indonesia gak akan bisa maju&lt;br /&gt;reene malang&lt;br /&gt;8:49 29 Jun 2009&lt;br /&gt;knp kalian hny nyalahin PERSIPURA?? liat tuh wasitnya!! udah gt bilang wasit jg manusia?? apa pemain PERSIPURA bkn manusia? liat sndiri gmn mereka di sorakin ama fans sriwijaya dgn nada RASIS??? udah gt VENUEnya gk netral!! N keputusan wasit amat buruk. babak pertama aja boas udah dilanggar, kemelut corner yg belum dilanjut tp dah di tiup pluitnya? babak 2 pelnggaran di kotak penalti, n bola rebound yg hands ball?? gmn perasaan pemain coba? benar mencontoh yg dilakukan AREMAKU!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andy jakarta&lt;br /&gt;8:38 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Saya penggemar PERSIPURA, tapi melihat pertandingan tadi malam saya benar2 kecewa. Kenapa wasit yg menjadi kambing hitam, kita selalu berburuk sangka. Bisa saja wasit memang tidak melihat kalau itu handsball. Sebagai tim yang besar seharusnya tidak melakukan tindakan WO. Waktu masih panjang, 30 menit adalah waktu yang cukup untuk membalas kekalahan. Tidak usah menyalahkan bermain di jakabaring yg notabene kandang sriwijaya. THAILAND saja bisa Juara di kandang INDONESIA. MENTAL yg BURUK!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sfc vs persipura indonesia&lt;br /&gt;9:03 29 Jun 2009&lt;br /&gt;..semua gara2 purwantol n j.f tiago. cabut tuh lisensi pelatih tiago,udah berapa tim yg diajak WO? Persebaya, persitara (ato persita?,lupa2 ingat), eh sekarang persipura pula. bener2 ngerusak tu tiago. si purwantol mah emg gitu...wkt tau wasitnya purwantol, langsung filing g enak n filing gw bener akhirnya. untung aja kemarin pertandingan terakhir. cukup psms n persipura yg jadi korban purwantol... rugi ke stadion jakabaring kemaren!!kayak nntn srimulat..penuh lawakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anag baik Banjarmasin&lt;br /&gt;9:26 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Jikalau persipura ttap melanjutkan prtandingan tentunya kebobrokn PSSI ga trlalu trlihat.. Persipura tlah berkorban untuk membuktikan bhwa sepakbola Indonesia tlah hancur dbwh PSSI, BLI, dan Nurdin Halid. Please jgn kecam persipura. Mereka tlh mmbri plajarn brhrga bg spakbola Indonesia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibin Medan&lt;br /&gt;9:16 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Kalau saya amati selama dua musim ISL maupun COPA,jika Wasit Purwanto yang mimpin pertandingan sering menghasilkan keputusan kontroversial yang terlihat tidak porofesional dan sering MENUAI PROTES dari kedua Team. Saya tidak mengada-ada ini bisa kita dengar juga dari komentator-komentator yang melihat tayangan di TV. Memang bukan hanya wasit Purwanto. juga wasit Lain. tetapi kalau kita putar semua rekaman pertandingan mungkin statistik kesalahan Purwanto lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasta anywhere&lt;br /&gt;9:05 29 Jun 2009&lt;br /&gt;WO hanya ungkapan emosiaonal yg udh di pendam selama bbk I oleh persipura. ada 3 keputusan purwanto yg memang tdk adil untuk persipura :1. ian kabes saat di tebas oleh ambrizal di sudut kanan pertahanan SFC tdk dianggap pelanggaran. 2. Emanuel wanggai dikasari hingga cidera namun tdk dianggap pelanggaran. 3. tendangan sudut buat persipura yg mana bolanya udh menuju ke arah bio paulin pierre namun menda2k wasit meniup peluit panjang tanda bbk I selesai. distu aja udh bsa diliat betapa wasit g adi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;zizou newyorkarto hadiningrat...&lt;br /&gt;22:29 28 Jun 2009&lt;br /&gt;sungguh terlalu... Ayo dong, pada bersikap dewasa... maju sepak bola indonesia.... btw, pertamax..... ha..ha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CheMadIn Jakarta&lt;br /&gt;22:29 28 Jun 2009&lt;br /&gt;gmn mau maju sepakbola kita??&lt;br /&gt;irwan depok&lt;br /&gt;22:30 28 Jun 2009&lt;br /&gt;final yang mengecewakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dody Jogja&lt;br /&gt;22:42 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Ko bisa ya?&lt;br /&gt;rolan korea&lt;br /&gt;22:46 28 Jun 2009&lt;br /&gt;udah gw perkirakan, pasti akan terjadi seperti ini, harusnya pssi bersikap adil...masa final di adakan di kandang salah satu tim peserta, harusnya tempat netral dong... dasar pssi cuma mikirin duit aja, dengan pertimbangan tiket habis terjual...mundur nurdin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santos Sekayu&lt;br /&gt;23:01 28 Jun 2009&lt;br /&gt;PSSI PAYAH. Sfc payah. Bubarin aja copa djisamsoe. Korupsi semua. Hancurlah sepak bola&lt;br /&gt;JPR UK&lt;br /&gt;23:20 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Sriwijaya jgn terlalu bangga dgn piala itu..krn kalian dapat dr hasil permainan yg tidak sportif dan di bantu oleh wasit... Masa final main dikandang sriwijaya,apa itu fair...!!! PSSI bikin malu aja kalian...&lt;br /&gt;Sfc Persipura&lt;br /&gt;23:48 28 Jun 2009&lt;br /&gt;Kalau gw fans sfc , gw bela wasit, kalau persipura gw anti wasit. Itulah ciri fans. Tapi kalau jujur , cari biangnya donk, semua itu dari pssi bli yg salah, ga usah disalahkan sfc persipura, karena satu saat akan terulang lagi, PSSI BLI, secepatnya dirombak,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;david sby&lt;br /&gt;23:40 28 Jun 2009&lt;br /&gt;MOGOK tuhh perlu kadang2, untuk menunjukan keadilann... walaupun pasti ada konsekuensinya... Tp persipura mogok ada benarnya.. supaya kejadian2 seperti ini tdk akan terjadi di masa yg akan datang.. kiranya PSSI bisa belajar dr sini.. Jangan cm mengutamakan kepentingan bisnis sj, klo mo memajukan sepak bola indonesia, harus berani JUJUR dan ADIL..&lt;br /&gt;Bola Mania&lt;br /&gt;0:04 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Persipura mogok main itu dewasa, karena memberi pengajaran buat pssi dan bli,. PSSI ingat, sejak dahulu pesepak bola byk yg dr PAPUA,. Yg kt kawatirkan semangat main dan semangat latih mereka berkurang. Lihat pemain papua yg tersebar dimana mana !&lt;br /&gt;delprie semarang&lt;br /&gt;0:09 29 Jun 2009&lt;br /&gt;emang begini neh Indonesia, bener deh dari dulu gag suka nonton, MALES! mending PSSI bubarkan saja, daripada bertajuk superliga atau coppa pesertanya amatiran semua!&lt;br /&gt;disini gue&lt;br /&gt;0:30 29 Jun 2009&lt;br /&gt;sbener'a ni msalah yg komplex, mlibatkan sluruh aspek, pssi/bli hrus'a tmpt netral, pmilihan jaka baring sbgai tmpat final itu sngat ga masuk akal cz wktu pmilihan stelah smifinal copa, jd kan udah ktauan sapa yg masuk final, klo lga chmpion eropa kan milih stdion bwat final udah dari awal, jdi fair, n mngenai walk out, prsipura mmang salah, tp ada sbab'a, jd fktor pnyebab'a bgaikan rantai, ayolah qta satu bngsa hrus mnyatu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang tata surya&lt;br /&gt;0:30 29 Jun 2009&lt;br /&gt;pake kamera aja! kan ketauan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaqola Celebez&lt;br /&gt;0:55 29 Jun 2009&lt;br /&gt;Memanjakan club, membodohi sepakbola indonesia. Apalagi nurdin yg selalu memikirkan bisnis, Nurdin sengaja memilih JAKABARING karna penontonnya banyak. Boleh tw harga tiket berapa ya? Sampai2 RD meminta BLI, untuk turunkan harga tiket. Kapan sih pssi mikir majunya bola indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;devils in hell.,.,&lt;br /&gt;0:49 29 Jun 2009&lt;br /&gt;aduh.,.pda belagu smua tuh.,juara krna hadiah wo,trus kalah karna g mw maen.,.bubar kan aja tuh smuanya.,. gda yg hebat.,.menang krna konspirasi tkut g bsa dsebut klub besar (sriwijaya).,.n persipura jgn ngmbek gtu malu sama tim lain.,.klo gtu tentuin aja juaranya tiap tahun daripada pertandingan yg g fair.,.klo gtu kn adil biar sriwijaya g besar kepala.,.krna tkut gelarnya thun lalu direbut persipura meraih double winner thun ini.,di LCA aja mcem anak2 main bola.,.hahahahaha.,.dua2 nya malu2in&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warobay bandung&lt;br /&gt;0:42 29 Jun 2009&lt;br /&gt;gw yakin Persipura akan kena sanksi, kasih pelajaran dahh bagaimanapun ga boleh seenakknya walk out, knp ga minta wasit nya d ganti aja???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maikel bdg&lt;br /&gt;0:38 29 Jun 2009&lt;br /&gt;yoii.. Persipura sudah berani mengambil keputusan mogok, berarti berani siap menerima konsekuensi, tp disini persipura berkorban untk keadilan yg hrs ditegakkan sehingga kejadian2 seperti ini menjadi pelajaran bagi PSSI agar tidk terjadi lg di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bla..bla..bla..&lt;br /&gt;Komentar-komentar tersebut dikutip dari Goal.com&lt;br /&gt;Jujur saja, saya setuju dengan pendapat terakhir di atas.[*]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1402313668318884404?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1402313668318884404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/kado-untuk-pensiun-wasit-purwanto.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1402313668318884404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1402313668318884404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/kado-untuk-pensiun-wasit-purwanto.html' title='Kado Pensiun untuk Wasit Purwanto'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Skg-Ke7RQFI/AAAAAAAAAFg/y7mmvvLIGDM/s72-c/PurwantoDuit.png' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4258825853888945430</id><published>2009-06-25T21:41:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:40:45.254-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Cardiac Arrest ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SkRTk5ib4rI/AAAAAAAAAFY/tW2-jQEAibw/s1600-h/jacko.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 211px; height: 88px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SkRTk5ib4rI/AAAAAAAAAFY/tW2-jQEAibw/s320/jacko.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351494150608642738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya ketenaran bagi seorang Michael Jackson, yang sudah berjaya sejak umur 6 tahun dan terkenal sebagai "Raja Pop" dengan mempopulerkan gerakan dansa "moonwalk"-nya, ketika hidupnya harus berahir oleh karena menderita &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cardiac arrest&lt;/span&gt; (mendadak terhentinya kerja jantung), di usia yang masih terhitung masih sedikit 50 Tahun, dibanding umur Adam yang konon  berumur seribu tahun atau umur Musa 120 tahun ? &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itulah pertanyaan yang terngiang di kepalaku, setelah membaca ramainya postingan di facebook tentang kematian "sang superstar". Karena kupikir dengan kemakmuran dan ketenaran yang diperolehnya selama ini setidaknya bisa untuk investasi terhadap kesehatannya sendiri sebagaimana ia telah investasi dengan wajahnya yang manis itu dengan operasi bedah plastik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wikipedia mencatat 'Daftar' beberapa orang terkenal yang meninggal karena cardiac arrest:&lt;br /&gt;1.Elvis Presley (42) - penyanyi, serangan jantung karena overdosis barbituates.&lt;br /&gt;2.Sigmund Freud - overdosis morfin.&lt;br /&gt;3.Jim Morrison - musikus, the Doors. &lt;br /&gt;4.John Entwistle (57) - musikus, pemain bas the Who, meninggal karena gagal jantung akibat kokain.&lt;br /&gt;5.Janis Joplin - penyanyi, overdosis heroin.&lt;br /&gt;6.Jerry Garcia - musikus the Grateful Dead, cardiac arrest karena kebiasaan menggunakan heroin.&lt;br /&gt;7. Jimi Hendrix - musikus rock and roll, overdosis barbiturate.&lt;br /&gt;8. Brian Epstein (32) - manajer The Beatles, overdosis obat-obatan.&lt;br /&gt;9. Hillel Slovak - musikus, Red Hot Chili Peppers, overdosis heroin.&lt;br /&gt;10.Ribuan lagi orang-orang muda di Indonesia yang tidak terkenal dan tidak saya kenal, tetapi masuk  berita di koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya prihatin dengan kematian yang dipicu oleh Cardiac Arrest ini. Hasil penelusuran saya yang awam dengan dunia kedokteran menghasilkan bahwa mati mendadak karena cardiac arrest dapat disebabkan pola hidup masa lalu misalnya adalah merokok, pemakaian narkoba, kegemukan (obesity), kurang berolahraga, duduk seharian (sedentary), stres kejiwaan menahun; pengidap kencing manis, tekanan darah tinggi, hiperaktif kelenjar gondok, kadar kolesterol darah tinggi, penyakit jantung bawaan, dan koroner (90 persen cardiac arrest terjadi dengan penyumbatan pada sekurang-kurangnya dua cabang arteri koroner - The American Heart Association).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang umur manusia dan cara mati adalah di tangan Tuhan. Tetapi sesungguhnya  penyakit yang memicu kematian dapat diantisipasi sejak dini. Dan manusia sebagai mahluk otonom terhadap tubuhnya bisa berusaha memilih pola hidupnya sendiri dengan PRINSIP dan satu pengharapan ;"Aku mau hidup seribu tahun lagi - Kalaupun Aku harus menderita sakit atau mati sebelum seribu tahun tidak ada penyesalan karena aku telah BERUSAHA. Dan aku tidak mengingkari bahwa Tuhan tetap yang berkuasa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan Kita?&lt;br /&gt;Aku jadi teringat akan setiap bungkus rokok yang menampilkan tulisan ....[MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN]... pada salah satu sisi bawahnya. Tetapi masih juga sangat laku keras oleh mereka, termasuk teman-teman dekatku. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;so what? [*]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4258825853888945430?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4258825853888945430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/cardiac-arrest.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4258825853888945430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4258825853888945430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/cardiac-arrest.html' title='Cardiac Arrest ?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SkRTk5ib4rI/AAAAAAAAAFY/tW2-jQEAibw/s72-c/jacko.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8226342533529623717</id><published>2009-06-24T20:43:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:41:18.781-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Berpikir positif  versus negatif</title><content type='html'>Dalam briefing dan rapat rutin yang dilakukan setiap awal minggu seorang teman kerap kali berbicara tentang perlunya berpikir positif terhadap orang lain. Berulang-ulang pada setiap kesempatan substansi pembicaraan selalu terkait dengan hal tersebut. Berpikirlah positif. Sebisa mungkin hindari menaruh prasangka ataupun ragu terhadap sesuatu hal. Apalagi mencurigai orang lain. ”Jangan pernah pesimis terhadap keadaan. Kita pasti bisa merealisasikan target dan rencana yang telah kita buat”, ujarnya dengan berapi-api.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begitulah suasana awal minggu yang memang dengan kondisi tubuh yang masih fit usai liburan dan bawaan badan yang cenderung masih malas sangat diperlukan penyemangat. Tetapi itu hanya terjadi di awal minggu. Setelah memasuki hari Rabu pola kerja teman saya ini tidak seperti di hari Senin. Datang sering terlambat, itupun tanpa pemberitahuan. Dinas keluar jam kantor juga sembarangan dengan alasan yang tidak seharusnya untuk kapasitas seorang anggota team.  Pada kasus-kasus lain juga terlihat apa yang didengung-dengungkan tidak sesuai dengan yang terjadi dalam keseharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya memaklumi dan berusaha untuk tidak berpikir macam-macam atas perilaku ini. Tetapi semakin lama saya melihat ini sudah menjadi kebiasaan yang kurang baik dari sang teman. Ajakan untuk selalu berpikir positif justeru menjadi bumerang di dalam pikiran saya. Dengan kebiasaannya yang seperti itu kupikir menimbulkan prasangka dan pemikiran yang negatif dalam pikiran saya. Jangan-jangan apa yang diucapkannya hanyalah kamuflase dan kemunafikan untuk menutupi dirinya yang sebenarnya. Jangan-jangan teman ini yang justeru selalu berfikir negatif terhadap orang lain sehingga merasa perlu mendengung-dengungkan perlunya orang lain untuk berfikir positif. Jangan-jangan ia menilai saya dan teman-teman mencurigai sikap kerjanya yang tidak transparan itu. Nah tentu saja prasangka-nya itu bisa jadi berubah benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupikir kalau ingin orang lain berpikir positif terhadap diri kita maka tunjukkanlah sikap dan bahasa tubuh yang tidak menimbulkan pikiran macam-macam dari orang lain. Ketika jari telunjuk kita menunjuk orang lain maka empat jari yang lain justeru mengarah ke diri kita sendiri [.]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8226342533529623717?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8226342533529623717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/berpikir-positif-versus-negatif.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8226342533529623717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8226342533529623717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/berpikir-positif-versus-negatif.html' title='Berpikir positif  versus negatif'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-3678681081075807774</id><published>2009-06-21T22:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:41:57.430-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Remis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sj8agq9OnoI/AAAAAAAAAEw/hKpcm_02-vI/s1600-h/Remis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sj8agq9OnoI/AAAAAAAAAEw/hKpcm_02-vI/s320/Remis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350024030928674434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bercengkerama dengan anak di antara desiran ombak dan hamparan pasir sebagus ini mungkin adalah dambaan setiap keluarga. Tetapi ibu muda ini bukannya sedang menikmati keindahan pantai dan serunya bermain pasir.. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditinggal suami yang memilih kembali ke kampung di gunung (Berastagi) oleh karena kerasnya hidup sebagai nelayan, ia terpaksa memutar otak untuk menghidupi dirinya dan kedua anaknya. Dengan keberadaan kedua anaknya yang masih kecil itu ia belum mampu bekerja keluar sebagaimana layaknya wanita normal. Sedangkan untuk nafkah sehari-hari ia tidak bisa hanya menunggu kiriman dari suami yang sering terlambat dan tidak jelas. Untuk itu dengan segala keterbatasan peralatan ia mencoba mencari rezeki di kawasan yang menjadi tujuan wisata lokal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang ia mendapat rezeki dengan penawaran bantuan jasa angkat barang dan pemandu di kawasan wisata ini. Tetapi itu sangat jarang dari sekian ratus pengunjung belum tentu ada pengunjung yang mau memanfaatkan jasanya. Kalau sudah begini ia hanya bisa mengandalkan kedua tangannya mencari ikan kecil ataupun hewan lunak lainnya disekitar pantai dangkal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kujumpai dan kujepret diam-diam ibu ini sedang mengorek pasir pantai dengan tangan kosong, yang dicari adalah sejenis tiram/kerang kecil sebesar biji jagung namanya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Remis”&lt;/span&gt;. Setelah penuh 1 atau 2 kemasan gelas air mineral maka ia akan pulang dan merebusnya dengan tambahan bawang soup dan garam. Remis inilah lauk untuk pendamping nasi putih. “Sedap juga rasanya, Bang” katanya sembari menambahkan kalau iapun menyadari kedua anaknya sudah cukup bosan karena terlalu sering menikmati menu makan malam seperti itu. Tetapi mau bagaimana lagi, suami gak pulang-pulang.[*] (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lokasi: Pantai Kuala Putri Kec. Pantai Cermin&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-3678681081075807774?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/3678681081075807774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/remis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3678681081075807774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3678681081075807774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/remis.html' title='Remis'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sj8agq9OnoI/AAAAAAAAAEw/hKpcm_02-vI/s72-c/Remis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5712061472815948643</id><published>2009-06-18T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:43:42.406-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Simahir “Go-Blog”; Gayaku- Membaca, Menulis, Titik !</title><content type='html'>Suatu kali seorang teman bertanya kepada saya, “ Selamat , Sobat ! Akhirnya anda bergabung di komunitas dunia maya ini, tetapi aku perhatikan postingan status dan catatanmu baik di blog maupun di FB tidak seperti catatan dan blog kebanyakan orang. Kamu lebih suka menulis singkat tentang sesuatu hal yang tidak populer dan tidak ngetren. Kamu sepertinya lebih asik dengan diri sendiri menantang arus, bahkan cenderung terkesan tidak punya pola. Mengapa begitu, Sobat? “ &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja  pertanyaan-pertanyaan ini membuat saya sebagai mahluk yang punya ego dan naluri mempertahankan diri muncul seketika. “ Ya suka hati gue mau nulis apa, emang siapa yang larang”, pikirku dalam hati sebelum sempat mengeluarkan jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi segera Saya menyadari bahwa pertanyaan tersebut adalah bentuk kritik perhatian dari seorang sahabat sehingga sangatlah tidak pantas untuk dijawab sedemikian ketusnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu Saya memilih senyum sejenak dan memberi jawaban, “ Sobat, Thanks atas perhatian kamu atas catatan-catatanku, tapi kupikir kamu dapat menemukan jawabannya apabila kamu membaca kecenderungan pesan-pesan yang ada dalam catatanku”, ujarku mencoba menjawab dengan pikiran ‘blank’ atas jawaban yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja jawaban tersebut  tidak memuaskannya karena mungkin saat itu Saya hanya memberikan jawaban yang diplomatis seperti cara kebanyakan pejabat negara yang terkena kasus dalam menjawab pertanyaan wartawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertanyaan itu Saya  semakin sering bertanya kepada diri sendiri, apa yang telah kutulis, apa yang hendak kutulis, apa yang hendak kusampaikan dan kepada siapa sebenarnya Saya menulis? Dengan itu pula Saya dipacu  membuka kembali tulisan-tulisanku sendiri yang sempat terpublikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui catatan ini saya mencoba menguraikan sedikit penjelasan  tentang kebiasaan dan gayaku dalam menulis di situs jejaring social dan blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya jauh sebelumnya saya sudah mulai ikut-ikutan membuat blog di friendster, blog detik dan wordpresss. Tetapi semangat untuk menulis pada saat itu boleh dikatakan hanya seumur jagung untuk kemudian membuat blog tersebut terlantar.  Sedangkan Ikhwal membuat blog ini  tercipta berkat sebuah eksperimen terhadap HP sony ericsson bututku yang kebetulan memiliki fitur untuk dapat langsung mempulikasikan gambar dan tulisan ke blog. Dan ketika ku-cek sendiri alamat blog tersebut melalui browser  Mozilla dan Google Chrome ternyata blog eksperimen ini benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai sebuah blog. Yang semakin membuat tertarik adalah ketika Saya menemukan bahwa blog ini pun telah dapat diintegrasikan dengan account facebook melalui sydikasi RSS dan tautan catatan.  Jadi kemudahan ini semakin lengkap ketika HP terintegrasi dengan Blog dan Facebook. Artinya dengan kemudahan ini kita telah dapat melakukan update status dan artikel Blog setiap saat bahkan ketika  berkelana ke hutan sekalipun sepanjang terdapat jaringan GPRS seluler.  &lt;br /&gt;Kupikir ini menjadi alasan terhadap kecenderungan topik dan tema catatan yang terpublikasikan. Jadi umumnya catatanku adalah spontan dalam perjalanan dan dipublikasikan langsung dari TKP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa pula Saya memilih ’style’ yang demikian? &lt;br /&gt;Saya berpikir semua penulis, blogger dan pengarang lainnya, bebas menentukan cara dan gaya bahasa penulisan. Terlepas dari batasan-batasan ketentuan mengenai substansi postingan yang dirilis setiap penyedia layanan blog dan jejaring sosial, saat ini adalah era kemerdekaan dan kebebasan untuk mempublikasikan pendapat dan pemikiran tanpa terlebih dahulu melalui proses edit. Berbeda halnya jaman sebelumnya yang masih membatasi ataupun menempatkan media cetak sebagai penerbit dan editor setiap tulisan.&lt;br /&gt;Tentu saja semua orang bertanggung jawab secara moral dan sosial terhadap postingan nya sendiri sesuai dengan yang tercantum dalam UU ITE No. 11 tahun 2008; BAB VII Pasal 27, pasal 28 dan pasal 29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya tidak rutin update status FB dan blog saya?&lt;br /&gt;Karena Saya merasa bahwa blog dan FB itu bukan sesuatu media yang menjadi satu ketergantungan untuk terus di update sehingga membuat orang menjadi terjebak dalam suatu penjajahan dan eksploitasi waktu, ide dan pemikiran. &lt;br /&gt;Menulislah ketika anda memang benar-benar merasa perlu untuk menulis. Selain itu alasan bahwa kita tidak selalu punya waktu untuk terhubung ke internet dan teman-teman jauh di facebook. Hingga kita jangan terjebak menjadi ’orang-goblok’ yang menjauhkan diri akan hal nyata dan dekat dengan mendekatkan diri terhadap hal-hal yang jauh. &lt;br /&gt;Hidup perlu keseimbangan antara realita dan maya. Batasi nongkrong di depan lappie..pergilah berjalan ke luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pula isi catatan blog-ku tidak pernah menceritakan pengalaman pribadi atau curhat romantis seperti blog pribadi umumnya ?&lt;br /&gt;Karena Saya tidak merasa menjadi seorang  yang terkenal ataupun selebritas yang memiliki penggemar sehingga layak membagikan pengalaman dan kehidupan pribadi untuk publik. &lt;br /&gt;Memang adalah hak orang untuk menguliti dirinya sendiri dan membeberkan-nya kepada publik. Hak setiap orang untuk merasa dirinya terkenal memiliki penggemar dan merasa bahwa setiap inci langkah kakinya layak diketahui orang lain. Juga mungkin menyenangkan membaca dan mengikuti curhat orang lain bagi mereka yang punya waktu luang banyak ditengah semakin sempitnya waktu dan arus informasi yang sedemikian padat saat ini.&lt;br /&gt;Tetapi Saya pribadi tidak terlalu menginginkan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya tidak mencoba menceritakan tentang karir dan pekerjaan?&lt;br /&gt;Karena Saya juga tidak merasa bahwa pekerjaanku dan besar penghasilanku bukan konsumsi yang menarik bagi banyak orang. Mungkin memang bekerja di kantoran dan pengalaman memimpin ratusan orang karyawan dengan berbagai macam karakter dan isi kepala adalah salah satu pengalaman yang layak dituliskan. Tetapi kupikir saat ini Saya tidak menjadi seorang yang piawai dan layak untuk itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya lebih suka menulis singkat disertai gambar ?&lt;br /&gt;Karena menurut saya kalimat membatasi, tetapi gambar tidak pernah membatasi. Untuk itu adalah lebih baik menulis singkat saja apabila ada gambar. Selain itu kalimat yang singkat menghindari diri dari opini yang justeru menjebak kepada pemaksaan terhadap orang lain akan suatu topik. Alasan lain adalah bahwa pembaca dunia maya  biasanya tidak suka dengan yang panjang-panjang dan bertele-tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa menulis catatan tidak terpola dan tidak  mencoba spesialisasi terhadap suatu tema tertentu?&lt;br /&gt;Karena aku bukan spesialis, tulisanku lahir spontan dari realita penglihatan dalam hidup, dicerna oleh hati dan di analisa oleh pikiran lalu diketikkan oleh jemari. Saya tidak bermaksud menggurui pembaca dengan satu hal. Blog, Friendster dan Facebook dan situs jejaring sosial lainnya adalah untuk keperluan publikasi dan aktualisasi. Apabila netters menjumpai yang tidak cocok dengan yang dicarinya maka  mereka akan segera berpaling ke pencarian berikutnya. Jadi sebisa mungkin sajikanlah sesuatu yang singkat mungkin bermakna dan berguna bagi orang lain. Prinsipku begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya berusaha menghindarkan diri dari penggunaan bahasa ”prokem”..bahasa ”alay” dan bahasa gaul lainnya. Sehingga cenderung gaya bahasanya kaku dan tidak gaul ?&lt;br /&gt;Ya jawabanku; karena Saya hanya orang biasa yang sedang belajar, membaca, menulis dalam arti yang sepatutnya. Titik ! [.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5712061472815948643?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5712061472815948643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/simahir-go-blog-gayaku-membaca-menulis.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5712061472815948643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5712061472815948643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/simahir-go-blog-gayaku-membaca-menulis.html' title='Simahir “Go-Blog”; Gayaku- Membaca, Menulis, Titik !'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7382502077098332005</id><published>2009-06-18T03:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:44:18.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Anak dan Brondolan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjoX_y0x7tI/AAAAAAAAAEo/fycjTuMy_-Y/s1600-h/DSC01199.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjoX_y0x7tI/AAAAAAAAAEo/fycjTuMy_-Y/s320/DSC01199.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348613892198231762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak ini terbiasa menyusuri semak dan perdu berpuluh mil jauhnya. Memasuki rerumpunan pohon sawit,  tanpa menghiraukan bahaya dan resiko yang mengintip;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;dipatuk ular, lipan dan luka akibat goresan ranting berduri pada kaki yang tidak beralaskan sandal. Belum lagi resiko gangguan dari orang dewasa yang kerap menuduh mereka criminal dan bermaksud macam-macam. Hanya karena persaingan memungut brondolan sawit. Brondolan ini adalah biji-biji sawit yang berserakan di sekitar pokok setelah di dodos. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pekerjaan memungut brondolan ini diharapkan bisa membantu menambah penghasilan keluarga mereka. 1 Kg Brondolan dapat terjual seharga 700 rupiah, yang bisa mereka peroleh ketika panen lebih dari 50 kilogram brondolan setelah berkeliling seharian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseharian ini sudah menjadi arena petualangan dan permainan bagi mereka, karena ketiadaan ruang bermain dan fasilitas sekolah yang memadai seperti anak-anak di kota dan konsekwensi keadaan orangtua yang menggantungkan hidupnya sebagai buruh lepas [.] &lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dijepret dengan HP ketika melewati areal jalan kebun. Lokasi Sei Bamban-Sergai&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7382502077098332005?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7382502077098332005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/anak-dan-brondolan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7382502077098332005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7382502077098332005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/anak-dan-brondolan.html' title='Anak dan Brondolan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjoX_y0x7tI/AAAAAAAAAEo/fycjTuMy_-Y/s72-c/DSC01199.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5576340059178541028</id><published>2009-06-17T00:59:00.001-07:00</published><updated>2009-06-17T02:54:13.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>Kontainer?</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjiibhzUorI/AAAAAAAAAEg/AJ7iz1_-tu4/s1600-h/image-upload-11-782462.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjiibhzUorI/AAAAAAAAAEg/AJ7iz1_-tu4/s320/image-upload-11-782462.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Awalnya acara hari ini adalah kegiatan survey ke lahan pertanian salah seorang debitur. Perjalanan panjang dengan sepeda motor menyusuri pematang sawah dan jalan dusun dan perkebunan cukup melelahkan, membuat pinggang sakit.&lt;br /&gt;Ketika tiba di lokasi debitur yang dimaksud, mata saya tertuju ke sebuah bangunan yang saya pikir unik. Sembari membiarkan staff saya mewawancarai debitur saya bergerak ke arah bangunan. Bangunan ini adalah 1 unit kotak peti kemas (kontainer) yang disulap menjadi klinik/puskesmas pembantu oleh aparat desa Ria-ria, Sei Bamban Kab.Sergai. Klinik ini dikunjungi 1orang dokter ditambah seorang perawat selama 2 kali seminggu pada hari selasa-jumat. Desa yang terpencil ditutupi oleh perkebunan swasta ini hanya berjarak 10km dari jalan raya tetapi sangat sulit dijangkau oleh karena sarana jalan yang sangat buruk. Salah seorang penduduk desa boru Hutagaol menerangkan kehadiran klinik ini sangat berguna bagi masyarakat sekitar desa[.] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5576340059178541028?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5576340059178541028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/kontainer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5576340059178541028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5576340059178541028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/kontainer.html' title='Kontainer?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SjiibhzUorI/AAAAAAAAAEg/AJ7iz1_-tu4/s72-c/image-upload-11-782462.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4273054120584699651</id><published>2009-06-07T22:17:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:45:58.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>Sikap Politik kami terhadap slogan: LANJUTKAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiyfnXpUaUI/AAAAAAAAAEY/zkjKO1wLru8/s1600-h/estafet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiyfnXpUaUI/AAAAAAAAAEY/zkjKO1wLru8/s320/estafet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344822356492970306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;”Kami telah melihat beliau berbicara dan berpidato di hadapan kaum terpelajar, kaum birokrat dan konglomerat serta elit politik. Begitu mengesankan dan berwibawa, karena ia memang sangat terdidik dan terlatih menjual gaya dan wibawa dengan modal postur yang meyakinkan. Seperti yang dia lakukan mengesankan banyak orang, lima tahun lalu. &lt;br /&gt;Kami juga melihat iklan di layar kaca pun begitu membahana, menggambarkan sosok pribadinya yang telah berbuat banyak untuk bangsa ini. Lanjutkan! Katanya.”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebesar dan segemilang apapun yang telah dia perbuat untuk bangsa ini sejak lima tahun lalu. Kami mengambil keputusan untuk tidak memilihnya (lagi). Bukan karena Benci ataupun tergiur dengan iming-iming janji kandidat lain. &lt;br /&gt;Kenapa ? Karena kontrak awal yang diberikan hanya 5 Tahun. Dan lima tahun kemarin sudah cukup bagi kami untuk melihat dan menilai sikap dan hasil pekerjaannya. Tidak ada istilah pekerjaan belum selesai!  Tidak ada kata-kata LANJUTKAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ? ya karena kontrak itu tegas dan kejam. &lt;br /&gt;Kami tidak menginginkan kenyataan dikemudian hari bahwa setelah kesempatan kedua yang terjadi malah stagnansi. Karena kami sudah cukup gerah dengan figur beberapa oknum pemimpin di daerah yang menerima kontrak kesempatan kedua, semuanya tidak sebaik pada saat kesempatan pertama. Bukannya semakin baik alih-alih mengubah haluan di tengah jalan sehingga disayangkan beberapa diantaranya berahir di balik jeruji penjara. Mereka berpikir tidak akan ada kesempatan ketiga, sehingga pemimpin di saat ini cenderung melupakan pentingnya nama baik bahkan menghianati si pemberi kontraknya. Kami tertipu dan trauma. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain adalah dengan jumlah penduduk yang lebih kurang 150 juta jiwa untuk sebuah bangsa yang sudah merdeka 60 tahun, kami berpikir bahwa negara ini perlu memperbanyak jajaran negarawan- nya. Dalam 60 Tahun sebagai bangsa merdeka sudah berapa seharusnya pemimpin dan negarawan yang kami lahirkan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami harus katakan bahwa kami tidak ingin mengulangi membayar harga mahal terhadap sejarah dengan mengkultuskan dan mendewakan figur seseorang sehingga menimbulkan masa kesuraman dan perlambatan dalam pertumbuhan karakter kepemimpinan bangsa. &lt;br /&gt;Bangsa yang lebih satu abad merdeka seperti AS pun hanya memberikan kontrak empat tahun rata-rata untuk pemimpinnya. Mereka punya sederetan mantan pemimpin yang punya style dan ritme masing-masing. Kami harus mengakui bahwa Amerika (terlepas dari politik dan hegemoni luar negerinya) telah menjadi bangsa yang besar dan dewasa dalam berdemokrasi. Demikian harapan kami untuk bangsa ini dan para pemimpinnya.  Toh, untuk mengukir sejarah atau meninggalkan nama baik seorang pemimpin sejati tidak memerlukan kesempatan kedua.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maaf saja kami tidak memilih untuk ikut dalam slogan LANJUTKAN. Karena kami adalah ”kaum bangsawan kontrak ” yang haus akan perubahan, percepatan dan kemajuan setelah pernah selama 32 tahun keliru menyianyiakan sejarah. Selama nasib dan kedaulatan bangsa tidak berubah signifikan ke arah yang lebih baik atas kontrak 5 tahun yang kami berikan, maka kami tidak akan pernah mau memberi perpanjangan kontrak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini kami akan memberikan kontrak itu kepada kandidat lain. Dan maaf sekali lagi  siapapun pemimpin berikutnya, kontraknya jelas ”LIMA TAHUN”. Maka selesaikan tugas dan bagian masing-masing dalam lima tahun, setelah itu persilahkan kepada orang lain. Duduklah kamu dengan manis dan santai untuk menjadi penasehat dan pengkritik bagi penerus kepemimpinan bangsa ini. Karena kami ingin bangsa ini  menjadi bangsa yang besar memiliki sederet negarawan dan koleksi kepemimpinan nasional menjelang umur kemerdekaan- nya yang ke ”seratus tahun”.  Sehingga dalam refleksi satu abad kemerdekaan bangsa ini kami lebih leluasa memilih nominasi figur yang benar- benar layak dicatat dalam buku sejarah kepemimpinan terbaik bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sikap kami komunitas bangsawan pemilik saham kemerdekaan negara ini. Kami menyadari bahwa kelak akan mengembalikan kontrak kepada anak cucu kami sang pemilik sejarah setelah 1 abad lamanya. Karena sejarah menunjukkan  bahwa eksistensi kematangan dan kedaulatan sebuah bangsa akan diukur setelah satu abad  [.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis untuk ”simahir.blogspot.com” dalam masa menanti Refleksi 100 tahun Indonesia Merdeka 2046 berdasarkan dialog dengan ”komunitas bangsawan” di segala abad dan segala zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;06 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4273054120584699651?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4273054120584699651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/sikap-politik-kami-terhadap-slogan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4273054120584699651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4273054120584699651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/sikap-politik-kami-terhadap-slogan.html' title='Sikap Politik kami terhadap slogan: LANJUTKAN !'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiyfnXpUaUI/AAAAAAAAAEY/zkjKO1wLru8/s72-c/estafet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2678507720250229606</id><published>2009-06-06T18:13:00.001-07:00</published><updated>2009-07-24T20:46:45.241-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>SaBu Teladan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SisULuiXS1I/AAAAAAAAAEQ/9wiNWnwUVXI/s1600-h/image-upload-227-798202.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SisULuiXS1I/AAAAAAAAAEQ/9wiNWnwUVXI/s320/image-upload-227-798202.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Usaha 'SaBu'(sarapan bubur) yang berlokasi tepat di depan pintu masuk sebelah kiri stadion Teladan Medan ini cukup fantastis. Karena harganya yang murah meriah (Rp.2000/porsi) memiliki pelanggan dari berbagai kalangan. Biasanya pembeli utama adalah masyarakat yang melakukan olahraga pagi di taman kota sta.Teladan Jl. SM Raja Medan.Terutama hari minggu pagi pembeli bisa mencapaì 500org. Namun pada hari biasa banyak juga pembeli yang mampir dengan sp.motor dan mobil mewah. Usaha SaBu yang biasa beroperasi pagi hari hingga jam 10 ini mempekerjakan 6 org tenaga untuk melayani pembeli. Beberapa kali saya mencicipi SaBu ini kupikir memang tidak ada yg terlalu ìstimewa. Hanya campuran bubur kacang hijau,beras merah dan santan. Tetapi pelanggan mengerumuni bahkan rela mengantri diantara banyak pilihan usaha sejenis adalah suatu keunikan tersendiri. Posisi yang strategis dan penawaran yg tepat membuat usaha gerobak kaki lima ini sukses. Kecil tapi menggigit.[.] (jepret by.phone. In Contribute to simahir.blogspot.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2678507720250229606?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2678507720250229606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/sabu-teladan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2678507720250229606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2678507720250229606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/sabu-teladan.html' title='SaBu Teladan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SisULuiXS1I/AAAAAAAAAEQ/9wiNWnwUVXI/s72-c/image-upload-227-798202.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4421975056941726801</id><published>2009-06-05T08:16:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T22:08:00.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Pesona Pantai Bedagai (1)</title><content type='html'>&lt;center&gt; &lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sik26WDiKzI/AAAAAAAAAEI/wsFa4D2KYnw/s1600-h/image-upload-135-716928.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sik26WDiKzI/AAAAAAAAAEI/wsFa4D2KYnw/s320/image-upload-135-716928.jpg"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Lokasi: Pantai Sialang Buah,Kab.Sergai-Sumut. Fitur: Menyajikan keseharian kehidupan nelayan campuran suku Melayu-Batak. Kawasan alternatif (selain Pantai Cermin) untuk rekreasi keluarga. Anda dpt menikmati ikan segar hasil tangkapan nelayan.Dapat dipanggang/dimasak di tempat atau dibeli kiloan utk dibawa pulang ke rumah.[.]  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4421975056941726801?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4421975056941726801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/pesona-pantai-bedagai-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4421975056941726801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4421975056941726801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/pesona-pantai-bedagai-1.html' title='Pesona Pantai Bedagai (1)'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sik26WDiKzI/AAAAAAAAAEI/wsFa4D2KYnw/s72-c/image-upload-135-716928.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8701712394179244795</id><published>2009-06-02T21:42:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:47:27.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Remote TV: more than just ON-OFF</title><content type='html'>Saat itu kira-kira pukul 20.00  Wib, di depan TV aku merebahkan diri setelah seharian melakukan perjalanan yang  melelahkan dengan sepenggal beban kerja  yang masih terbawa-bawa dari kantor. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Loja nai na mangurus perusahaan ni halak namora  on&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Super Liga sepakbola di ANTeve antara PSMS Medan versus Sriwijaya FC saat itu menunjukkan skor 2-0. PSMS menang euy, bakal lolos degradasi,  tetapi aku tidak selera untuk berjingkrak. Pikiranku kosong. Cape de, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ninna akka dongan&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LETOY: MODE-ON&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Baru pulang, Pap ?”, tanya isteriku yang keluar dari arah dapur, sumber aroma bumbu ikan bakar. Sedap nian masakan isteriku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Iya, sori pulang malam lagi, Ma ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kog lemas, bukannya ganti baju atau mandi, ini malah nonton TV ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Siapa yang nonton ?, wong TV nya sudah hidup sejak tadi.” Jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, gitu. Lho kog acara bola? Papa pergi donk sana mandi. Setelah itu kita makan malam.  Aku buatkan ikan kesukaan Papa Lho.” Katanya dengan semangat empat lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sbentar lagi, Ma.” Jawabku dan meraih bantal guling yang ada disitu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;” Remot, dimana remot? ini jamnya sinetron kesukaan aku. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Aku tidak megang remot”. Jawabku dengan mata 5 WATT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ahh, Papa becanda aja, gara-gara bola ya? berikan remotnya “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Carilah di situ, dibilangin juga gak percaya, aku capek mau tidur nih, Ma ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi kemana remotnya ?”, si mama mulai memeriksa ke arah laci TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia memeriksa ke bawah meja, dilanjutkan ke bawah kursi. Selanjutnya berjalan mondar-mandir ke sudut ruangan. Tidak hanya, itu ia juga terus mencari di lipatan kain yang ada di atas meja. Lalu ia masuk ke kamar tidur dan balik lagi. Semuanya NIHIL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini ia kembali menatap ke arahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ayolah, Pap. Apa mungkin remotnya berkaki? Hanya kita berdua di ruangan ini. Tidak mungkin disentuh si kecil karena sejak tadi ia asik menemaniku di dapur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oalah, Ma. Coba ingat kamu meletakkannya dimana tadi ? kamu emang gak bisa liat orang istirahat apa?” Tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itulah, Pap. Ya kalau aku ingat aku pasti sudah menemukannya.”&lt;br /&gt;”Apa ada tuyul di rumah ini ?”, sambungnya semakin penasaran.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Iyalah kali ada tuyul yang mengambilnya.”  Kataku sembari membalikkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dasar Remot sialan, udah disitu mau perlu disitu pula ngumpet”. Raut muka keriting si mama : MODE-ON &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Loh, kog nyalahin remotnya ? ” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Abis?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Hmm..ya udah, Mama coba aja miskol ke remotnya. Kalau bunyi khan ketahuan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emangnya remot ada sim-card nya?. Dasar mimpi atau linglung kau ini “. Kini muka keritingnya udah pake ECHO-ON&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Iya pulak ya. Okelah Ma, ntar coba kutanya ke tetangga sebelah, atau ke Pak KEPLING sekalian... hhuahhhh.” Pura-pura menguap: MODE-ON&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba si kecil kami datang berlari dari dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mama..mama..mama, Eca dah bisa bakal-bakal,  ikan lele eca punya,  tapi lele Eca  kog meleleh ya ma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berdua hanya berpandangan: PAUSE = MODE-ON  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ha ??!??!?????”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini 2 pasang bola mata menyala seperti lampu pijar 40 WATT&lt;br /&gt;Seiring tercium aroma  plastik  dan bau karet terbakar menguap dari arah dapur [.] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Si remote TV memang kesatria. Bukan hanya sifatnya yang memudahkan, ia juga  memanjakan seluruh anggota keluarga. Tetapi tidak jarang pula si remot TV ini menjadi sumber sekaligus korban ketegangan dan pertentangan dalam rumah tangga.  Dipermainkan, ditekan, dipicit-picit, digigit, diremas, dikotori, di- upil-i, dilempar, dicampakkan dan kali ini DIBAKAR !&lt;br /&gt;Remote TV tidak pernah mengeluh atau menolak perintah majikannya. Apalagi Letoy.  &lt;br /&gt;Salut buat Mr. Remot TV anumerta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaungan 2 Juni 2009&lt;br /&gt;Written by: www.simahir.blogspot.com, Inspired by: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;siTV Remote.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8701712394179244795?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8701712394179244795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/remote-tv-more-than-just-on-off.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8701712394179244795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8701712394179244795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/06/remote-tv-more-than-just-on-off.html' title='Remote TV: more than just ON-OFF'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6708916249275790118</id><published>2009-05-31T01:03:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T18:40:50.114-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Cap Jempol untuk Musisi Jalanan</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiI5uaQvAvI/AAAAAAAAACw/yOBgYJc1LMQ/s1600-h/image-upload-247-785258.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiI5uaQvAvI/AAAAAAAAACw/yOBgYJc1LMQ/s320/image-upload-247-785258.jpg"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Barusan aq naik motor ke kota mau cari warung makan siang. Tp di tengah prjalanan aq mdgr riuh musik memekak telinga. Tadinya kupikir Topeng Monyet. Tetapi rupanya sekolompok anak muda ini adalah pengamen jalanan dgn prlengkapan yg lumayan memadai. Mereka ini masih muda dan tidak cacat, hanya pakean agak gembel. Musiknya memukau.. spt genre melayu-jawa, gak jelas krn gk pake vokalis. Yg ada hanya 2 org yg akting memainkan kuda lumping. 1 memainkan gitar elektrik, 1 mainkan kibod, 1 memukul gong, 1 memainkan gurindam dan 1&lt;br /&gt;org sbg kolektor sumbangan. SALUT..itulah kata yg bisa kberikan. Sayang sekali ketika aq mengeluarkan hapeku utk mengambil gbr mereka sdh mau bubar hingga beginilah hasil jepretan. Artinya: terlalu murah harga seribu yg kuceplok kan kepiring kolekte untuk 2 single lagu plus ambìl gambar. Ingin kuikuti mereka utk show berikutnya tetapi perutku udah keroncongan. langsung aja deh..post to my blog.hihi.[.]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6708916249275790118?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6708916249275790118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/cap-jempol-untuk-musisi-jalanan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6708916249275790118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6708916249275790118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/cap-jempol-untuk-musisi-jalanan.html' title='Cap Jempol untuk Musisi Jalanan'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SiI5uaQvAvI/AAAAAAAAACw/yOBgYJc1LMQ/s72-c/image-upload-247-785258.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-3228601869640811583</id><published>2009-05-30T22:49:00.001-07:00</published><updated>2009-07-24T20:49:35.563-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>Musik untuk Produktifitas</title><content type='html'>Saat Band Pearl Jam menghabiskan lagu terakhir dalam album 'Best of..' dan 'Vitalogy' nya,tiba-tiba aku tersadar, sudah 2 jam aku jongkok di tikar ini. Aku Juga baru sadar telah menyelesaikan pekerjaan isengku.&lt;br /&gt;Makjaangg..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku berhasil menyemir sepatu hitamku.&lt;br /&gt;Dan?..membersihkan sepatu bolaku yang putih kini kinclong, setelah kemarin sore bertanding dilapangan berlumpur dengan team dari buruh bangunan Torganda inc. &lt;br /&gt;Dan? membersihkan sepasang kaos kaki dengan mengutil satu persatu biji sebesar kutu anjing, biji dari sejenis rumput  (yang aku gak tahu rumput apa namanya..apalagi bahasa latinnya) yang menempel di kaos kaki itu. &lt;br /&gt;Hasilnya? Segepok biji terkumpul. Gak terhitung jumlahnya, mungkin 5 ratusan. Berarti udah ratusan kali jemari tanganku berulang up- down bekerja seperti buruh di pabrik rokok yang melinting tembakau. Sampai dua jam gak terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri heran dengan diriku mengapa aku bisa sesabar itu. 2 jam lho tanpa beranjak atau mikirin yang lain. Mungkin Juga sih pengaruh karena saat ini aku memang sendirian di rumah. Klo gak pasti diganggu sama si kecil atau diledek sama si mama.&lt;br /&gt;Perhatianku kini tersita ke MP3 player yang berhenti. Kog silent ?, mana Pearl Jam-nya?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Got it !!    It's the music that keeps me enjoying.  Alunan musik membuat kita asik dan lupa dengan beban kerja dan rasa capai. Jadi produktifitas bisa ditingkatkan dengan alunan musik.&lt;br /&gt;THIS IS LESSON FOR TODAY !!!&lt;br /&gt;Nah sekarang aku punya ide, jika nanti aku punya pabrik maka tata ruang pabriknya harus menyediakan speaker yang menyebarkan alunan musik. Terserah musik apa gak harus rock alternatif seperti Pearl Jam guwe hehe. Bisa klasik atau kontemporer. Sehingga semua pekerjanya bisa asik dan tetap rileks dan sesekali menguap untuk merelaksasi otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tentu saja kalian punya kritik dan pemikiran lain. Aku bilang untuk pabrik guwe,bukan pabrik kalian. Itu pun 'jika nanti' aku punya pabrik. (Pabrik apaan?, XTC kali ya,Hahaha..) [.] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(diketik &amp; posting by siponsel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-3228601869640811583?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/3228601869640811583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/musik-untuk-produktifitas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3228601869640811583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3228601869640811583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/musik-untuk-produktifitas.html' title='Musik untuk Produktifitas'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2030470028005087134</id><published>2009-05-29T21:49:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:50:34.827-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINK'/><title type='text'>Lagi-lagi: Facebook</title><content type='html'>"Facebook pun menjadi media yang paling efektif untuk mewartakan keberadaan dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;status ke aku an&lt;/span&gt;. Facebook menjadi media untuk komplain kerjaan banyak tapi gaji kecil, untuk beribadah dengan menuliskan ayat-ayat suci, untuk promosi tulisan, promosi dagangan, promosi rambut baru. Sebagai media mengabarkan bahwa sedang 'meeting' dengan CEO, sedang dalam perjalanan ke luar-negeri (Timor Leste), on the way to airport 'nganter teman'. Media untuk makian, permintaan maaf, undangan pernikahan, ekspresi suasana hati dalam keterpurukan, jatuh cinta dan kebahagian. Untuk curah pendapat, sakit perut, datang bulan, sakit flu, mencret, masuk angin, demam, curhat dan wall pun menjadi tembok ratapan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cangkirkayu.blogspot.com/2009/05/facebook.html"&gt;cangkir kayu: Facebook&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2030470028005087134?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2030470028005087134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/lagi-lagi-facebook.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2030470028005087134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2030470028005087134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/lagi-lagi-facebook.html' title='Lagi-lagi: Facebook'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-4684456141223565414</id><published>2009-05-29T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:51:54.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINK'/><title type='text'>Dairi Pers: KOPI LUWAK  Liputan Vanity Fair : MAKIN DIMINUM MAKIN SEGAR</title><content type='html'>Berasal dari tai musang tapi nikmat? Hewan Luwak atau musang yang hidup di Sumatra telah menghasilkan kopi paling mahal di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dairipers.blogspot.com/2009/03/makin-diminum-makin-segar.html#comment-form"&gt;Dairi Pers: KOPI LUWAK  Liputan Vanity Fair : MAKIN DIMINUM MAKIN SEGAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh Imma Vitelli, foto Ben Bohane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vanity Fair Edisi Italia Bulan Oktober 2008 memuat KOPI LUWAK SIDIKALANG&lt;br /&gt;Pengantar: Kopi Luwak Sumatera dari Sidikalang adalah produk unggulan yang pantas dibanggakan, apalagi setelah dimuat di Vanity Fair tsb diatas. Berikut adalah saduran reportase oleh Imma Vitelli. Kami berterimakasih kepada Pastor Ben OFMCap, Biara Kapusin Helvetia, yg telah membantu menerjemahkan naskah asli dari Bahasa Italia.&lt;br /&gt;Seorang sahabat dari Australia bercerita bahwa kopi dari tai musang dibelinya di Sidney dengan harga U$ 50 per gelas. Kopi ini sangat jarang karena hanya sekitar 500 kg/tahun. Sore panas di sopo, dengan rasa enak kopi, ditambah rasa cokelat, padahal dari tai musang, bukankah itu menarik? Kalau ingat bahwa kopi tsb telah melalui perut musang siapa yang mau. Tetapi jangan berhenti dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photo Cover. Para Petani Pengumpul Kopi Luwak Sedang Menikmati Kopi Luwak tsb di Kediaman N. Gultom di Sindoro, Desa Barisan Nauli, Kec. Sumbul, Kab. Dairi (foto oleh Ben Bohane, Vanity Fair)&lt;br /&gt;Ini adalah keajaiban alam: Luwak hanya memakan kopi terbaik dari jenis Kopi Arabika Sumatera. Kopi hanya kehilangan lendir buahnya, kulit biji tidak terganggu sama sekali pada saat biji dikeluarkan melalui feses. Kopi tsb telah dipengaruhi oleh enzim pencernaan musang sehingga lebih harum dan memiliki cita rasa yang lebih enak.&lt;br /&gt;Kopi luwak tsb dikumpulkan ibu-ibu dari tengah hutan yang berdampingan dengan kebun kopinya. Ibu-ibu tsb mengumpulkannya seperti para perempuan (di Eropa) mengumpulkan kotoran anjingnya (di Eropa adalah tanggung jawab pemilik anjing untuk mengumpulkan dan membuang kotoran anjingnya).&lt;br /&gt;Kopi luwak yang diagungkan oleh cafe-cafe yang mahal di seluruh dunia dan dimuat di Majalah Forbes, dan ditayangkan di acara talk show Oprah, dan ditawarkan melalui eBay melalui coffee shop di New York, Hong Kong, Vancouver, London, juga di Milan. &lt;br /&gt;Demikian cerita yang menantang kami, lalu kami menghubungi Sdr. Eko Maryadi, untuk membantu liputan tsb. Hal ini kami lakukan karena banyak orang merahasiakan hal kopi luwak sehingga kami semakin penasaran. Akhirnya suatu hari Eko Maryadi menghubungi John M. Sianturi untuk reportase kami.&lt;br /&gt;Hari panas ketika kami tiba di Medan, Sumatera Utara. Tempat ini indah, masih memiliki hutan, gunung yang masih aktif, dan di kiri kanan jalan yang kami lalui ke tempat tujuan ada sedemikian banyak perkebunan kakao, vanili, dan tanaman cengkeh.&lt;br /&gt;Kami tiba di Sidikalang yang merupakan daerah kopi. Kopi tsb tidak terlalu tinggi hanya setinggi orang. Kami berhenti di pekan Sumbul, menyaksikan rumah dari kayu, petani yang menjual kopi arabika Sidikalang. Mereka jual beli kopi arabika akan tetapi tidak ada yang menjual kopi luwak.&lt;br /&gt;Untuk penduduk Kab. Dairi luwak adalah musuh karena menjadi hama buah-buahan, ayam, dan memakani buah kopi. Kesan kami luwak adalah hewan yang tidak baik.&lt;br /&gt;Kami berjumpa dengan John M. Sianturi yang ramah dan memberikan kartu namanya yang indah karena dirancang dengan baik. John cerita bahwa sewaktu kecil hingga bekerja di Lab. Vertebrata sering melakukan pemerangkapan musang karena gangguan hewan ini pada pertanian.&lt;br /&gt;Apa yang membuat kami terpesona adalah John M. Sianturi bagaikan Robin Hood dari Sumatera karena merupakan orang pertama di dunia yang menjual kopi luwak tsb ke negara-negara maju dan mendampingi petani. Dia mampu mengekspor kopi tai hewan tsb dengan harga yang tinggi. Hal ini dilakukannya setelah melihat acara Oprah di Internet, lalu berseru: ”kenapa saya tidak melakukannya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. John M. Sianturi, Dipl.Agr. di tengah Kebun Kopi Sindoro, Desa Barisan Nauli, Kec. Sumbul, Kab. Dairi (foto oleh Ben Bohane, Vanity Fair)&lt;br /&gt;John ini menamatkan Sarjana Pertanian di IPB lalu mendalami Manajemen hama perkebunan, juga di IPB, selama 3 tahun setelah itu. Dia memiliki latar belakang ilmu yang cukup lengkap tentang musang.&lt;br /&gt;Ini memang pekerjaan sulit untuk dia karena harus menyakinkan petani kopi bahwa tai musang berharga menjadi kopi luwak. Musang dari lawan menjadi kawannya. Pencernaan luwak baik untuk mutu kopi, musang perlu dilindungi di sekitar hutan Lae Pondom. Hal ini karena masih ada lebih dari 600 musang di hutan tsb.&lt;br /&gt;Sindoro&lt;br /&gt;Kami tiba di sekitar hutan yang berdampingan dengan kebun kopi. Kami menyaksikan hujan yang sangat lebat, pakaian yang di jemuran pun tak sempat diambil hingga menjadi basah semua.&lt;br /&gt;Nelson Gultom dan isterinya br. Sianturi yang adalah pengurus kelompok tani menyambut kami dengan ucapan selamat datang. Ada sekitar 10 ibu-ibu yang ada di tempat tsb. Bagi kami semula melihat mereka seperti vampir karena mereka memakai sarung di cuaca yang dingin dan mulut mereka merah seperti darah. Ini karena mereka makan sirih.&lt;br /&gt;Para ibu-ibu tsb adalah petani miskin, hidup mereka berat; daun sirih menjadi sahabat. Dari 250 orang petani di daerah tsb ada sekitar 20 orang yang dengan suka rela menjadi pengumpul kopi luwak yang terlatih.&lt;br /&gt;Gultom dengan semangat menjelaskan bahwa kopi luwak tsb dahulu tidak dihargai. Sering hanya dicampur dengan kopi biasa. Dengan kegiatan oleh John M. Sianturi maka kopi luwak tsb memiliki harga mahal. Kami menyaksikan tai luwak yang masih segar, butir kopi yang putih bercampur dengan biji-bijian hitam dalam kantong plastik yang dibawa petani. Pak Gultom lalu mengambil tai luwak tsb satu sendok lalu menaruhnya dibawah hidungku, dan baunya hanya seperti tanah lembek.&lt;br /&gt;John menjelaskan bahwa bau kotoran yang umum dipengaruhi oleh bakteri Coli. Pada usus musang tidak ada bakteri Coli tsb sehingga tai musang tidak bau.&lt;br /&gt;Ibu-ibu lalu membuat lipatan daun sirih baru. Ibu Silalahi yang duduk di sampingku bercerita bahwa dia baru mulai satu minggu ini menjadi pengumpul kopi luwak. Dulu dia tidak mau karena telah memiliki penghasilan Rp. 400-900 ribu/bulan dari hasil kopinya. Dia mampu menyetor sekitar 12 kg kopi luwak segar per minggu. Dan hal tsb sudah membantu menambah penghasilan keluarganya.&lt;br /&gt;Menikmati kopi luwak&lt;br /&gt;Kemudian tiba waktunya, isteri Pak Gultom membawa air panas dan kopi yang sudah digiling. Dia menuangkan air panas pada kopi bubuk dalam gelas. Saat untuk meminum pun tiba. Karena disodorkan, akhirnya saya minum juga. Kopi yang sangat bagus dengan sedikit rasa cokelat yang alami. Enak sekali. Kami meminumnya bersama-sama para ibu tsb.&lt;br /&gt;Saya lihat sekeliling, melihat reaksi ibu-ibu tsb. Saya melihat mereka dalam kemiskinannya yang membuat para orang kaya heran. Mereka mengaku bahkan baru kali ini menikmati kopi yang sangat enak tsb. Selama ini mereka belum pernah mencobanya. Sementara orang-orang kaya di negara maju sudah menikmati kopi luwak tsb di cafe-cafe mewah dengan harga yang sangat mahal.&lt;br /&gt;Pendapat Sdr. John M. Sianturi setelah reportase tsb adalah kekuatiran pemalsuan. Orang tergiur dengan harga mahal, lalu nama produk unggulan tsb menjadi cacat bahkan hancur. Dia mengatakan: ”Saya melakukannya dengan tulus. Pedaganglah yang sering menghancurkan komoditi unggulan Dairi. Uang bukan segala-galanya!” Ada ucapan dia yang menyentuh hati: ”Belum cukupkah nama nilam, vanili, dan kopi sidikalang hancur? Jangan hancurkan lagi nama Kopi Luwak Sidikalang yang dengan susah payah kami bangun!”&lt;br /&gt;Diposkan oleh Dairi Pers Support Team di 22:32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-4684456141223565414?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/4684456141223565414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/dairi-pers-kopi-luwak-liputan-vanity.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4684456141223565414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/4684456141223565414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/dairi-pers-kopi-luwak-liputan-vanity.html' title='Dairi Pers: KOPI LUWAK  Liputan Vanity Fair : MAKIN DIMINUM MAKIN SEGAR'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5281529086527022248</id><published>2009-05-28T21:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:52:55.434-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPAKBOLA'/><title type='text'>Keputusanku untuk Merumput (Lagi)</title><content type='html'>Final Liga Champion tadi malam antar Barcelona VS Manchester United dimenangkan oleh Barcelona dengan skor telak 2-0. Di kantorku pagi ini anehnya bukan soal serunya pertandingan yang dibahas, tetapi serunya ejek-mengejek dan tagihan traktir men-traktir antara pihak-pihak yang kalah dan menang taruhan lah yang menggema. Aku sendiri tidak terlalu tertarik dengan nuansa ejek- mengejek itu. Karena aku sendiri memang tidak pasang taruhan. Bukan nya idealis, tetapi aku hanya “jaim” sama anak buah. Hehe. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Aku lebih tertarik dengan sebuah surat dari PERBARINDO (asosiasi tempat aku bekerja) terletak di mejaku. Isinya sebuah undangan untuk ikut serta dalam sebuah pertandingan sepakbola persahabatan  melawan pejabat  Bank dan staff BI Medan. Ngapain pula surat ini sampai pada hari ini. Apa pengurus Perbarindo juga sudah ”Gila Bola” lantaran semakin meriahnya Liga Champions, EPL dan bahkan Liga Super ISL?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama aku memikir-mikirkan surat ini. Apakah memang mereka serius membutuhkan tambahan pemain atau hanya sekedar basa basi belaka. Tetapi kupikir suratnya resmi dan mengenai jadwal latihan dan tanggal pertandingan sudah tercantum hanya dalam hitungan minggu. Lalu kuberanikan diri untuk angkat telepon dan berbicara dengan Bp. RDS sebagai contact person-nya. Dan memang benar Pak SPS cukup welcome dan meminta saya untuk mendaftarkan juga setidaknya 3-4 orang staff saya untuk ikut seleksi nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seleksi ?, tanyaku serius “.  Ai massam mana nya masak mau ikut bertanding pake diseleksi ?&lt;br /&gt;“Ya tentunya diseleksi pak pemain yang benar-benar layak untuk diturunkan pada saat pertandingan persahabatan tersebut”, ucap Pak SPS dengan mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buset !&lt;br /&gt;Aku agak tawar hati juga mendengar kata-kata seleksi. Jelas menghawatirkan untuk menang seleksi bagi aku yang sudah jarang bermain bola di lapangan besar ? Kami yang  taunya hanya iseng ”marbola” futsal “mencari keringat “ ? &lt;br /&gt;Kami dengan kaum bapak berumur rata-rata yang sudah di atas  31 tahun dengan perut yang membuncit..hehe? &lt;br /&gt;Aku sendiri sebenarnya masih ragu apakah masih sanggup bermain bola di lapangan standar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba tiba seolah ada suara di kepalaku&lt;br /&gt;“ Inilah saatnya..penawaran yang sama tidak akan datang dua kali..” Nunga agak seteres na karejo on..andigan be lari sian rutinitas niba on?.”&lt;br /&gt;Inilah cara kalau mau serius mengecilkan perut dan mempertahankan berat badan. Pun dengan adanya momen ini akan memotivasi diri untuk menjaga kebugaran dengan mendisiplinkan diri untuk bangun pagi dan memenuhi target minimal  3 Km jalan kaki setiap pagi sampai di hari tua. Ceile..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kutanya beberapa anak buahku&lt;br /&gt;Awalnya juga mereka menolak, bermacam-macam alasannya.&lt;br /&gt;”Ikut pertandingan sepakbola persahabatan, Pak?”&lt;br /&gt;“Bah.. gak kuat, Pak ?&lt;br /&gt;“Bagaimana dengan Futsal Sabtu sore kita, Pak?&lt;br /&gt;“Maaf , Pak. Saya hanya punya sepatu untuk futsal, gak punya sepatu untuk sepakbola lapangan besar.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dengan argumen yang mungkin masuk akal; untuk memperluas jaringan- lah, untuk bertemu pejabat-pejabat Bank dan BI- lah.. bertemu calon rekan bisnis-lah, bertemu cewek-cewek cantik- lah (sori bukan “Caddy Golf” seperti si Rhani itu lho) ahirnya beberapa teman tertarik dan menyatakan kesiapan untuk bergabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kuketik surat dan minta di faks-kan sama seorang staff untuk mendaftarkan 5 nama yang bersedia bergabung ke koodinator Perbarindo. Kami juga telah mengambil kesimpulan apabila -pun tidak masuk dalam seleksi maka kami akan mencari klub TARKAM (antar kampung) terdekat untuk melanjutkan niat bermain bola. Setelah itu kami sepakat untuk mempersiapkan segala sesuatunya  Termasuk hal yang mendasar yaitu “Sepatu Bola” masing-masing. Sebagian besar teman-teman mengatakan sudah punya sepatu bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, aku sendiri tidak punya sepatu bola, bagaimana mungkin bermain bola tanpa sepatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat setelah tutup jam kantor dengan sisa uang yang ada di kantong aku menyambangi toko olahraga terdekat dan membeli sepasang sepatu bola. Dari beberapa pilihan termurah sampai dengan yang rasanya wajar ahirnya pilihanku jatuh kepada sepasang sepatu putih keemasan, mirip yang kulihat di TV pernah dipakai oleh si Ellie Aiboy pemain sayap PSMS di ISL  itu. Mereknya SPECS dengan harga Rp. 210.000,- .&lt;br /&gt;Aku tidak tahu harga ini sudah pantas dan barang yang dimaksud asli atau palsu. Aku tidak tahu menahu soal perlengkapan olahraga. Karena penjaga toko menyatakan bahwa sepatu itu juga yang dipakai pemain sepakbola professional.&lt;br /&gt;Selain itu aku juga membeli sepasang kaus kaki dan pelindung tulang kering. Sedangkan untuk celana dan kaosnya aku teringat masih punya kostum dari kantor yang kami pakai untuk bermain Futsal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku memacu motorku dengan semangat, pulang ke rumah dengan bungkusan kotak yang tidak bisa disembunyikan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa itu?”, tanya istriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sepatu ”, jawabku singkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Yee, Sepatu baru lagi nih”, dengan penuh semangat istriku membuka bungkusan tersebut  dan senyum-senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oalah.Pa...kirain sepatu macam apa. Ini Sepatu Bola mau dipake kemana? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Bah kau pikkir mau dipake ke gereja itu sepatu?, ya mau bermain Bola lah, Ma”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bermain bola di mana, na godang ma sitanmu, sai songon doli-doli do ho huida sonari ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ada undangan dari teman-teman di Tanjung Morawa, trus nanti 2 minggu lagi mau tanding di Kota Medan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Haha..Mau bermain bola?, gak salah tuh, masih sanggup ya.. ntar jadi urusan lagi ?”, mulai mengejek nada nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ehh..khan selama ini juga udah main Futsal.” ujarku mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya, main futsal angin-anginan, dan setiap pulang main futsal selalu ngeluh dan minta dikusuk. Ini mau bermain di lapangan. Ntar pulang bawa baju becek dan  patah pinggang atau kaki. Aku juga yang repot.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mama kog doanya yang gak bener?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bukan gitu, Pap. Aku tau belakangan ini kamu bangun pagi aja susah, udah pulang kantor selalu malam  hari itupun asik dengan diri sendiri di depan TV atau computer. Lalu tidur larut malam. Jangankan waktu sama anak, waktu untuk istirahatmu aja kurang. Ini mau maen bola lagi”. Ujarnya dengan intonasi yang mulai meninggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Hehe.. itulah, Ma. Aku mau keseimbangan. Kupikir dengan maen bola aku dipaksa menjaga kebugaran. Khan gak tiap hari maen nya, cuman hari kamis dan sabtu sore, itupun belum tentu terus-menerus, nah soal waktu ama keluarga khan masih bisa diatur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya, aku cuman mau bilangin aja, Papa udah berumur 31, waktu kerjamu sibuk, dan gak teratur olahraga,  jangan gara-gara bola Papa cidera. Niat olahraga malah yang datang penyakit.” Katanya dengan lebih lembut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tenang ma ho disi, Mae. Keputusanku sudah bulat. Kupikir dengan main bola ini adalah investasi yang serius dalam menjaga kesehatan. Ketimbang aku menjalankan hobby yang menyita uang dan tidak pengaruh terhadap kesehatan jangka panjang lho. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya, terserah Papa deh, asal betullah janji kau itu nanti bisa ngatur waktu untuk kami juga. Jangan kau asik dengan duniamu saja. Apalagi kalau sempat ada massam-massam dengan perempuan. Kutinggalkan kau dan anak kau ini ”. Ujarnya mengancam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oke deh, Ma, mama emang isteri terbaik sedunia”, ujarku mulai menggodanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Nunga be i, maridi ma ho tu san, Bau hian huanggo keringat-mu i.” Balasnya sambil cepat berlalu menggendong boru kami yang masih berumur 7 bulan. [.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5281529086527022248?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5281529086527022248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/keputusanku-untuk-merumput-lagi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5281529086527022248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5281529086527022248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/keputusanku-untuk-merumput-lagi.html' title='Keputusanku untuk Merumput (Lagi)'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6365428545927759812</id><published>2009-05-26T20:07:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:53:57.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>MENGGAGAS SHARING INFORMASI BERMUTU  MELALUI FITUR STATUS  DI  FACEBOOK</title><content type='html'>Saat ini terdapat jutaan pengguna situs jejaring social Facebook di seluruh dunia. Dari pengalaman saya melihat bahwa orang biasanya bergabung dengan facebook untuk mencari teman atau memperbanyak jaringan pertemanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal dalam upaya menambah jaringan pertemanan biasanya dimulai dari orang terdekat baik dimasa sekarang ataupun di masa lalu yang dijumpai sebagai sesama pengguna facebook. Biasanya teman alumni sekolah yang sama, teman kuliah, maupun teman yang berasal dari daerah asal yang sama (kampung halaman yang sama). Penambahan jaringan teman berdasarkan hobby / minat yang sama maupun pandangan yang sama terhadap suatu persoalan /topik adalah proses yang datang kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan yang membuat para anggota memiliki minat yang besar atau bahkan bagi banyak kalangan yang tanpa sadar telah kecanduan facebook adalah adanya konten yang bersifat real time dan sangat dinamis. Hal ini dapat kita lihat dari fitur perubahan ” status” masing-masing user baik dalam upload gambar maupun catatatan baru sampai ke perkembangan jaringan pertemanan seseorang ditampilkan dalam satu papan pesan. Ini memungkinkan seseorang untuk dapat memantau perkembangan temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan jejaring sosial ini semakin pesat seiring juga dengan kemajuan dalam teknologi jaringan telepon seluler. Pemanfaatan GPRS maupun 3G membuat produsen perangkat telepon genggam menciptakan peluang masyarakat untuk dapat selalu terhubung ke internet.  Kini kita sudah dapat mengakses situs berita, blog maupun email dari pesawat Handphone. Belakangan ini Facebook juga sedang gencar-gencarnya berpromosi akses handphone melalui beberapa operator.  Bahkan Operator 3 menyediakan layanan SMS untuk notifikasi perkembangan status di Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya ini bukan bermaksud membahas teknologi Facebook secara luas karena saya pikir banyak pihak yang lebih kompeten terhadap hal itu. Fenomena yang sangat menarik bagi saya adalah menyangkut fitur status di Facebook.&lt;br /&gt;Fitur ini sangat sederhana dan sangat mudah untuk digunakan bahkan bagi anggota baru sekalipun karena selain telah menyediakan pilihan bahasa Indonesia fitur ini juga terletak di area yang dengan jelas mudah dijangkau. Beda halnya dengan fitur Upload Foto, Profil, Catatan, maupun tautan, bahkan GAMES memerlukan ketelitian pemakai yang lebih ekspert dalam ‘per-fesbukan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam fitur status berlangsung lalu lintas konten yang sangat dinamis. Hanya dengan mengetikkan suatu kata ataupun kalimat maka status terkini pengguna akan otomatis diperbaharui dan ditampilkan pada layar  dingding setiap anggota teman  yang terdaftar. Fitur ini juga membuka peluang seluas-luasnya bagi para user untuk mengirimkan (posting) komentar, statemen maupun berita ‘suka-suka”  yang umumnya berpretensi lebih kea rah upaya menarik perhatian. Oleh karena sifatnya yang menarik perhatian  dan berputar secara real-time inilah sesungguhnya salah satu alasan mengapa banyak orang yang tidak bosan-bosanya (sehingga kerap dibilang kecanduan) menyempatkan diri mengintip profil facebooknya melalui HP baik ketika di perjalanan ataupun sekedar duduk di depan monitor computer sembari mengerjakan tugas kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya sebenarnya setiap postingan yang muncul di dalam Status adalah merupakan informasi yang dapat digunakan oleh pembacanya untuk dapat mengetahui situasi, mengukur keadaan di lingkungan si pengirim atau bahkan suasana hati dan jiwa si pengirim. Bisakah kita bayangkan apabila setiap pengguna memposting komentar yang sifatnya deskriptif (melaporkan). Maka fitur STATUS Facebook ini adalah ”running text” Informasi yang boleh dikatakan jauh melebihi kecepatan update berita media cetak, media televise ataupun media cetak online.&lt;br /&gt;Persoalannya sekarang adalah apakah komentar yang sepotong-sepotong ataupun tidak terstruktur dan spontan yang biasanya muncul di kolom status layak dijadikan sebagai informasi ? Yang tidak mengenakkan atau justeru terkesan mubajir  adalah ketika postingan dalam status oleh user maupun teman-teman lebih banyak berisi seputar komentar mengenai diri sendiri dan celoteh yang tidak karuan yang sifatnya hanya mencari perhatian dan memancing perdebatan untuk POPULARITAS semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman saya ber-facebook masih sedikit teman yang mau mengirimkan postingan pada kolom status yang bersifat korespondensi deskriptif terhadap suatu peristiwa ataupun masalah yang tentunya bermanfaat bagi orang lain. Seperti contoh  postingan informatif mengenai skor pertandingan sepakbola, acara TV, Diskon dan event di suatu pusat perbelanjaan, Launching produk ataupun buku dan lagu baru, informasi lalu lintas, informasi gempa, Indeks harga saham, informasi cuaca di daerah tertentu dan banyak lagi. Informasi ini sebenarnya dapat kita peroleh melalui korespondensi pertemanan kita di Facebook. Karena tidak semua berita dapat disajikan secara cepat oleh media. Saya telah mencobanya dan tidak sia-sia. Saya sangat senang membaca postingan status di Facebook mengenai situasi daerah tempat asal saya dimana keluarga dan orangtua saya berada. Mungkin demikian juga teman-teman semua.&lt;br /&gt;Untuk itulah melalui catatan ini saya mengajak teman-teman yang keranjingan Facebook untuk memulai membiasakan diri untuk posting komentar yang informatif yang MUNGKIN berguna bagi teman-teman. Sehingga keberadaan dan keterlibatan kita di Facebook tidak serta merta di klaim sebagai pemborosan semata ataupun kesia-siaan belaka. Sehingga tidak perlu ada kelompok yang mencap facebook sebagai ancaman bahkan pake fatwa haram segala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segitu aja dulu dari saya, berhubung waktu semakin larut, otakku udah low-bat, saya khawatir  yang tertulis malah uneg-uneg emosional.&lt;br /&gt;Lagian aku cemburu melihat isteri dan anakku yang terlelap di tempat tidur sementara aku sibuk dengan lappie ini seolah aku mau kejar deadline. enggak lah yaw!&lt;br /&gt;[.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam menunjukkan  Pukul 23.55&lt;br /&gt;Perbaungan 26 Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6365428545927759812?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6365428545927759812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/menggagas-sharing-informasi-bermutu_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6365428545927759812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6365428545927759812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/menggagas-sharing-informasi-bermutu_26.html' title='MENGGAGAS SHARING INFORMASI BERMUTU  MELALUI FITUR STATUS  DI  FACEBOOK'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-919206096796421738</id><published>2009-05-21T03:29:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T18:30:05.175-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>We love u Grandpa</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShUs7zucZFI/AAAAAAAAACI/4ZXiAVhcC50/s1600-h/image-upload-24-743839.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShUs7zucZFI/AAAAAAAAACI/4ZXiAVhcC50/s320/image-upload-24-743839.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/Center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;As reguest by Katie..on May 20th.wanna see our papa ''mangabing  pahompu?''..ceile.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-919206096796421738?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/919206096796421738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/we-love-u-grandpa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/919206096796421738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/919206096796421738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/we-love-u-grandpa.html' title='We love u Grandpa'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShUs7zucZFI/AAAAAAAAACI/4ZXiAVhcC50/s72-c/image-upload-24-743839.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5921202823292576517</id><published>2009-05-18T22:24:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T18:32:42.894-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Home Industri Opak &amp; Alen-alen</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShJCjTSWsgI/AAAAAAAAACA/7RiRD009DCk/s1600-h/image-upload-2-769932.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShJCjTSWsgI/AAAAAAAAACA/7RiRD009DCk/s320/image-upload-2-769932.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ini bukan lah Filamen untuk Energy Surya.. tetapi penjemuran Opak hasil olahan Home Industri.&lt;br /&gt;Lokasi: Dusun Melati II kecamatan Pegajahan Serdang Bedagai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5921202823292576517?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5921202823292576517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/home-industri-opak-alen-alen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5921202823292576517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5921202823292576517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/home-industri-opak-alen-alen.html' title='Home Industri Opak &amp;amp; Alen-alen'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/ShJCjTSWsgI/AAAAAAAAACA/7RiRD009DCk/s72-c/image-upload-2-769932.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2493583614244713596</id><published>2009-05-17T23:08:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T21:57:38.614-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>AYO LESTARIKAN BAHASA BATAK</title><content type='html'>Kutipan dari Tulisan Charles M. Sianipar&lt;br /&gt;(Permisi ya Pak, saya kutip tulisannya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHASA BATAK TERANCAM PUNAH&lt;br /&gt;Share&lt;br /&gt;24 October 2008 at 00:17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul artikel ini bisa dianggap tidak mungkin atau malah sependapat dengan saya. &lt;br /&gt;Karena usia yang masih muda, saya melihat dari dua sisi, orang tua dan generasi muda. Agar bahasa Batak tetap lestari tentunya harus selalu digunakan, minimal diajarkan ke generasi berikutnya, bila proses itu sudah tidak berjalan, terancam punah, sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat di kota kota besar, Jakarta, Bandung, bahkan di Medan dan Pematang Siantar, anak anak muda sekarang sudah banyak yang tidak mampu menuturkan bahasa Batak ini dengan baik. Sebagian ada yang masih mampu, tetapi sangat tidak beraturan, sebahagian lagi ada yang mengerti, tapi tidak mampu menuturkannya. Bahkan sebagian orang tua ada yang mengatakan, ai ndang diboto dakdanak on be marhata Batak, nunga tubu dison (dikota) nasida :-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi diatas, ada yang salah dalam diri kita. &lt;br /&gt;Menurut si anak mereka tidak salah, mereka menyalahkan generasi diatasnya, orang tua. Orang tua menganggap si anak tidak mau belajar. &lt;br /&gt;Seharusnya orangtua mengajarkan dan melatih si anak dari usia dini agar mampu berbahasa Batak. Sama seperti pembelajaran bahasa disekolah, bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, atau Sunda, mereka dilatih dan diajarkan kosa kata, tata bahasa yang baik &amp; benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita melakukan itu terhadap si anak, atau si anak sama sekali tidak perduli. Bahkan ada dari mereka yang tidak bangga atas jati dirinya, tercerabut dari akarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar bahasa harus senantiasa dilatih dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Dan kita harus ingat, punahnya bahasa dearah dimulai dari rumah pemilik bahasa daerah itu. Kapan itu akan sirna, tergantung pemilik bahasa daerah tersebut, beberapa generasi ke depan, 100 tahun lagi, 75 tahun lagi atau 25 tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah menulis suatu artikel di internet , dengan judul Apakah Anda Turut Berperan Memusnahkan Bahasa Batak Toba? dengan beberapa indikator. &lt;br /&gt;Sebagian dari isi tulisan itu saya sampaikan lagi disini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Karena orangtua (Ayah/Ibu) sudah tidak bisa berbahasa Batak lagi.&lt;br /&gt;2. Bila bahasa Batak bukan lagi bahasa yang dominan di rumah. (Punahnya bahasa daerah, dimulai dari rumah pemilik bahasa daerah itu)&lt;br /&gt;3. Bila orangtua tidak mengajarkan anaknya bahasa Batak. Orang tua tidak menyampaikan kepada si anak bila mereka berbahasa Batak, dijawablah dalam bahasa Batak, bila mereka berbahasa asing dijawablah dalam bahasa asing tersebut.&lt;br /&gt;4. Bila Ompung naburjui berkomunikasi dengan pahompu harus menggunakan Bahasa sileban (Indonesia atau Inggris) biar pahompu yang manis manis ini mengerti.&lt;br /&gt;5. Bila si anak mengatakan: “Saya sudah lahir, besar di (Medan, Jakarta, Bandung, Jogja, dll) sudah tidak bisa berbahasa Batak lagi.” Dan mereka sangat bangga mengatakan itu. Orang Belanda ratusan tahun tinggal di Batavia, tetap saja berbahasa Belanda. Orang China, India, dll begitu juga. Orang Jawa direlokasi ke Sumatra, malah tetangganya yang Batak jadi berbahasa Jawa.&lt;br /&gt;6. Bila si anak ditanya dalam bahasa Batak, Di dia hutam, Aha Margam? Ise Goarmu? langsung error tidak nyambung. Tapi bila ditanya: “Kamu orang apa?” dia akan menjawab dengan mantap “Orang Batak”.&lt;br /&gt;7. Bila anak anak di rumah lebih fasih berbahasa asing (Inggris, Mandarin atau bahasa daerah yang lain) dibanding berbahasa Batak. Padahal menguasai banyak bahasa tidak ada ruginya, termasuk bahasa Batak itu sendiri.&lt;br /&gt;8. Jika ponakan; bere, paraman, maen, anak kakak, anaknya adik tidak mampu juga&lt;br /&gt;9. Bila naposo ini mengatakan: Ngerti seh … tapi nggak bisa ngomongnya.&lt;br /&gt;10. Ketika orang orang muda ini berkata “Proud to be Batak” tapi tidak bisa ngomong.&lt;br /&gt;11. Bila kita beranggapan, kalau libur sekolah, anak anak mau dikirim ke kampung untuk belajar bahasa Batak. (Kenyataan, dikampung, anak anak sekarang sudah tidak berbahasa Batak lagi)&lt;br /&gt;12. Bila orangtua menganggap: “Hare gini … … anak anak diajari Bahasa Batak”&lt;br /&gt;13. Bila kita mandok hata (berbicara) dalam suatu acara keluarga/pesta, ada yang teriak: “Pake bahasa Indonesia saja, biar anak-anak pada ngerti.”&lt;br /&gt;14. Bila anaknya tokoh adat, raja parhata, yang rajin ke pesta dan perduli dengan urusan adat, tapi anak anaknya tidak mampu berbahasa Batak dengan baik.&lt;br /&gt;15. Saat kita berkomunikasi dengan lawan bicara kita halak hita (orang kita Batak), dia reply dalam bahasa lain yang lebih dominan&lt;br /&gt;16. Ketika orang Batak merasa malu berbicara dalam bahasa Batak di keramaian, tempat umum saat bertemu dengan halak hita.&lt;br /&gt;17. Kesulitan membaca tulisan dan banyak tidak dimengerti tulisan yang dimuat dalam bahasa Batak seperti yang ditulis di Blog TanoBatak. &lt;br /&gt;Sekarang kita sulit mengucapkan hata Batak yang halus, bahkan cara menuliskannya, apalagi aksaranya, sudah duluan hilang, dihilangkan. Pergi entah kemana, mago (punah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah bahasa Batak itu akan kita biarkan, terancam punah? Sebaiknya kita sedih bila itu sampai terjadi. Hanya ada satu cara sederhana mencegahnya dan langsung bisa kita terapkan. Jadikan bahasa Batak menjadi salah satu bahasa pengantar di rumah. Kita mulai dari rumah sendiri, orang tua terhadap anak dan sebaliknya, upayakan dibalas dalam bahasa Batak, kita lakukan setiap hari, nantinya akan terbiasa dan bisa. Lakukan juga, di arisan, atau lingkungan halak hita diluar rumah. Krim SMS, email dalam bahasa Batak terutama terhadap anak muda. Ditulis dengan benar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita tidak mampu melakukan itu, jangan harap orang lain akan melakukan pelestarian bahasa Batak. Jadikan anak anak itu, hela, parumaen, cucu, bere mampu berbahasa Batak. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anak anak &amp; Nico Siahaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak anak disebelah Nico Siahaan ini, sejak usia dini saya latih berbahasa Batak, kosa katanya semakin bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan saya ajari mereka mampu berbahasa Batak dan mahir berbahasa asing lainnya, tumbuh menjadi Batak Keren, agar bahasa Batak tidak punah di rumahnya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- --- ---&lt;br /&gt;Punahnya bahasa daerah dimulai dari rumah pemilik bahasa daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirumah kami, saya pastikan bahasa Batak tidak akan punah. Setiap hari mereka saya latih. Anak anak mahir beberapa bahasa, bahkan si kakak berprestasi pada lomba bahasa asing. Tapi saya katakan pada mereka, Papa lebih bangga bila kalian, mampu juga berbahasa Batak. Saya ingatkan, mereka tidak bisa jadi Badui, tidak bisa juga jadi Jahudi. Tidak bisa jadi Bugis dan tidak bisa jadi Prancis, jadilah Batak Keren, mampu berbahasa Batak dan bahasa asing lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga artikel sederhana ini dapat mengingatkan kita, menjaga agar bahasa Batak dan bahasa daerah lainnya di Indonesia tetap lestari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Charlie M. Sianipar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2493583614244713596?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2493583614244713596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/ayo-lestarikan-bahasa-batak.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2493583614244713596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2493583614244713596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/ayo-lestarikan-bahasa-batak.html' title='AYO LESTARIKAN BAHASA BATAK'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-1823735733648689105</id><published>2009-05-17T19:58:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T21:58:04.254-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>MANOLSOL DIPUDI NDANG MARGUNA</title><content type='html'>Boasa songon na tungki jala dongon bohimu, eda Nai Longatiar, aha arsakmu huroha? Ninna nai minta tu Nai Longatiar. Ba aha ma da eda! So marsak situtu rohangku, ai ndang tarbereng ahu be donganku ala ni ilangku dohot haurahonku, lumobi ala pangula ni huria (parhalado)  muse do amanta. O, taringot tu berengku si Longatiar i do na ni dokmu? Ninna nai Longatiar. Olo, i ma da  eda! Ninna Nai Longatiar mangalusi.  Ai beha huroha taringot tu si Longatiar i, ndang hea hubege taringot tusi ninna Nai Lampita manorohon hatana. A, ganjang do nian taringot tusi, ai huhilala, na parigat-rigat bulung ni gaol do hamu, pasigat-sigat bulung ni bulu, na mangarungkai hinadangol do hamu hamu laho paingot-ingot hinalungun. Alai hudok pe songon i hundul ma jolo satongkin asa hupajojor sidangolonhon. Dung i hundul ma nasida na tolu manguselleng manghatai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marbarita ma Nai Longatiar, didok: Silongatiar dope nian boru buhabajungku dilehon Debata. Dibahen las nirohangku hubahen ibana marsingkola, nunga tammat ibana sian S.P.G dua taon naung salpu, alai matua so adong penempatanna dibahen pamarenta.  Nunga mulahulak ibana mambahen permohonanna asa ditempathon nian ibana, hape matua so adong do ingananna. Jadi gabe sai rap ma ibana dohot angka namarbaju na di hutanta on, alai apala dongan-donganna i ma si Mintasi naung tammat sian sikola Lanjutan Pertama. Jotjot ma nasida huida mardalan-dalan rap dohot doli-doli, apala di rondang ni bulan ma, didok nasida: ” Terang-terang bulan”. Ba sogo ma rohangku disi, ai nunga tung alo i tu pangkilalaanku, ai dang hea masa na songon i di haposoonniba. Muruk-muruk ma ahu tu si Longatiar i, unang sai didatdati be nian si songon i. Molo sai naeng mangkatai ho dohot doli-doli bat u bagasta ma nasida ro martandang, ningku ma tu ibana. Gabe jotjot ma hami pasual dohot ibana si ala ni i. Didok si Longatiar i ma tu ahu: ai dirimpu ho songon kolot ni hamu be hami naposo nuaeng, ai ndang diida ho angka baoa do dongan niba di parsingkolaan, ba ndang hea tarurak iba, binoto do mangaramoti, mangarajai diri niba. Dung i tung bahenon ma haurahon tu natorasniba dohot tu angka ibotoniba?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alai atik pe songon i alusna ndang sonang rohangku tongtong do ibana hubadai, hupodai taringot tu parsaoranna na bebas i. Alai ianggo apala pajut dohot patunduk rohangku hata poda ni amanta do.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didok amanta ma tu ahu: O, inang ni Longatiar unang pola sai marsoali ho dohot borunta si Longatiar taringot tu pargaulan, parsaoranna i rap dohot angka donganna magodang, ai nunga asing naposo nuaeng sian hita naposo najolo, ai bege ma, hupaboa hata ni sahalak sintua ni sada huria tu ahu Na sogo roha ni sintua i di pargaulan bebas ni angka naposo di huriana i, gabe dipangido sintua i ma tu guru ni huria i asa mandok sipaingot jolo ibana tu angka naposobulung i di tingki parguruendean nasida. Saut ma jongjong sintua i mandok hata sipaingot tu angka naposo bulung i taringot tu pargaulan bebas i. Godang do sijagaon disi, ninna sintua i. Alai dung sun sintua i mandok sipaingot i, jongjong ma sahalak namarbaju naung tatang pardagingonna, didok ma mangalusi sintua i. Amang, sintua, sintong situtu do sipaingot muna i, laos songon i do poda ni halak  amanta dohot inanta tu ahu.  Huihuthon ma poda nasida i, ndang olo ahu mandongani angka donganhu nabarbaju i mardalan-dalan bodarina, nang di torang ni bulan, lumobi mardonganhon doli-doli. Tinggal di jabu nama ahu hundul mangkulhul, manirat, manulam, mangarenda, hape ndang adong na ro manopot ahu, ala so ditanda halak be ahu, hape angka na tubu dipudingku nunga torop marmulian, gabe hatinggalan nama ianggo ahu. Umbege i gabe hohom ma sintua i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahu pe dung hubege barita na sian amanta i hohom nama ahu. Hupasombu nama si Longatiar i di pargaulanna i, jala laos martandang modom ma ibana tu bagas ni si Mintasi donganna magodang i.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hape dung adong manang piga bulan si Longatiar na marpargaulan bebas i. digora halak ma pardagingonna, ai nunga marbadan dua ibana. Dihatahon halak ma i tu hami. Hupamanat hami ma tutu pardagingon ni si Longatiar i, nunga sintong na pinadok ni jolma i. Marsak ma hami dohot dongan sabutuha dohot angka tondong, sisolhot.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-1823735733648689105?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/1823735733648689105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/manolsol-dipudi-ndang-marguna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1823735733648689105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/1823735733648689105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/manolsol-dipudi-ndang-marguna.html' title='MANOLSOL DIPUDI NDANG MARGUNA'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-2556724942045487707</id><published>2009-05-15T19:53:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T21:58:30.657-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>Dainang Pangintubu</title><content type='html'>Dung lam matua iba, lam niingot ma sude poda ni natua-tua manorusi tu roha nang di angka na niula. Ndang lupa ahu di pangajarion ni dainang pangintubu, asa unang margabus. Tingki i marumur ma ahu hirahira 7 taon. Partiga-tiga do dainang pangintubu, jala dung ro ibana sian onan, disuru ma ahu mamilangi uangna dibahen di hadang-hadangan. Di tingki i masa do juji di angka dakdanak, jadi porlu ma uang asa boi marjuji. Tubu ma tu rohakku naeng mambuat, marhitehite mambahen salompitan sampulu sada lembar, (sasintongna ingkon 10 lembar do). Dung sidung hubilangi, hupaboa ma tu dainang pangintubu godang ni bilangan ni uang na i.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Didok dainang ma tu ahu ”bilang (etong) ma jolo amang sahalinari. Ai molo songoni do ndang adong be na huomo”. Marlobok ma tarontokhu hururut ma muse sada sian lompitan, alai hutinggalhon dope debanari salompitan 11 lembar. Hupaboa ma muse godangna tontu tamba ma sian na parjolo.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Didok dainang ma muse ”hurang tangkas dope i, amang hasian, tung etong damang ma jolo muse, ai molo songoni tong dope rugi ahu, hape mangihuthon paretonganhu adong do na huomo”. Marlobok ma muse tarontokhu gumogo sian na parjolo, pola hodohan ahu. Huetong ma muse, jala hururut ma debanari sadasada sian lompitan na, alai adong dope tinggal salompitan 11 lembar. Didok dainang ma tu ahu: ”Unang margabus ho amang”, ai hubilangi hian do i nangkin sian onan, na husursari do i, jala hudokon ho mangetong. Molo porlu di ho hepeng pangido tu ahu, alai palaho ma tu na denggan. Sai na dapot do pargabus, holan soal tingki do. Molo dung margabus, manangko ma muse, jala dang haposan be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dung olat ni na masa I, molo didokhon ahu mangetong uangna, sai ro ma tu rohakku, naung dietong dainang do on. Sahat tu sadarion, huingot do poda ni dainang i. Jala bangkol do ahu margabus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na lambok do dainang mangajari hami, ndang hea risi hatana, jala tung sude do hami mabiar margabus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digombarhon na masa on do, pendidikan ni ina pangintubu dibagasan halambohon, tung mansai manorusi do I tu ianakhonna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molo pinarateatehon do pangajarion nuaeng tu angka ianakhonta, jotjot do hita dibagasan muruk, hape jotjot ndang dioloi angka ianakhonta hita. Patut do didok angka natuatua: Hata na lambok tumajom do pangonaionna sian hata na koras”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sude do hita umbotosa ulaon ni supir. Molo di dalan na tigor i boi do supir mamboan hatop motor i, jala rem ni motor i tong do sai manat diparateatehon, jala molo adong bahaya hatop direm. Ndang hea supir mambahen hatop di dalan tekongan, songon hatopna di dalam na tigor. Songoni ma pambahen ni dainang tu hami. Adong do tingkina maminsang, jala adong do tingkina mangalehon semangat. Di hata nuaeng, on ma hape na nidokna: ” Kebijaksanaan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibasabasa do tu angka ina dilehon Tuhanta halambohon ai umumna sai lumambok do angka ina sian ama; atik pe adong sadasada rumisi ina sian ama. Nidok ni turpuk on, manorusi do pangajarion ni ina na lambok marhitehite pangulaon manogunogu ianakhonna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang dari tulisan Drs. L .D Siagian &lt;br /&gt;SP INA Mei 1985   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-2556724942045487707?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/2556724942045487707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/dainang-pangintubu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2556724942045487707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/2556724942045487707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/dainang-pangintubu.html' title='Dainang Pangintubu'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-3332127202945509130</id><published>2009-05-15T01:46:00.002-07:00</published><updated>2009-05-29T02:29:51.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Bunga.. Khotbah yang hidup..</title><content type='html'>Bunga-bunga di dalam pot, yang tumbuh di pekarangan rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh dengan perlahan, daun demi daun..ranting demi ranting tumbuh, lalu muncul bunga..ada yang layu..kering dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga yang bertahan berproses..terjadi penyerbukan lalu menghasilkan buah dan biji. Biji jatuh ke tanah dan tumbuh menjadi tunas-tunas baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Setiap pagi kita mengamatainya dan menyiramnya. Setiap pagi juga akan ada perubahan meskipun sangat kecil. Terlihat tunas dan pucuk yang tumbuh semakin menjulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, dia selalu terlihat semakin baik setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah hidup itu..bila kita sadar dan konsisten untuk berproses secara alamiah dalam spiritual kita..Niscaya hidup akan terasa semakin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disitu ada kesadaran bahwa Tuhan Memelihara hidup kita hari demi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini harus lebih baik dari kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga di dalam pot adalah khotbah yang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu ingin memuliakan Tuhan dan menghargai kehidupan.. tanamlah Bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaungan, 30/09/08 6:51 A.M&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-3332127202945509130?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/3332127202945509130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/bunga-khotbah-yang-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3332127202945509130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3332127202945509130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/bunga-khotbah-yang-hidup.html' title='Bunga.. Khotbah yang hidup..'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7308396353613274243</id><published>2009-05-15T01:46:00.001-07:00</published><updated>2009-05-29T02:30:18.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spiritualitas'/><title type='text'>KontraObsesi</title><content type='html'>Mengapa kita harus terobsesi dengan orang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semua manusia punya jalan kehidupan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia sukses..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya juga sukses menurut ukuran saya sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab tidak ada ukuran yang sebanding mengenai kesuksesan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan itu relatif..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Sukses harus selalu diukur dengan materi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan pangkat, pekerjaan, titel atau kekuasaann..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasa tidak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab ketika daun dan bunga mekar di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bahkan ketika bunga kuncup dan layu di sore hari..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kesuksesan pada dirinya nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika matahari terbit ia telah sukses melewati malam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika matahari tenggelam di senja hari..ia juga sukses menyinari sebagian sisi bumi.. untuk kembali sukses menyinari sisi dunia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik demi detik , hari demi hari kita lalui.. setiap nafas yang terhirup adalah kesuksesan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kita berhenti bernafas dan mati itu juga sebuah kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses meninggalkan dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jelaslah.. kegagalan itu tidak pernah ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada adalah sukses yang tertunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaungan 081008 10.21 pm.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7308396353613274243?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7308396353613274243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/kontraobsesi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7308396353613274243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7308396353613274243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/kontraobsesi.html' title='KontraObsesi'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-5190078308545000510</id><published>2009-05-15T01:30:00.001-07:00</published><updated>2009-05-29T02:30:44.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humanity'/><title type='text'>Repackage 2: Ide Aneh</title><content type='html'>Molo haccit ulu ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alani karejo na  so beres..dohot “target” na so tardungdung..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;massam ma gabe nipikkiran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi ma muse molo nunga gabe na so  tarhaulahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sai naeng ma niputar ” Mesin ” waktu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asa mulak muse tu awal taon.. manang ari naung salpu..asa niulahan muse proses ni akka parkarejoan i..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binaen muse program kerja..niatur muse sude akka anggota.. manang staff niba..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olo ma daba mangapian iba… songon tu mesin Komputer si sonari..Windows XP ninna.. adong do disi perintah.. UNDO.. artina .. ba dibatalhon naung niparetta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manang molo naeng lebih “radikal”.. molo mengulah komputer-i.. misalna adong virus na manegai sistem operasi na i… ba boi ma attong nipiccit.. menu help.. SYSTEM RESTORE ninna disi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ba mulak ma tutu tu kondisi awal..jadi boi niulahan tu tanggal piga iba mulak muse..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ba molo massam muse muncul akka na so niattusan di screen ni komputer i…manang molo adong virus na asing .. haccit ma ulu..niluluan anti virus tong gabe haccit ulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olo ma gabe ni “install” ulang windows XP na i…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molo naik spanning iba..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ba pittor ni PAMATE..SHUT DOWn ninna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi songoni ma nian otak nji jolma i ate.? gantion nama gabe sistem operasi windows Xp.. dang pola pake Vista.. ale pake ma attong prosesor intel manang amd manang aha pe taho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asa boi SHUT DOwn molo naeng modom iba borngin i…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dang pola gabe haccit ulu alani parkarejoan i…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target…target.. target dan tercapai.. ba pitor ni ShUT Down huroa boha ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asa boi..modom iba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-5190078308545000510?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/5190078308545000510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/repackage-2-ide-aneh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5190078308545000510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/5190078308545000510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/repackage-2-ide-aneh.html' title='Repackage 2: Ide Aneh'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-6752864791747167989</id><published>2009-05-15T01:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T21:58:58.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politicalamity'/><title type='text'>Repackage: Tentang seorang teman</title><content type='html'>Suatu kali saya menelepon seorang teman lama, seorang jurnalis yang belakangan tidak terdengar kabarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Halo Fren, Apa khabar “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ohh, halo Laeku. Kabarku sehat Lae 1)..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lagi dimana nich.. kog dari tadi saya bell susah nyambungnya, udah sibuk sekali ya sekarang di lapangan, Lae ?” sambungku memancing pembicaraan lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“ Oh. Enggak ahh, tadi sinyalnya susah kali,bah. Ini aku udah di daerah ketinggian, suaranya jelas kan ?. Aku lagi di kampung nih, di Humbang “. Jawabnya dengan nada malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup-sayup terdengar suara jangkrik di mikrofon. Sepertinya memang tidak terdengar suara kebisingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, setiap aku menanyakan kabar tentang dia melalui “Hempon-nya” selalu terdengar sayup-sayup suara kebisingan kota atau juga suara seperti orang berada di dalam suatu seminar. Dan temanku ini selalu semangat membicarakan kegiatannya berkaitan dengan wacana pembaharuan UKM-lah, reforma Agraria-lah, pertemuan dengan kelompok buruh dan petani-lah sedang meliput aksi mahasiswa di DPRD-lah, sedang pelantikan pengurus ORSOSPOL ini itulah..&lt;br /&gt;Aku tidak menyangka saat itu bisa berbicara dengan suaranya yang benar-benar full bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di kampung? Wah hebat, nampaknya sedang di tengah ladang ini ya, Lae udah mengorganisir pendampingan petani sampai ke kampung halaman ya.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mengorganisir ? hehehe.. mungkin begitulah lae.. ini sebenarnya lebih tepat pulang kampung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lho memangnya sudah berapa lama di kampung, lae ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sudah empat bulan terakhir inilah, ya beginiliah dulu “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Nampaknya betah ya lae, bisnis apa ya di kampung, boleh donk ikutan “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bisnis pengaruh, donk.” Saya kan di partai “anu” sekarang. Pokoknya ueeenaklah hidup di desa dengan kesederhanaan dan pola pikir yang agak jauh dibawah standar kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Maksud, Lae, kampanye ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Iya Lae, Aku udah jadi Caleg no urut 1 disini, Awal bulan depan saya ke Medan. Kita ketemuan ya Lae. Saya mau ceritakan soal partai kita ini, bah “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Loh, kog sepertinya itu partai baru lagi ya Lae..dan agak ke-ordeordebaru-an. Bukannya dulu Lae di partai “XYJ” yang katanya radikal itu. sebagai wakil ketua DPD, dan kemaren udah sering nama lae muncul di Koran lokal, kenapa malah sekarang memilih ke Desa ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ah, itu dulu, Lae, di Medan dengan partai XYJ itu sudah gak ada peluang, terlalu banyak saingan. Disini kampung halamanku gak ada kadernya. Taulah orang kampung, dengan modal S-2 dan kebesaran nama saya di koran sudah cukup potensial untuk batu loncatan ke DPRD tingkat 2.” Begitulah Politik Lae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wah rupanya, serius sekali lae mau jadi Caleg ya “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya iyalah lae, dari dulu khan saya selalu serius. Oya, bagaimana dengan pekerjaan Lae, mantap? “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Yah sebagai buruh pasti ada suka dukanya, Lae, namanya juga di jalur profesi, perlahan katanya pasti, dijalani apa adanya saja lae. ”. Ucapku mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya, bagaimana keadaan istrimu, apa kalian sudah punya anak ?”. Lanjutnya bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Belum, tapi segera, Lae, sekarang isteri sedang mengandung 8 bulan, Doakan ya, Lae. Supaya ibunya sehat dan juga bayinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh Iya so pasti kita doakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus kamu sendiri bagaimana? apa kabar dengan si cewek adek jurusan kita itu ? kapan kau nikahi dia ? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wah, kek nya ditunda lagi nih lae, saya gak kepikiran kesitu sekarang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Trus kapan, kita ini sudah diatas kepala tiga, tinggal kamu loh dari kawan-kawan seangkatan jurusan kita yang belum menikah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Gak masalah khan. Aku masih konsentrasi untuk pemilu ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa harus nunggu pemilu, menikah itu gak diukur dari besar kecilnya pesta lho Lae.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Iya sih, Lae. Tetapi aku benar-benar belum siap. Kalau memang dia mau dia akan menunggu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wah, Kasihan donk anak orang udah dikejar umur, lagian kalian sudah lama pacaran khan, sudah 5 tahun lho , jangan-jangan udah “dalam” lagi ?”. Tak sengaja kata-kata “dalam” itu terucap olehku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hahaha..makan dalam mungkin ya, memang sudah lima tahun itu bukan ukuran, kalau ada yang lain yang lebih dasyat boleh juga, Lae”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Haha? lebih dasyat bagaimana? bisa aja kamu Lae, ini soal hati lho, aku kenal dia sebagai perempuan yang baik, anak gerakan lagi, jangan digituin, omong-omong memangnya dimana dia berada sekarang ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sekarang dia bersama ortunya di Jakarta, kita sudah mulai jarang komunikasi, dabo. Habis bagaimana kami berdua sibuk mengejar impian masing-masing, sepertinya sudah mulai hambar’ holong 2) “ itu, fuang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wah, jadi begitu pulak ya. Bukan-nya dulu kalian berdua yang sering mengejek aku ini belum punya pacar. Tiap hari kalian lengket kayak lem tikus, ke kampus sama, orasi di jalanan sama, dikejar dan ditangkap aparat juga sama, seolah olah dunia ini milik kalian berdua, selepas kamu bekerja dan dia lulus sarjana katanya mau bikin pesta pernikahan sederhana dengan anak anak jalanan . Nah sekarang kamu udah sampai tamat S2, Mana buktinya kog malah aku duluan yang menikah dan punya anak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, ternyata hidup ini tidak seperti puisi cinta “ kaulah bulanku kaulah bintangku hidup matiku”- itu, Lae. Puisi cinta itu seperti sebuah idealisme yang hanya enak dikonsumsi oleh pelajar dan mahasiswa yang utopis. Bukan bagi seorang sarjana yang hidup dengan tuntutan sejengkal perut di bumi Indonesia yang jauh dari konteks “negara madani” seperti apa yang diajarkan konsep mata kuliah kita dulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti sia-sia donk puisi CINTA yang sudah kalian hambur-hamburkan dulu, Atau jangan-jangan sudah mendapat siraman cinta yang lain tuh cewek, Lae ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Enggak apalah, ntar bisa dicari lagi kog. Cinta itu tidak ubahnya seperti partai jaman sekarang kog, bisa dengan mudah pindah ke lain hati, iya khan..”&lt;br /&gt;Tidak ada cinta yang sejati..yang ada adalah kepentingan yang sejati, Lae..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bah, …”&lt;br /&gt;“?!?!?!?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bla..bla..bla ..&lt;br /&gt;Aku hanya bengong sejenak dengan pembicaraan dengan temanku itu sembari mengalihkan pembicaraan kepada Fenomena Harga TBS Kelapa Sawit yang kata media membuat seorang petani berniat bunuh diri…dan tentu saja ia akan penuh semangat berbicara dengan teori-teori ekonominya dari Adam Smith sampai Keynesian yang aku sendiri sudah lupa meskipun dahulu menjadi mata kuliah yang wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia, temanku yang dulu begitu gencar membujukku hinga aku ikut bergabung dalam sebuah organisasi mahasiswa.&lt;br /&gt;Temanku yang dulu dengan berapi-api mengajak aku membentuk sebuah Kelompok Diskusi di Jurusan..&lt;br /&gt;Temanku yang akhirnya keluar dari organisasi mahasiswa karena “rival” denganku menjadi ketua..&lt;br /&gt;Temanku yang kemudian mencari tantangan di kelompok Studi Mahasiswa yang katanya lebih greget..&lt;br /&gt;Temanku yang dulu selalu datang ke kamar kostku membawa buku-buku ke-kirian dan mengajakku turun ke jalan..&lt;br /&gt;Temanku yang terobsesi dengan Che-Guevara..dan Fidel Castro..&lt;br /&gt;Temanku yang selalu berapi-api berorasi di “Bundaran SIB” dan di depan Kantor DPRDSU menyuarakan Revolusi, Reformasi Agraria sampai hapus BHMN..&lt;br /&gt;Temanku yang memilih meninggalkan karirnya yang mulai cemerlang di perusahaan keuangan ternama dan beralih menjadi seorang wartawan..&lt;br /&gt;Temanku yang sesekali menghubungiku untuk membujuk masuk di kepengurusan Organisasi Pemuda…&lt;br /&gt;Temanku yang hampir merekrutku menjadi team suksesnya di organisasi politik.&lt;br /&gt;Temanku yang kini menjadi Calon Legislatif..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;1) Lae       = panggilan persahataban di kalangan pemuda batak, ‘Lae’ dipakai                         sebagai pangilan kehormatan untuk hula-hula atau sumber isteri.&lt;br /&gt;2) holong = perasaaan sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-6752864791747167989?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/6752864791747167989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/repackage-tentang-seorang-teman.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6752864791747167989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/6752864791747167989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/repackage-tentang-seorang-teman.html' title='Repackage: Tentang seorang teman'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-3664416010278772031</id><published>2009-05-14T01:47:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T22:04:09.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Balik Arah atau Terus?</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sgvaoyk_2lI/AAAAAAAAAB4/229BiVOcYzc/s1600-h/image-upload-66-751823.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sgvaoyk_2lI/AAAAAAAAAB4/229BiVOcYzc/s320/image-upload-66-751823.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Lokasi perkebunan negara yg berubah mjd lahan jagung rakyat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-3664416010278772031?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/3664416010278772031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/balik-arah-atau-terus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3664416010278772031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/3664416010278772031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/balik-arah-atau-terus.html' title='Balik Arah atau Terus?'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sgvaoyk_2lI/AAAAAAAAAB4/229BiVOcYzc/s72-c/image-upload-66-751823.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-8135715426058184383</id><published>2009-05-08T00:19:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T22:04:41.121-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Eca baru bangun</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gIhYXqEDfMc/SgPdAdAlIPI/AAAAAAAAAAM/nvh3uGDnfUc/s1600-h/image-upload-121-768816.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_gIhYXqEDfMc/SgPdAdAlIPI/AAAAAAAAAAM/nvh3uGDnfUc/s320/image-upload-121-768816.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Testing do on&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-8135715426058184383?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/8135715426058184383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/eca-baru-bangun.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8135715426058184383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/8135715426058184383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/eca-baru-bangun.html' title='Eca baru bangun'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gIhYXqEDfMc/SgPdAdAlIPI/AAAAAAAAAAM/nvh3uGDnfUc/s72-c/image-upload-121-768816.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-157339037351095600</id><published>2009-05-07T22:00:00.001-07:00</published><updated>2009-06-05T22:05:12.817-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepret'/><title type='text'>Menghawatirkan..</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SgO8dUIgwDI/AAAAAAAAABg/IekqwYkRA8o/s1600-h/image-upload-111-737365.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SgO8dUIgwDI/AAAAAAAAABg/IekqwYkRA8o/s320/image-upload-111-737365.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebuah rental komputer di jl.Dairi Sidikalang berubah mjd game station anak SD. Di jepret pertengahan april 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-157339037351095600?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/157339037351095600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/menghawatirkan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/157339037351095600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/157339037351095600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/05/menghawatirkan.html' title='Menghawatirkan..'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/SgO8dUIgwDI/AAAAAAAAABg/IekqwYkRA8o/s72-c/image-upload-111-737365.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6831143644011950118.post-7450767588593345044</id><published>2009-04-17T01:08:00.001-07:00</published><updated>2009-05-29T02:33:00.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ponsel'/><title type='text'>penawar dahaga</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Seg48L9NDfI/AAAAAAAAAAU/ijh7CVljQDM/s1600-h/image-upload-52-796437.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Seg48L9NDfI/AAAAAAAAAAU/ijh7CVljQDM/s320/image-upload-52-796437.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Jepretan pertama yg langsung dikirim dari henpon..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6831143644011950118-7450767588593345044?l=simahir.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simahir.blogspot.com/feeds/7450767588593345044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/04/air-putih.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7450767588593345044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6831143644011950118/posts/default/7450767588593345044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simahir.blogspot.com/2009/04/air-putih.html' title='penawar dahaga'/><author><name>Mahir Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15228428470929845073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Sq4VRuEmgSI/AAAAAAAAAII/MXoUeeJ_mgM/S220/poto.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuUoXP2JhAc/Seg48L9NDfI/AAAAAAAAAAU/ijh7CVljQDM/s72-c/image-upload-52-796437.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
